Untuk Pertama Kalinya Bayi Ini Bertemu Dengan Ibunya. Tak Ada yang Mengira Sang Bayi Melakukan INI!

Cinta seorang ibu adalah kasih yang paling tulus.

Tidak pernah meminta balas jasa atau menuntut imbalan untuk setiap cucuran keringat yang diteteskan, tidak pula meminta upah untuk setiap perjuangan yang ia lakukan. Semenjak dalam kandungan, ada begitu banyak proses dan perjuangan yang harus ibu lewati, mulai dari perubahan fisik, sulitnya makan, kesulitan mendapatkan makanan yang nikmat sewaktu ngidam dan sulitnya mendapatkan jam tidur yang baik sewaktu kehamilannya sudah membesar.
Apalagi setelah memasuki trimester ke dua dan menghadapi trimester ke tiga, dimana kandungan sudah mulai membesar, maka seiring dengan berjalannya waktu ada begitu banyak pantangan dan larangan yang harus dilewati oleh ibu yang sedang mengandung.

Tidak diperkenankan pergi kemana-mana, harus senantiasa mengkonsumsi makanan dan jamu yang tidak enak, kesulitan mendapatkan posisi tidur yang nyaman sampai dengan menghadapi persalinan yang mempertaruhkan nyawanya. Semua itu dilewati seorang ibu semata-mata sebagai sebuah perjuangan demi buah hati tercintanya. Untuk itulah, mencintai dan mengasihi ibu adalah hal yang harus senantiasa kita lakukan. Tanpa pengorbanan dan kerja kerasnya yang begitu tak kenal waktu, tak akan pernah ada diri kita yang bisa berdiri tegap dan menjadi seseorang yang mandiri seperti saat ini.

Semua jasa dan pengorbanan yang ibu berikan dalam kehidupan kita, tak akan pernah mampu kita balas. Air susunya yang telah menjadi sumber kehidupan kita sewaktu kita masih bayi. Dan saat kita beranjak remaja, kasih sayang dan perhatian ibu selalu menjadi dukungan yang besar dan menjadi kekuatan yang begitu besar saat kita mulai mengenal pergaulan dan mendapatkan teman.

Hanya saja, tak sedikit mereka anak-anak yang sudah beranjak dewasa dan merasa telah bisa hidup mandiri, seringkali mengabaikan orangtuanya. Kasih sayang dan perhatian yang diberikan oleh orangtua nyatanya kini disia-siakan dan seolah tak pernah dianggap.

Jika saja sewaktu kecil mereka akan menangis jika ibunya tidak ada disamping mereka. Saat ini malah sepertinya kehidupan mereka akan lebih senang jika tidak diganggu dengan kehadiran ibu mereka. Sungguh sebuah fenomena yang miris dan menyakitkan. Dimana seharusnya, anak-anak bisa mencintai orang yang telah berkorban dan melakukan kebaikan yang begitu banyak dalam kehidupannya, malah dibalas dengan perlakukan yang tidak seharunya mereka lakukan.

Sudah seharusnya kita mencintai dan menjaga ibu kita. Apalagi saat kita sudah beranjak dewasa, tidak ada salahnya sering mengajak ngobrol ibu kita sebab merekalah orang yang sering mengajak anda berbicara saat anda belum bisa mengucapkan kata-kata.

Seperti yang terjadi daam video kali ini. Video berdurasi tak lebih dari dua menit ini mengisahkan bagaimana seorang perawat yang sedang menggendong bayi baru lahir yang untuk pertama kali si bayi akan dipertemukan dengan ibunya.

Melihat kondisi yang begitu membahagiakan ini tentu membuat hati si ibu begitu gembira, karena untuk pertama kalinya si ibu akan bisa melihat buah hati yang telah dinanti-nantinya selama ini setelah dikandungnya selama 9 bulan.

Namun, rupanya kejadian yang cukup mengejutkan dituai sang bayi yang lahir dengan menempuh jalan caesar ini. Sewaktu sang perawat menggendong tubuhnya yang mungil dan didekapkan pada kepala ibunya, si bayi terlihat begitu nyaman dan merasa begitu tenang.

Sepertinya ia juga mengenali betul kasih sayang yang begitu besar dan pengorbanan yang dilakukan oleh ibunya. Untuk itulah si bayi terlihat begitu menikmati hangatnya mendekap wajah sang ibu. Namun uniknya, si bayi malah menangis dan menjadi tidak tenang sewaktu si perawat mengambilnya untuk diselimuti. Kita lihat bagaimana harunya kisah kali ini.

Jangan lupa bagikan kisah ini bersama dengan teman dan sahabat dan berikan komentar anda.