Wah! Ternyata 5 Penemuan Ini Terlarang dan Akan Lebih Baik Jika Tidak Diciptakan. Apa Saja?

Suatu penemuan yang diciptakan oleh seorang ilmuwan tentunya diharapkan oleh semua orang dengan tujuan mendapatkan fasilitas kehidupan yang lebih baik. Akan tetapi, penemuan menjadi terlarang jika disalahgunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Berikut ini beberapa penemuan ilmuwan yang lebih baik jika tidak diciptakan:

Mobil Terbang

Dengan diciptakannya mobil terbang, satu hal yang terlintas memang perkembangan teknologi dalam dunia  tidak bisa diragukan lagi. Ini merupakan bentuk inovasi yang sangat brilian dan sudah semakin melewati batas. Akan tetapi, rencana penciptaan mobil terbang ini justru menjadi suatu beban pikiran kita bersama. Loh, kenapa?

Pada satu sisi memang kita bisa menilai bahwa mobil terbang mampu mengatasi kemacetan yang terjadi di dunia dan juga perjalanan ke suatu tempat menjadi lebih cepat. Namun, satu hal yang harus diingat jika mobil terbang diciptakan, maka akan menjadi permasalahan yang cukup serius. Semakin banyak orang yang menggunakan mobil terbang, maka tidak menutup kemungkinan terjadinya kemacetan di udara sehingga angka kecelakaan menjadi lebih tinggi. Kecelakaan di udara tidak bisa disamakan dengan tingkat kecelakaan di darat, loh.

Penemuan Dinamit

Pastinya, Anda sudah tahu apa itu dinamit? Ya, dinamit adalah sebuah bahan peledak yang pada awalnya digunakan dalam bidang pertambangan. Dinamit ini ditemukan oleh seorang ilmuwan bernama Alfred Bernhard yang merupakan pemenang nobel. Ia merupakan kebangsaan Swedia yang lahir pada tanggal 12 Oktober 1833. Dalam temuannya tersebut, ia tidak sengaja melihat nitrogliserin yang cair, lalu ia meneteskannya pada permukaan tanah yang berkapur.

Penemuan dinamit tersebut sangat aman jika digunakan pada cara dan tujuan tertentu. Pada awalnya, ia memang menciptakan dinamit yang memang digunakan untuk peledakan pertambangan. Berkat temuannya tersebut, ia menjadi orang yang sangat kaya. Akan tetapi, seiring berjalannya waktu, ciptaan Albert ini justru menjadi bencana bagi sebagian besar bangsa, karena dinamit yang awalnya digunakan sebagai bahan peledak tambang, justru disalahgunakan menjadi senjata dalam perang.

Penemuan Bom Atom E=mc2

Masih ingatkan Anda dengan tragedi bom atom Hirosima dan Nagasaki yang selalu diajarkan dibangku sekolah? Tentunya, Anda sudah mengetahui efek yang terjadi ketika bom tersebut diledakkkan. Seperti pada bom yang menyerang dua kota besar di Jepang yakni Hirosima dan Nagasaki. Bom berkekuatan besar inilah yang berhasil meluluhlantakkan dua kota tersebut.

Bom yang dikenal dengan E=mc2 ini merupakan hasil penemuan seorang ilmuwan paling cerdas di dunia, tidak salah lagi yakni Albert Eistein. Dengan menemukan penemuan bom atom ini nama Albert Eistein mulai melambung tinggi. Ia terbukti mampu membuat sebuah penemuan yang justru mengancam kehidupan umat manusia. Tentunya, banyak yang menyalahgunakan akan temuan ini dengan maksud ingin menghancurkan suatu daerah atau suatu negara. Maka, penemuan bom atom E=Mc2 terbilang berbahaya yang seharusnya digunakan sesuai aturannya.

Pembekuan Cryogenic

Penemuan ini memang benar-benar terlarang bahkan melewati kekuasaan Tuhan. Bagi yang belum tahu bahwa pembekuan Cryogenic ini merupakan suatu proses pembekuan pada orang yang sudah meninggal kemudian dicairkan kembali dengan menggunakan sebuah alat. Penemuan ini dimaksudkan bagi orang-orang yang telah meninggal dengan harapan bisa hidup kembali seperti sediakala. Jika penemuan ini berhasil, lantas, bagaimanakah populasi manusia dimuka bumi ini? Sungguh sangat mustahil, bukan?

 Penciptaan LSD

LSD atau yang sering dikenal dengan asam lisergat dietilamida merupakan bahan yang digunakan untuk obat  dalam pengobatan depresi dan juga penyakit Parkinson. Temuan ini diciptakan oleh David Nicols sebagai ahli kimia asal Amerika. Sayangnya, ciptaan yang bermanfaat ini justru disalahgunakan sebagai obat terlarang yang kerap dikonsumsi oleh sebagian besar orang saat ini. Meskipun sudah memakan banyak korban, namun, tidak sedikit orang yang terus mengonsumsinya.