Senyum Gadis Ini Benar-Benar Bak Malaikat...Apa yang Terjadi Selanjutnya Membuat Dunia Seperti Neraka Untuknya!

Sebuah pertikaian sejatinya adalah hal yang paling merugikan dan tidak akan pernah membuahkan hasil yang indah dan menorehkan hasil yang bisa menciptakan sebuah hal yang bisa dinikmati dengan damai.

Hubungan yang tidak baik dan konspirasi adalah hal yang biasanya akan membuahkan sebuah permusuhan yang bisa berakibat sebuah pertikaian yang akan menjadi bencana untuk kedua belah pihak yang saling terlibat. Untuk itulah, sebuah pertengkaran dan pertikaian sejatinya tidak pernah dibenarkan apapun bentuknya.

Selain bisa merugikan kedua belah pihak, hal ini juga akan merugikan bagi beberapa pihak yang terlibat. Apalagi jika pertikaian yang terjadi hingga menghancurkan dan merusak semua hal yang ada disekitarnya yang tidak seharusnya dirusak dan dihancurkan. Hal ini tentu saja akan berakibat merugikan bagi mereka yang tidak bersalah dan tidak tahu menahu mengani masalah tersebut.

Dalam bentuk yang besar pertikaian yang kita kenal adalah sebuah perang. Sebuah perang sesungguhnya bukanlah sebuah penyelesaian yang baik dan bukanlah solusi yang bijak dalam mengatasi sebuah konflik. Hal ini tentu saja akan merugikan semua masyarakat dan rakyat yang ada di dalamnya. Sebuah perang tidak hanya akan menumpahkan beribu korban, namun akan melahirkan generasi bangsa yang memiiliki mental keras dan keterpurukan akan takutnya hidup berdampingan bersama dengan oranglain.

Senyum Gadis Ini Benar-Benar Bak Malaikat...Apa yang Terjadi Selanjutnya Membuat Dunia Seperti Neraka Untuknya!

Apalagi jika terjadi pada anak-anak, mereka yang tidak berdosa dan tidak mengetahui apa-apa harus menjadi korban kedengkian dalam sebuah konflik besar yang dialami negaranya.

Di saat anak-anak lain merasakan nyamannya tidur diatas kasur yang hangat dengan dongeng yang diceritakan oleh ibu mereka. Beberapa anak korban perang harus rela berlari dan berlindung dari satu lubang ke lubang lain dengan jiwa yang terguncang. Belum lagi sewaktu mereka mengalami sakit, bukan dokter dan obat yang mereka dapatkan, melainkan teror dan tawan yang harus mereka hadapi.

Kebahagiaan dengan mudah direnggut dari anak-anak ini, masa kecil yang riang dan bahagia, harus rela dirampas dan ditukar dengan kesengsaraan dan kepahitan hidup.

Berlarian dan bersembunyi dan menghindari sumber ledakan dan terror adalah hal yang harus mereka hadapi sehari-harinya sebagai korban dari dunia berperang. Jiwa mereka terguncang mental mereka menjadi kacau. Ketakutan dan terror membuat mereka tak pernah bisa menikmat masa kecilnya dengan riang dan gembira.

Tidak ada mainan, tidak ada taman, ayunan yang tergantung atau bonek lucu yang menemaninya. Yang mereka dapatkan hanyalah suara ledakan, toongan senjata dan abu panas serta kobaran api dari hasil ledakan.

Kondisi seperti ini tentunya menjadi kondisi yang miris dan begitu mengkhawatirkan. Tidak seharusnya, anak-anak dihadapkan dalam kondisi demikian. Seharusnya mereka bisa menikmati masa kecilnya dengan begitu riang, tanpa tekanan dan tanpa ancaman dari manapun. Namun inilah yang akan mereka dapatkan sebagai bagian dari sebuah peperangan besar yang menimpa tanah airnya.

Nah, seperti yang terjadi dalam video kali ini. Video yang berdurasi 1 menit 33 detik ini adalah gambaran dan ilustrasi betapa kebahagiaan anak-anak korban perang harus rela direnggut dengan paksa. Video kali ini diharapkan bisa mengetuk pintu hati siapa saja yang menginginkan sebuah perang terus-terusan terjadi dimuka bumi ini.

 

Mengharukan ya? Sebarkan berita ini agar sampai pada mereka yang senantiasa menginginkan perang terjadi, agar pintu hati mereka terketuk dan berbelas kasihan memikirkan nasib anak-anak.