Penemuan Fosil Makhluk Aneh Ini Ternyata Bukan Fosil Dinosaurus. Lantas, Makhluk Apa Itu?

Kemunculan makhluk aneh memang sering trjadi di berbagai belahan bumi. Hal ini dikarenakan banyak penemuan-penemuan yang menyita pikiran para ilmuwan untuk bergegas menelitinya sehingga menimbulkan berbagai spekulasi tentang hal tersebut. Spekulasi yang cukup dalam memang diperlukan untuk memberikan informasi dan juga fakta yang terjadi.

Seperti sebuah penemuan berikut ini yang diidentifikasi langsung oleh para ilmuwan membuat banyak orang mulai berspekulasi yang sangat beragam. Para ilmuwan menemukan fosil dari seekor makhluk aneh yang memiliki leher seperti angsa dan juga cakar, paruh yang dilapisi oleh gigi serta ekot reptil. Banyak yang menduga bahwa fosil tersebut ialah seekor dinosaurus yang memiliki bulu yang cukup aneh menyerupai angsa mutan. Hal tersebut memang sudah diidentifikasi dan juga diteliti oleh para ilmuwan. Yuk kita lihat foto-fotonya berikut ini!

Fosil tersebut yakni Halszkaraptor escuilliei yang telah hidup 75 tahun yang lalu. Makhluk tersebut memiliki ukuran seperti angsa modern dan dianggap sebagai semi-akuatik. Mengidentifikasi tingkah lakunya, makhluk ini berjaln dengan menggunakan dua kakii di darat, namun kemungkinan ia menggunakan lengan bawahnya untuk menuver di dala air.

Para ilmuwan dunia tentunya baru saja meneliti kemunculan fosil makhluk tersebut. Seperti seorang ilmuwan bernama Dr. Andrea Cau dari Museum Geologi Capellini di Bologna, Italia yang menyatakan bahwa ia mengaku baru pertama kali memeriksa spesimen tersebut dan  bahkan masih mempertanyakan apakah fosil tersebut memang asli ataukah tidak. Hal ini dikarenakan banyak keganjalan akan penelitian tersebut. Ia juga menambahkan bahwa fosil tersebut melampaui fosil dinosaurus. Hal ini juga disebabkan oleh penemuan dari fitur Halszkaraptor yang tidak biasa di antara burung dan juga reptil air yang memiliki kebiasaan berenang.

Penelitian ini pun berlanjut, morfologi aneh mengenai Halszkaraptor memang paling berkaitan dengan predator amphibi yang tentunya disesuaikam dengan akuatik gabungan dan ekologi terestrial. Kebiasaan dan juga gaya hidup aneh yang sebelumnya memang telah dilaporkan dalam dinosaurus ini. Selain itu, Halszkaraptor mempunyai cakar pembunuh yang berbentuk sabit pada bagian kakinya yang mirip dengan Velociraptor.

Penelitian juga dilakukan oleh para ilmuwan di European Synchrotron Radiation Facility (ESRF) di Grenoble, Prancis yang menggunakan media sinar-X untuk menciptakan rekontruksi makhluk tersebut dengan 3D sebagai lanjutan dari pencitraan sinar-X tersebut. Pemindaian tersebut telah mengungkapkan beberapa detail yang tersembunyi di dalam bebatuan tempat dimana fosil tersebut berada, termasuk banyaknya gigi pada fosil tersebut. Selain itu, Peneliti ESRF Vincent Beyrand mengatakan bahwa telah mengindentifikasi mesh neurovaskular pada moncongnya yang memang menyerupai buaya modern hingga tingkat yang cukup luar biasa. Aspek tersebut tentunya telah menunjukan bahwa Halszka disebut sebagai predator air.

Setelah diketahui dengan pasti mengenai fosil tersebut, kerangka fosil yang biasa diawetkan telah ditemukan di Mongolia Selatan sebelum menghabiskan waktu bertahun-tahun di tangan para kolektor swasta di seluruh dunia. Dapat disimpulkan bahwa itu merupakan salah satu dari banyak fosil yang diekspor secara ilegal dari Mongolia. Untuk itu, para ilmuwan memperoleh spesimen pada tahun 2015 yang berencana untuk mengembalikan fosil tersebut ke negaranya tersebut.

Itulah beberapa penemuan makhluk aneh yang menjadi pusat perhatian para ilmuwan untuk mulai meneliti dan mengidentifikasi dengan sangat jelas perihal penemuan makhluk tersebut. Untuk itu, jangan lupa untuk membagikan konten ini kepada teman dan juga sahabat Anda utnuk berbagai ilmu mengenai hal yang jarang kita ketahui. Semoga bermanfaat!

Leave a Reply