Yakinlah Dalam Setiap Kemarahan Ayah, Ada Harapan dan Cinta yang Besar Untuk Anaknya

Terkadang seorang ayah selalu bersikap keras kepada anak-anaknya, dan sebenarnya apa yang dilakukannya tersebut hanya demi kebaikan dan kebahagiaan sang anak.

Seorang ayah terkadang mengharapkan keinginan yang lebih dari anak-anaknya. Ia ingin anaknya tersebut selalu menuruti apa yang diinginkan oleh dirinya. Hal itu dilakukan bukan karena dirinya bermaksud ingin mengatur kehidupan sang anak, melainkan ia ingin anaknya bisa hidup bahagia.

Ayah adalah orang yang akan memperhatikan kehidupan anak-anaknya. Jika ibu mengurus anak-anaknya di rumah dan memberikan kasih sayang, justru seorang ayahlah yang akan memikirkan masa depan anak-anaknya. Ia akan melakukan berbagai macam cara untuk kebahagiaan anaknya. Karena kebahagiaan sang anak adalah hal paling penting dalam hidupnya.

Namun terkadang, apa yang diharapkan oleh seorang ayah selalu bertentangan dengan apa yang diinginkan oleh anak-anaknya. Sehingga dengan begitu sang anak selalu melakukan pemberontakan kepada ayahnya dan membuat ayahnya marah. Namun jauh dari kemarahannya tersimpan cinta yang besar kepada anaknya tersebut.

Seorang ayah adalah cinta pertama untuk anak wanitanya. Ia akan melindungi anaknya dari segala macam bahaya. Ia akan berdiri paling depan untuk melindungi anak-anaknya. Dan ia pun adalah orang yang akan merasa paling khawatir ketika sang anak jatuh sakit. Dengan segala macam cara seorang ayah akan memberikan yang terbaik kepada anak yang dicintainya. Baginya anak adalah hidupnya dan kebahagiaan sang anak adalah kebahagiaan juga untuk dirinya.

Suatu saat, kita semua mungkin tida akan merasakan lagi kasih sayang dan perhatian dari seorang ayah. Hal itu disebabkan karena jarak yang akan memisahkan kita. Namun pada saat itu pun kita semua merindukan atas apa yang ada dalam diri ayah, entah itu perhatian, kasih sayang dan kemarahannya. Dan pernyataan itu bisa kita buktikan sendiri dari kisah yang dirangkum dalam video di bawah ini.

Video berdurasi 4 menit ini menggambarkan kisah seorang anak wanita yang memiliki keinginan namun bertentangan dengan keinginan sang ayah. Karena teguh dengan keinginannya tersebut, akhirnya sang anak pun membantah ayahnya. Hingga akhirnya sang ayah mengijinkan namun dengan kemarahan.

Pada saat itu sang anak memiliki keinginan untuk mengajar di daerah terpisah. Sedangkan ayahnya berharap bahwa anaknya tersebut bisa mengajar dan bekerja di sekolahnya. Hingga akhirnya sang anak pergi untuk mengejar harapannya tersebut. Ia meninggalkan rumah, namun pada saat itu yang mengantar kepergiannya hanyalah ibunya tanpa ayahnya. Dimana sang anak menganggap bahwa ayahnya tersebut tidak peduli kepadanya.

Sesampainya di tempat mengajar, sang anak mengalami kejadian-kejadian yang mengingatkan dirinya kepada ayahnya. Dengan sesaat ia pun merasakan rindu kepada ayahnya. Bahkan kerinduannya tersebut semakin bertambah ketika dirinya menemukan kotak obat dalam laci lemarinya. Saat itu juga ia menelpon ayahnya dan menangis mengatakan bahwa dirinya sangat merindukan ayah yang selama ini menjadi pelindungnya.

Dan sebenarnya, sang anak yang menganggap bahwa ayahnya tidak peduli ketika dirinya pergi ke tempat mengajar, namun sebenarnya ayahnya tersebut menyaksikan kepergian sang anak di dalam rumah. Bahkan ayahnyalah yang menyimpan kotak obat di dalam koper tanpa sepengetahuan anaknya.

Meskipun terkadang ayah sedikit keras dalam mendidik kita, tetapi jauh dari itu semua ayah menyimpan cinta yang besar untuk kita semua. Semoga setelah melihat video di bawah ini anda akan menyadari hal itu semua.

Jangan lupa bagikan kisah ini kepada orang-orang terdekat anda dan jangan lupa pula berikan komentar anda di bawah ini.

Leave a Reply