Tunawisma Pincang Ini Terjatuh dan Oranglain Hanya Mengabaikannya. Hingga Akhirnya...Memilukan!

Kepedulian terhadap sesama. Nampaknya hal inilah yang semakin langka dan semakin sulit didapatkan dari sekian banyak orang yang hidup dibumi ini.

Rasa peduli dan menolong sesama yang tidak dikenalinya sewaktu mereka sedang mengalami musibah adalah hal yang samakin jarang dijumpai. 

Individualisme membuat seseorang menutup diri melihat dunia lain bahkan ketika melihat orang disamping dan yang saat ini tengah berada didekat mereka. Kini orang-orang akan cenderung fokus terhadap apa yang membuat dirinya sibuk, sehingga mereka tak menyadari jika saja orang yang ada didekat mereka tengah membutuhkan bantuan. 

Seperti misalkan sewaktu melihat seseorang di pasar yang kesulitan membawa barang yang dibawanya sementara ia sudah tua renta. Orang-orang yang ada disekitarnya mungkin hanya akan berpapas dan berlalu begitu saja tanpa ada rasa iba untuk menolongnya. Meskipun mungkin beberapa orang yang masih memiliki jiwa sosial yang tinggi akan langsung meraihnya dan membantu membawakan barang bawaannya.

Hanya saja tak sedikit mereka yang hanya fokus dengan apa yang mereka miliki, seperti halnya gadget yang sedang mereka pegang. Rupanya hal ini dipengaruhi karena dunia yang semakin sibuk yang membuat masing-masing individu merasa tidak memiliki waktu untuk melakukan hal tersebut, sekalipun itu adalah kebaikan menolong sesama.

Seolah mereka terus disibukan dengan sesuatu yang ada pada gadget dan peralatan yang mereka miliki. Tanpa sempat melirik atau memperhatikan orang lain yang ada disekitar mereka. Sehingga ketika oranglain kesulitan atau kesusahan, mereka lebih memilih berlalu dan kembali disibukan dengan apa yang mereka pegang saat itu.

Namun, jika kita pikirkan kembali, menolong dan berbagi adalah hal yang begitu dianjurkan Tuhan kepada kita. Sebagai mahluk social yang tidak bisa hidup sendiri tanpa bantuan orang lain, adalah kewajiban kita membantu sesame dan menolong mereka yang sedang kesusahan. Lupakan malu dan segan dan mulailah bertindak, mereka benar-benar membutuhkan bantuan kita. Bantuan kecil yang kita anggap tak berharga tentu akan berarti besar untuk mereka yang sedang membutuhkan dan sedang kesusahan saat ini.

Nah, seperti yang tergambar dalam video kali ini bagaimana kepedulian seseorang terhadap sesama yang sedang membutuhkan. Mengetahui tingkat kepedulian di masyarakat yang sudah semakin rendah dan semakin sulit dijumpai. Beberapa orang dari "Model Prankstres" mencoba membuktikan hal tersebut dengan membuat sebuah experimen guna mengetes kepedulian masyarakat terhadap sesama yang direkam dalam sebuah film.

Experimen ini melibatkan seorang pria yang bertindak sebagai model yang didandani sebagai seorang tunawisma tak berdaya dengan kakinya yang pincang. Layaknya tunawisma pada umumnya, pakaian dan penampilan pria ini terlihat begitu lusuh dengan tangan yang menopang pada kedua tongkat karena kakinya yang pincang. Pria ini lantas berjalan disebuah keramaian dengan barang bawaan yang begitu banyak dalam tasnya, kemudian ia menjatuhkan diri seolah-olah ia jatuh secara tiba-tiba. Terlihat kondisi pria ini benar-benar mengkhawatirkan dan begitu kasihan. 

Namun apa yang terjadi dengan pria ini benar-benar mengejutkan, sedikit sekali yang peduli padanya sementara sebagian lain hanya berlalu dan berpapas seperti tidak terjadi apapun. Dan yang mengharukan pria ini akhirnya dibantu berdiri oleh seseorang yang mencengangkan. Siapakah dia? Simak dalam video kali ini.

 

Mengharukan ya? Kami percaya anda semua masih punya rasa kepedulian terhadap sesama, untuk itu, kita bagikan momen ini bersama dengan oranglain untuk mengingatkan mereka. Klik tombol share dibawah ini.

x
Rekomendasi Artikel
x
Selamat Datang di KETAHUI.COM

Sebelum Melanjutkan, Klik LIKE, dan dapatkan update info menarik dan unik dari kami via Facebook