Seekor Simpanse Sedang Sakit dan Sekarat, Namun Saat Pria INI Datang, Apa Yang Terjadi Selanjutnya? Simak Saja Videonya!

Tidak akan ada perpisahan jika tidak ada pertemuan. Begitulah kira-kira kata yang tepat untuk menggambarkan kisah ini. Tentunya tidak ada rasa yang paling membuat kita hancur selain dari perpisahan. Terlebih jika kita telah bersama dengan seseorang dalam waktu yang cukup lama. Sebuah pertemuan sebelum perpisahan tentunya menjadi sebuah kenangan yang tidak akan pernah bisa kita lupakan.

Seperti kisah yang persahabatan seorang manusia dengan seekor simpanse. Pria yang diketahui bernama Jan Van Hooff ini telah berteman lama dengan Mama yang merupakan seekor simpanse yang sudah berumur sangat tua sekali. jan van Hooff adalah seorang professor ahli prilaku biologi di Universitas Utrecht, Belanda. Ia awalnya ikut berpartisipasi dalam sebuah penelitian dalam objek koloni simpanse miliki Mama pada tahun 1970.

Koloni ini disebut sebagai sebuah dasar penelitian yang merupakan salah satu terobosan terbaru yang telah melibatkan primata. Hasil penelitiannya tersebut tentunya disusun dalam sebuah buku yang berjudul Chimpanzee Politics yang merupakan karya Frans De Waal.

Menariknya, keikutsertaan Jon Van Hoff tersebut dalam mendirikan sebuah koloni simpanse menjadi awal dari pertemuannya dengan Mama yang disebut sebagai neneknya dari koloni simpanse tersebut. Diketahui Mama telah lahir di sebuah hutan belantara dan menjadikannya sebagai hewan liar. Karena sifat dominannya dalam satu koloni tersebut membuatnya kerap dipanggil seorang nenek bagi koloninya.

Saat pertemuannya dengan seorang profesor tersebut pada tahun 1972, Mama masih berusia 15 tahun dan masih sangat muda. Pada pertemuan inilah yang kemudian membuat seorang profesor merawatnya. Setiap hari keduanya pasti bertemu karena Jan Van Hooff memeliharanya dan juga memberinya makanan serta memulihkan kondisinya akibat hidup di alam liar.

Namun, Mama simpanse tersebut harus pindah ke sebuah kebun binatang Burger di Belanda dan harus menjalani kehidupan sehari-harinya di kandang raksasa tersebut. Hari-hari dijalani oleh Mama setiap harinya hingga pada tahun 2016 yang lalu, ia menderita sebuah penyakit yang tentu seiring dengan bertambahnya usia.

Pada saat sedang sakit tahun 2016 yang lalu Mama genap berusia 59 tahun sehingga rentan menderita penyakit. Dalam keadaan sakit tersebut, ia tidak mau makan meskipun penjaga kebun binatang selalu menyuapinya dengan baik. Segala upaya tentunya sudah dilakukan oleh semua petugas yang ada di kebun binatang tersebut, namun usahanya untuk membuat ia sehat kembali tidak berhasil. Kondisi Mama semakin lemah dan menjadi sebuah pertanda bahwa ia akan mati.

Sebelum itu terjadi, petugas kebun binatang berusaha mengabarkan kondisi Mama kepada Jan Van Hooff dan berharap ia akan mengunjungi Mama untuk terakhir kalinya. Hingga akhirnya Ia mengunjungi Mama di kebun binatang Royal Burgers di Belanda. Melihat kondisi tersebut tentunya membuat Jan Van Hooff menjadi teriris. Ia kemudian menghampiri Mama tetapi ia tidak mengenali professor tersebut. Setelah mengelus tangan Mama, sontak saja Ia kemudian melihat ke arah Jan van Hooff dan tidak berhentinya tersenyum dan menciumnya. Pada awal kondisinya yang sangat lemah, sangat berbeda ketika ia mulai mengenali Jan van Hooff. Rasa bahagia yang diperlihatkan dengan senyum dan tawa yang sangat lebar tentu membuat kondisinya lebih baik. Akan tetapi, setelah itu ia dikabarkan mati.

Setelah kematiannya, Frans de Waal yang merupakan seorang penulis buku mengatakan bahwa Mama merupakan sosok simpanse yang memiliki kepribadian yang cukup dominan dan juga sangat kuat. Ia juga dikenal sebagai sosok yang mampu mengatasi ketegangan dan juga konflik yang terjadi antar spesiesnya. Untuk melihat harunya persahabatan mereka, yuk kita simak saja video yang diunggah langsung oleh Jan Van Hooff di Channel Youtube pribadinya.

 

 

Bagaimana sangat mengharukan bukan kisah pertemanan mereka. Kisah ini seyogianya menjadi salah satu pelajaran bagi kita dimana persahabatan memang tidak mengenal makhluk apapun. Persahabatan tentunya dapat kita jalani pula dengan hewan kesayangan kita. Jangan lupa untuk membagikan konten ini kepada teman dan juga sahabat Anda. Semoga bermanfaat!

x
Rekomendasi Artikel
x
Selamat Datang di KETAHUI.COM

Sebelum Melanjutkan, Klik LIKE, dan dapatkan update info menarik dan unik dari kami via Facebook