Wanita Ini Terus Meminta Dipeluk…Alasannya Akan Membuat Kita Melakukan Hal yang Sama!

5/5 (1)

Mencintai dan dicintai sejatinya adala dua hal yang saling berkesinambungan dimana jika hal tersebut dirasakan oleh sepasang insan yang sedang dimabuk cinta, maka akan berbuah menjadi sebuah hubungan asmara yang begitu harmonis.

Ketika kita mencintai seseorang, seperti misalkan pasangan hidup kita tentunya kita tidak akan pernah melepaskannya sampai kapanpun. Apalagi janji ini kita ucapkan sewaktu meminangnya dulu menjadi pasangan hidup kita.

Sewaktu pertama kali jatuh cinta padanya sampai saat ini kita memilikinya. Tujuan hidup kita dalam hdiupnya adalah untuk membahagiakannya dan membuatnya senantiasa tersenyum saat bersama kita. Betapa tidak, janji suci dan rasa yang begitu dalam yang begitu memuja pasangan kita membuat kita akan senantiasa menjaga dan mencintainya dan tak akan pernah membiarkannya pergi apalagi menyakiti hatinya dan membuat hatinya bersedih.

Melihatnya bahagia adalah kebahagiaan terbesar dalam hidup kita. Sebaliknya, sedihnya adalah rasa khawatir yang begitu besar untuk kita. Rasa yang tumbuh pertama kali dan bisa berkembang hingga ke jenjang pernikahan dan memilikinya tentu menjadi kebahagiaan terbesar untuk kita.

Hanya saja, sebuah perkawinan yang dijalani dengan penuh cinta tak jarang mengalami hambatan dan cobaan ditengah jalan. Ujian pernikahan dan badai yang menerjang bahtera rumah tangga yang sedang dijalani, tak jarang membuat sebuah pasangan yang sebelumnya dibangun dengan cinta bisa kandas ditengah jalan dan hancur diterjang ombak cobaan. Hanya sedikit mereka yang mampu bertahan hingga akhir sampai maut memisahkan mereka.

Cinta yang seperti ini mungkin hanya tersisa beberapa kisah cinta dan sulit sekali ditemui. Namun jika fondasi dalam suatu hubungan diperkuat dengan beberapa sikap lain seperti saling menghormati, menghargai dan berkomitmen, maka mungkin sebuah bahtera rumah tangga bisa menjadi lebih kuat.

Saat ini, angka perpisahan dari sebuah pernikahan semakin hari semakin meningkat. Hal ini tentu saja menjadi sebuah kondisi yang miris. Pasalnya, dari sebuah perpisahan suami istri, anaklah yang menjadi korban keacuhan. Anak-anak yang seharusnya mendapatkan perhatian, cinta dan didikan dari para orangtuanya, malah harus dihadapkan pada kondisi perpisahan yang belum mereka pahami. Belum lagi beban moral yang harus mereka terima dari lingkungannya sewaktu mereka mendapati orangtuanya tak lagi bersama.

Melihat angka perceraian yang semakin hari semakin meningkat. Sebuah yayasan di China berinisiatif membuat sebuah kisah inspirasi yang diharapkan mampu mengetuk hati para pasangan agar sebisa-bisa tidak menjadikan perpisahan menjadi solusi terakhir untuk menyelesaikan konflik diantara masing-masing pasangan.

Video ini mengisahkan seorang wanita yang hendak di cerai oleh pasangannya. Namun sebelum dirinya memutuskan untuk menandatanangi berkas perceraian tersebut, ia meminta sebuah syarat kepada suaminya, yakni untuk memeluknya sekali dalam sehari hingga ia akhirnya bisa memutuskan untuk menandatanganinya. Kita saksikan seperti apa kelanjutan kisahnya.

Menarik ya? bagikan kisah ini bersama dengan teman dan sahabat dengan klik tombol share ya..

Leave a Reply