Raih Penghargaan Internasional Turki Novelis Indonesia Harumkan Nama Bangsa

Siapa yang tidak mengenal mengenai ayat-ayat cinta yang kepopulerannya sempat sangat besar di Indonesia dan juga berberapa negara tentangga.

Ayat-ayat cinta merupakan salahsatu dari banyak buah karya yang berhasil disajikan oleh novelis ternama Habiburrahman El Shirazy atau yang dikenal juga dengan nama Kang Abik. Ayat-Ayat Cinta yang kala itu sukses sebagai novel kemudian dituangkan dalam bentuk film yang kemudian menambah kepopuleran dari ayat –ayat cinta itu sendiri. Selain dengan novel best seller Ayat-Ayat Cinta, karya lain yang tidak kalah populer dan juga menjadi best seller antara lain adalah Ketika Cinta Bertasbih 1&2, Ayat-Ayat Cinta 2, Dalam Mihrab Cinta, dan banyak lagi karya populer lainnya.

Dengan karya-karyanya yang cukup luar biasa tersebut belum lama ini Kang Abik juga mendapatkan penghargaan atas sebuah karyanya, yang berjudul Api Tauhid yang diberikan oleh lembaga ilmu pengetahuan dan budaya dengan reputasi internasional yang berpusat di Turki. Novel karya Kang Abik tersebut dinilai mengandung nilai serta unsur cerita yang membantu memperkenalkan seorang tokoh besar dan juga merupakan ulama asal Turki yang bernama Bediuzzaman Said Nursi. Di dalam novel Api Tauhid sendiri Kang Abik banyak mengutip kata-kata hikmah yang disampaikan oleh Said Nursi.

04

Said Nursi yang dijuluki Bediuzzaman (keajaiban zaman) tersebut merupakan seorang tokoh ulama serta pahlawan besar bagi Turki, sebab kiprahnya dalam memberikan ilmu bagi anak-anak muridnya dinilai sangat luar biasa besarnya. Bahkan di dalam sejarah juga menceritakan jika di masa lalu, meskipun sempat ditangkap dan dijebloskan ke dalam jeruji besi, Said Nursi tetap memberikan ilmu pada anak-anak muridnya.

Prof Dr Faris Kaya selaku sekretaris jenderal Istanbul Foundation yang memberikan penghargaan tersebut kepada Kang Abik, November lalu bertempat di Fatih Istanbul, Turki. Penghargaan yang diterima oleh Kang Abik sendiri berupa piagam penghargaan, vandel serta fasilitas bagi Kang Abik jika dirinya berminat untuk kembali menulis novel selama beberapa bulan di Turki. Sayangnya Kang Abik saat itu tidak bisa menghadiri prosesi penerimaan penghargaan t ersebut, sehingga hanya diwakilkan. Dengan penghargaan tersebut, Kang Abik menjadi sastrawan pertama yang menerima dan mendapatkan penghargaan pertama dari lembaga bergensi yang berpusat di Istanbul tersebut.

Kang Abik mengaku sangat bangga dengan penghargaan pihak Turki atas dirinya, menurutnya spirit yang disampaikan melalui penghargaan tersebut menjadi sebuah motivasi yang cukup besar bagi dirinya untuk terus berkarya di masa yang akan datang. Kang Abik juga berharap dengan karyanya ini, semakin banyak orang yang mengenal Said Nursi sebagai seorang ulama dan meneladani dakwahnya. Dengan penghargaan yang diberikan oleh lembaga ilmu pengetahuan dan budaya tersebut semakin melengkapi ragam pernghargaan yang pernah diterima oleh Kang Abik, baik dalam skala nasional hingga skala internasional. Beberapa waktu ke belakang juga Kang Abik sempat dianugerahkan sebagai Novelis Nomor 1 Indonesia oleh Insani Press Undip.

Demikianlah salahsatu anak bangsa yang mampu memberikan sumbangsih besar dan kebanggaan bagi negara. Habiburrahman El Shirazy atau dikenal dengan nama kang Abik ini memang cukup dikenal sebagai salah satu novelis religi dengan karya yang menarik dan juga memiliki cerita yang mampu menarik hati para pecinta novel, khususnya di Indonesia.

Tidak ada salahnya anda mengisi kolom komentar dengan pendapat anda mengenai prestasi novelis Indonesia satu ini, kemudian silahkan bagikan melalui media sosial anda masing-masing dengan cara menekan tombol share yang berada di bagian bawah artikel yang anda miliki kepada teman serta sahabat yang anda miliki di media sosial.

 

x
Rekomendasi Artikel
x
Selamat Datang di KETAHUI.COM

Sebelum Melanjutkan, Klik LIKE, dan dapatkan update info menarik dan unik dari kami via Facebook