Yuk Simak Rahasia di Balik Motif Totol Macan Tutul

Macan tutul, tentunya kita semua sudah tidak asing lagi dengan hawan yang satu ini bukan?

Ya macan tutul merupakan salah satu dari empat kucing besar yang pernah anda. Macan tutul memiliki nama latin yakni Panthera pardus, yang mana mereka merupakan family dari Felidae. Hewan yang satu ini juga seringkali disebut sebagai harimau dahan karena mereka memiliki kemampuan dalam memanjat. Pada awalnya banyak orang yang beranggapan bahwa macan tutul merupakan hibrida atau generasi hasil persilangan antara singa dan harimau, sehingga karena anggapan tersebutlah muncul nama "leopard" di kalangan para peneliti Eropa.

Macan tutul merupakan pemburu yang sangat kejam, mereka memanfaatkan segala kesempatan agar bisa mendapatkkan mangsanya. Mereka pada umumnya memakan hampir segala mangsa dari berbagai macam ukuran. Hewan yang satu ini termasuk ke dalam spesies penyendiri dan menghindari antara satu sama lainnya. Mereka akan lebih aktif di malam hari dibandingkan siang hari.

Fakta-macan-tutul

Macan tutul memiliki ukuran tubuh yang cukup besar, dengan panjang tubuh yang dimiliki mencapai satu sampai dua meter. Karakteristik yang paling menonjol dari hewan yang satu ini yakni dimana ia memiliki kulit berwarna kuning kecoklatan dengan perpaduan bintik-bintik berwarna hitam. Dan biasanya bintik hitam pada kepalanya akan lebih kecil dibandingkan dengan bintik-bintik yang ada pada tubuhnya.

Saat ini motif leopard atau macan tutul ini memang sedang menjadi tren tersendiri di tengah-tengah masyarakat, banyak sekali orang yang menggunakan motif nan unik dan menarik ini, terutama untuk kalangan wanita. Seperti misalkan dipakai untuk motif baju, tas, kerudung dan lain sebagainya, karena motif leopard atau macan tutul diyakini memiliki daya tarik tersendiri terlebih lagi bagi mereka para pecinta fashion.

Motif leopard ini pada kenyataannya memang meniru pada pola totol-totol yang terdapat pada bulu macan tutul. Namun perlu kita ketahui, pola atau motif totol yang dimiliki oleh macan tutul memiliki fungsi tersendiri bagi macan tutul itu sendiri.

Sekilas mungkin kita semua menganggap bahwa penampilan macan tutul semuanya sama, dimana mereka memiliki corak totol pada tubuhnya. Namun penelitian menyatakan, bahwa pola totol yang terdapat pada macan tutul memang serupa, namun memiliki perbedaan pada setiap macan tutul.

Salah seorang peneliti mencoba untuk melakukan pendekatan digital yang bertujuan untuk memecahkan kode kamuflase dari spesies tersebut beserta anggota family Felidae lainnya. Para peneliti menyimpulkan bahwa sebagian besar pola bulu bergantung pada habitat mereka itu sendiri.

Keluarga kucing yang pada umumnya memiliki corak totol-totol merupakan kucing yang tinggal di lingkungan tertutup seperti misalkan hutan. Dan sebaliknya, keluarga kucing yang tinggal di daerah terbuka biasanya memiliki bulu yang polos atau tidak memiliki corak apapun.

Tidak hanya itu, perilaku dan tingkah laku dari kucing dalam kesehariannya juga memiliki pengaruh penting terhadap pola totol yang mereka miliki. Semakin kucing tersebut sering berada di atas pohon dan aktif saat malam hari, maka semakin rumitlah pula pola bulu yang dimilikinya.

Rupanya, pola bulu macan tutul dan spesies kucing lainnya berevolusi untuk melakukan kemuflase di habitat mereka.

Sekarang anda sudah tahu rahasia dibalik motif macan tutul ini? Yuk berbagi kepada teman atau orang-orang yang ada di sekitar anda lainnya dengan cara mengklik tombol share. Tambahkan pula komentar atau pendapat anda pada kolom di bawah ini.

x
Rekomendasi Artikel
x
Selamat Datang di KETAHUI.COM

Sebelum Melanjutkan, Klik LIKE, dan dapatkan update info menarik dan unik dari kami via Facebook