Tangan Nenek Ini Lumpuh Namun Besar Keinginannya Untuk Bermain Piano, Hingga Akhirnya Seseorang Melakukan ini!

Seringkali dalam kehidupan ini seseorang lupa bagaimana caranya berbagi dan berbuat kebaikan pada sesama.

Ada begitu banyak faktor yang membuat mereka melupakan hal ini, diantaranya adalah keengganan untuk mencampuri urusan orang lain, kurangnya kepedulian, tidak adanya ikatan bersama dengan oranglain dan masih banyak lagi. Padalah sebuah kebaikan adalah hal yang akan sangat berguna dalam bermasyarakat. Kehidupan yang kita jalani dalam bermasyarakat tentu saja tidak akan dapat kita capai tanpa bantuan dari orang lain. Untuk itulah saat kita butuh dengan bantuan orang lain, maka hal yang sama harus kita lakukan pada oranglain.

Sebuah bantuan atau kebaikan yang kita lakukan pada orang lain mungkin balasannya tidak akan kita dapatkan secara langsung pada hari itu juga. Namun percayalah, hukum sebab dan akibat didunia ini masih berlaku dimana perbuatan jahat akan mendapatkan balasan yang setimpal dan perbuatan yang baik akan dibalas dengan kebaikan.

Seperti yang terjadi dalam video kali ini. Video inspirasi yang diunggah ke Youtube pada bulan April tahun lalu ini menjadi sebuah gambaran kecil yang begitu berharga untuk kita saksikan kali ini. Video dengan durasi singkat 1 menit 34 detik ini menggambarkan bagaimana sebuah kebaikan dan tindakan yang baik akan dapat mendatangkan manfaat yang baik dalam kehidupan kita.

Cerita ini diawali dengan seorang nenek tua yang sudah tak berdaya. Usia yang telah renta membuat kesehatannya tak lagi bisa sebaik dulu, kini tubuhnya pun hanya bisa disandarkan pada sebuah kursi roda dan tangan kanannya yang tak lagi bisa digerakan karena kelumpuhan yang menderanya. Terlihat raut wajah kecewa, sedih dan bercampur dengan kesepian selalu menghiasi wajah si nenek. Betapa tidak, dihari tuanya ia hanya bertemankan dengan perawat yang menemaninya dari pagi hingga sore hari, sementara malam hari ia habiskan sendiri.

Ia menyadari bahwa kini ia tidak lagi bisa berbuat banyak seperti saat ia masih muda. Namun mirisnya, pada suatu pagi si nenek sudah terbangun dan sudah terduduk di depan sebuah piano dihadapnnya. Ia mencoba mendekat pada piano tersebut dan terlihat keinginannya yang begitu besar untuk bisa memainkan piano tersebut. Namun apalah daya, ia kembali teringat pada tangannya yang tak bisa digerakan karena kelumpuhan yang menderanya.

Perawatnya baru saja datang dan membukakan tirai rumahnya agar matahari pagi bisa masuk dan menyinari si nenek. Si perawat juga menyadari betapa si nenek sangat ingin memainkan alat musik yang ada dihadapannya.

Dengan perlahan tangan kiri si nenek mulai diletakan pada piano didepannya dipetiknya dengan perlahan piano tersebut namun ketika ia kembali teringat dengan tangganya, disitulah kesedihan mulai menderanya. Namun sebuah suara mengejutkannya, nada yang ia petik dari piano tersebut rupanya bisa dimainkan dengan baik dan rupanya seseorang telah membantunya memainkan nada pada piano tersebut dan ternyata orang tersebut adalah seorang perawatnya.

Memori kembali ke masa lalu, si perawat yang telah menjaga si nenek rupanya adalah seorang perawat yang seringkali melintas lewat kelas musik si nenek pada saat ia masih muda. Di masa mudanya nenek ini adalah seorang guru piano dan rupanya perawat ini tertarik dan seringkali mendengarkan si nenek bermain piano. Setiap hari perawat tersebut belajar nada yang dimainkan si guru piano yang tak lain adalah nenek tersebut sampai akhirnya ia bisa hafal dengan baik nada dari piano tersebut dan bisa memainka piano dengan nada yang dipelajarinya. Dan beginilah harunya saat mereka berjumpa.

Menarik ya? Jangan lupa share dan berikan komentar anda.

Leave a Reply