Menjadi Seorang Guru Adalah Sebuah Panggilan, Inilah Kisah Perjuangan Seorang Guru Yang Mengharukan

Ada yang mengatakan bahwa masa remaja merupakan masa topan badai, dimana mereka hanya ingin mengikuti keinginannya sendiri dan tak ingin untuk diatur-atur.

Mereka ingin menentukan takdir dan nasibnya sendiri, dan ini dipengaruhi karena dimasa ini mereka sedang mengalami perubahan secara psikis, fisik dan pematangan fungsi seksual yang juga diikuti oleh hormon emosional. Namun meski begitu mereka juga harus kita perhatikan lebih karena bila tidak banyak hal yang akan terjadi. Jadi, berikan arahan yang baik untuknya supaya mereka menjadi individu yang lebih baik yang memiliki rasa tanggung jawab dan bila sebaliknya maka mereka hanya akan mengikuti egonya sendiri.

Perilaku seorang remaja terdiri dari beberapa tahap diantaranya perilaku kognitif, sosioemosional dan seksual. Dimana perilaku kognitif itu merupakan suatu perilaku yang ditandai dengan cara pola pikir dari remaja itu sendiri. Seperti sebelumnya telah diulas bahwa masa remaja akan bertindak sesuai dengan keinginannya dan pola pikir individu itu sendiri. Perilaku sosioemosional merupakan sebuah perilaku dimana tindakan yang berkaitan dengan emosi dan juga bagaimana cara remaja itu berinteraksi dengan kehidupan sosialnya tersebut. Dan sedangkan perilaku seksual adalah suatu tindakan yang berkaitan dengan cara bagaimana remaja itu menjalin suatu hubungan dengan lawan jenisnya atau yang sering kita kenal yaitu pacaran. Hal ini alami akan dirasakan oleh semua remaja pada masa puber.

.

 

Bicara mengenai masa pubertas berikut ada sebuah tayangan video yang menggambarkan perilaku anak remaja pada masa puber, tindakan-tindakan yang mungkin seringkali anda merasakannya ketika anda mengingat anak anda. Namun ada seorang guru yang telah berjasa yang telah mampu merubah individu remaja itu menjadi seorang yang memiliki kepribadian yang baik dan penuh rasa tanggung jawab.

Mungkin di zaman sekarang seorang guru tidak boleh bertindak berlebihan terhadap anak didiknya. Namun ditayangan video kali ini ada seorang guru wanita yang ia mungkin terlihat keras dan seringkali memberikan sanksi-sanksi untuk muridnya yang bertindak lain dan tidak diinginkan. Namun pada sebenarnya ia mengharapkan suatu perubahan pada anak didiknya untuk lebih baik lagi.

Ia merupakan seorang guru yang sabar dan tau bagaimana mendidik yang baik untuk murdinya. Ia juga punya hati yang bisa menyentuh hati kita, bilang saja ketika jam istirahat ketika ia akan menyantap makan siangnya namun ia melihat ada seorang murid yang hanya terdiam tidak menyantap apapun, ia murid yang terbilang tidak berkecukupan bahkan sepatu yang dimilikinya pun telah rusak, namun guru ini memberikan makan siangnya untuk murid laki-laki itu, dan dikeesokan harinya ia memberikan sepatu baru untuknya. Dan bukan hanya itu guru cantik ini juga telah merubah seorang murid perempuan yang tengah berperilaku sosioemosional dan kognitifnya menjadi seorang wanita yang lulus dan berhasil mencapai cita-citanya. Dan telah merubah anak didik laki-lakinya yang lain menjadi pria yang penuh rasa tanggung jawab setelah masa sekolahnya hanya menjadi murid yang selalu berperilaku sesuai dengan emosi dan pola pikirnya saja.

Ketika keberhasilan murid-murid itu dicapai mereka kembali datang ke sekolah dan memberi penghormatan atas jasa dan kasih sayang gurunya yang telah membuat mereka sadar akan tindakan-tindakan yang telah dilakukannya di masa lalu. Dan guru wanita itu tersenyum haru bahagia karena melihat mereka telah berpakaian rapi layaknya orang yang telah berhasil. Daripada penasaran bagaimana perjuangan guru ini yang telah ia lakukan untuk muridnya, yuk simak tayangan video berikut.

Itulah gambaran pengabdian seorang guru yang merupakan orangtua kedua kita di sekolah. Betapa berjasanya ia, semoga guru yang telah memberikan kita ilmu selalu dalam keadaan baik-baik saja dan semoga selalu mendapatkan berkah dari Allah atas jasanya. Jangan lupa share dan komen untuk berbagi mengenang guru kita.

Leave a Reply