Pilih Pisang Berwarna Kuning Mulus atau Dengan Bintik Hitam? Simak Artikel Berikut

5/5 (2)

Apakah anda seorang pecinta buah-buahan, khususnya pisang?

Jika ya sebaiknya anda bersyukur, karena memang buah pisang ini memiliki banyak sekali kelebihan dan kebaikan bagi kesehatan anda. Buah pisang juga merupakan salahsatu buah yang sangat mudah ditemui terlebih untuk negara-negara tropis macam Indonesia, anda bisa menemukannya di pasar-pasar tradisional hingga supermarket, bahkan mungkin di kebun anda sendiri jika menanamnya. Buah pisang juga merupakan buah yang sangat mudah untuk kemudian diolah menjadi berbagai jenis makanan, dari mulai pisang goreng, kolak, pisang hijau dan berbagai jenis olahan pisang lainnya lagi.

Menurut penelitian sendiri pisang bisa membantu anda untuk memberikan kekebalan tubuh dan mencegah datangnya berbagai macam jenis penyakit seperi flu dan batuk. Melihat hal tersebut, bahkan beberapa ilmuwan menyarankan kepada kita agar mencoba untuk memakan pisang sebanyak 1 hingga 2 buah tiap harinya.

01-pisang-berbintik-hitam

Berbicara mengenai pisang, menurut anda manakah yang lebih baik dikonsumsi, apakah pisang yang memiliki kulit kuning mulus tanpa bintik atau justru pisang yang memiliki bintik-bintik hitam pada bagian kulitnya? Sebagian besar orang tentunya akan menjawab dan memilih pisang dengan kulit kuning bersih untuk dimakan dan dikonsumsi karena tampilannya yang dilihat lebih indah dan bersih, tetapi sebenarnya menurut penelitian oleh ilmuwan di Jepang, menyebutkan jika faktanya pisang dengan kulit berbintik tersebut adalah pisang yang lebih baik anda konsumsi. Mengapa demikian? Karena bintik hitam pada bagian luar kulit pisang tersebut menunjukan kondisi matang pada pisang, dan pisang merupakan buah yang paling baik dikonsumsi ketika memasuki masa matang yang pas.

Pisang memiliki kandungan Tumor Necrosis Factor (TNF) atau sifat anti kanker yang sangat kuat, di mana kandungan itu akan membantu produksi sel darah putih dalam tubuh anda meningkat dalam jumlah ang baik. Kandungan TNF itulah yang menyebabkan bintik-bintik hitam pada kulit pisang tersebut, sehingga semakin banyak bintik hitam, maka semakin banyak pula kandungan imun TNF yang terkandung dalam pisang yang anda konsumsi tersebut. Jika dibandingkan dengan pisang hijau atau pisang yang memiliki kulit kuning besih, maka pisang dengan bintik hitam ini bisa 8 kali lebih efektif dalam peningkatan sel darah putih dalam tubuh anda.

Bintik hitam itu memang akan secara alami muncul pada kulit pisang ketika mereka memasuki masa atau fase kematangan yang pas, sebelum pada akhirnya menbusuk dan berwarna kecoklatan. Dengan fakta tersebut mungkin bisa sedikit memberikan pencerahan jika pisang dengan kulit mulus itu belum tentu jauh lebih baik dibanding dengan pisang dengan bintik hitam pada kulitnya. Namun perlu anda ingat jika anda membeli pisang dengan bintik coklat atau hitam pada kulitnya tersebut sebaiknya segera dikonsumsi, sebab pada fase itulah masa terbaik anda untuk menyantap dan menyerap segala pengaruh baik dalam pisang itu sendiri. Jika anda tidak bisa memakannya sekaligus dalam sekali waktu, sebaiknya anda simpan di dalam lemari pendingin, sehingga kandungan nutrisi dalam pisang tersebut tidak mengalami penyusutan dan akhirnya membusuk.

Bagaimana? Cukup bermanfat bukan informasinya? Sekarang apakah anda masih enggan memakan buah pisang dengan kulit yang memiliki bintik coklat atau hitam?

Mari bagikan pengetahuan ini dengan cara menekan tombol share dan membagikannya kepada keluarga dan teman anda. Berikan juga tanggapan anda terhadap pisang ini dalam kolom komentar di bawah ini.

Leave a Reply