Menikmati Tenangnya Air Terjun Morami, Kawasan Suaka Tanjung Peropa, Sulawesi Tenggara

Kepenatan pikiran sudah mencapai puncaknya, mungkin liburan adalah jawabannya.

Sebagai kegiatan yang penting bagi kesehatan rohani anda, berlibur perlu menjadi salahsatu agenda wajib dalam kehidupan anda. Selain sebagai sarana rekreasi dan terapi bagi rohani, kegiatan berwisata juga dapat menjadi sarana bagi anda untuk menambah pengetahuan dan pengalaman dalam hidup, bagaimana tidak dengan berwisata dan berpetualang ke tempat baru wawasan dan kemandirian juga turut terasah.

Berbicara mengenai liburan atau berwisata, maka cobalah kita tengok sebuah lokasi yang cukup tersembunyi di Sulawesi Tenggara. Berlokasi di Desa Sumber Sari, Kecamatan Moramo, Kabupaten Konawe terdapat sebuah keindahan alam yang menawan berupa sebuah air terjun yang meluncur deras melalui batu-batu granit besar. Keindahan Air Terjun Moramo tersebut terletak di sebuah hutan suaka yang bernama Tanjung Peropa.

Mungkin anda pernah mendengar menganai legenda bidadari cantik dari kahyangan yang turun untuk menadi dan membersihan diri di sungai atau di danau? Jika pernah mungkin lokasi Air Terjun Moramo ini menjadi salahsatu lokasi yang menjadi tujuan dari bidadari tersebut, sebab menurut cerita dan kepercayaan masyarakat lokal, keindahan air terjun yang terletak di tengah hutan ini membuat para bidadari pun ingin merasakan kesejukan serta keindahan yang tersaji dari Moramo ini.

Suasana alam asri merupakan elemen pelengkap yang menjadi bumbu terakhir bagi nikmatnya nuansa asri dari Air Terjun Moramo dan hutan suaka Tanjung Peropa tersebut. Kicauan burung, desiran anging serta suara deru air yang jatuh menjadi kenikmatan yang tidak bisa dielakan lagi oleh para wisatawan yang berkunjung.

Bentuk air terjunnya sendiri unik sebab, memiliki hingga 100 lebih undakan kecil maupun besar. Air yang mengalir terhitung cukup jernih dan menyegarkan, di mana air tersebut lerupakan aliran dari Pegunungan Tambolosu yang mengalir melalui Sungai Biskori. Beberapa kolam kecil juga terbentuk dengan sendirinya, seperti khusus disediakan bagi para wisatawan yang hendak melepaskan kepenatan dengan ketenangan yang ditawarkan oleh Moramo juga kawasan Suaka Tanjung Perope. 

Pertama kali ditemukan oleh seorang transmigran pada tahun 1980, masyarakat sekitar mulai membuat akses yang memadai untuk menuju ke lokasi air terjun, hingga pada tahun 1990 lokasi air terjun ini mulai dibuka dan bisa disinggahi oleh masyarakat umum. 

Menikmati Ketenangan Alam Moramo

Ketenangan alam merupakan sajian utama yang diberikan oleh Air Terjun Moramo yang berada di dalam kawasan Hutan Suaka Tanjung Peropa ini. dari beragam kegiatan yang paling dicari saati berkunjung, mungkin berendam adalah kegiatan favorit wisatawan, sebab keindahan air yang tertampung pada kolam-kolam alam kecil yang muncul secara alami itu memang menawan dan seakan mengajak anda untuk duduk berendam dan melepaskan segala kepenatan. Tak perlu terlalu khawatir jika anda ingin mencoba berjalan dan bermain di sekitar undakan air, sebab batu-batu yang dialiri air tidak terlalu licin dan masih bisa dilalui oleh orang yang berjalan di atasnya.

Air Terjun Peropa mungkin hanyalah salahsatu dari sekian banyak atraksi alam yang disajikan oleh Kawasan Tanjung Peropa, di mana sebanarnya Kawsan Tanjung Peropa merupakan kawasan hutan suaka yang artinya hutan ini didalamnya terdapat beberapa hal yang dilindungi yaitu binatang-binatang dan beberapa jenis floranya. Untuk kawasan Tanjung Peropa ini, ada beberapa jenis binatang endemik yang mungkin sulit anda saksikan bisa anda temukan di kawasan ini. Sebagai rumah bagi beberapa spesies endemik bagi hewan seperti babirusa, anoa hingga burung rangkong lokasi ini bisa menunjukan kepada anda bagaimana hewan tersebut berada di alam liar dan terbuka. Meskipun demikian anda tidak bisa selalu melihat binatang-binatang tersebut berkeliaran, karena keberadaanya yang kian punah dari waktu ke waktu.

Sajian lain yang bisa anda coba eksplorasi adalah budayanya. Sebagai daerah yang menjadi tujuan transmigrasi, lokasi ini memiliki keragaman masyarakat dari berbagai suku dan agama. Meskipun demikian semua perbedaan yang ada ternyata justru menjadi hal menarik yang bisa digali. Kearifan lokal serta sikap tenggang rasa dan menghargai dalam beragama sangat terlihat jelas di sini. Terlihat dengan adanya bangunan tempat ibadah yang didirikan secara berdampingan tanpa menimbulkan permasalahan yang serius.

Jangan lupa juga, bagi anda penggila marmer, kawasan Tanjung Peropa ini merupakan lokasi terbesar di Indonesia yang menyimpan cadangan marmer. Oleh karena itu cobalah untuk melihat dan mengetahui lebih lanjut mengenai keberadaan marmer dan pemanfaatannya oleh masyarakat sekitar.

Akses Menuju Moramo

Berniat untuk mengunjungi air terjun indah nan mengagumkan ini? Jika anda berniat, maka cobalah untuk mengikuti rute berikut sebagai akses menuju Air Terjun Moramo dan Kawasan Suaka Tanjung Peropa.

Dengan menggunakan mobil atau motor anda bisa berkendara ke arah selatan dari Kendari dengan memakan waktu sekitar 2 jam perjalanan. Tak ada kendaraan umum yang bisa digunakan utnuk mengakses tempat ini, oleh karena itu menyewa kendaraan menjadi pilihan terbaik yang bisa anda coba. Setelah anda berada di depan gerbang hutan, anda harus berjalan menuju lokasi Air Terjun Morami sejauh 1 kilometer dengan melewati jembatan kayu dan gemericik air yang sudah terdengar dari kejauhan.

Penginapan Terdekat

Tak ada penginapan terdekat yang bisa anda reservasi di sekitar Hutan Suaka Tanjung Peropa, yang paling mungkin anda lakukan adalah kembali ke Kota Kendari dan melakukan reservasi hotel di sana. Di Kendari anda bisa memilih hotel sesuai dengan fasilitas dan kebutuhan anda. Beberapa nama seperti Hotel Aden, Hotel Garden Palace Kendari dan beberapa nama hotel lainnya bisa menjadi pilihan bagi anda.

Tips Wisata

Ada beberapa hal yang bisa anda perhatikan saaat mengunjungi kawasan wisata alam yang berada di Sulawesi Tenggara ini, berikut adalah tipsnya.

  1. Jika berniat mengunjungi lokasi ini dan tidak memiliki kendaraan pribadi, maka sebaiknya cobalah untuk menyewa kendaraan telebih dahulu, sebab tidak ada kendaraan umum yang bisa anda gunakan untuk mencapai lokasi tersebut.
  2. Cobalah untuk menggunakan kendaraan yang tinggi dan tahan untuk dibawa ke jalur yang kurang bagus, sebab akses jalan menuju ke kawasan tersebut masih banyak jalan yang berlubang dan rusak sehngga akan merepotkan jika anda menggunakan kendaraan yang kurang sesuai.
  3. Jadilah pengunjung yang bertanggung jawab dengan tidak membuang sampah sembarangan. Dengan banyak sekali orang yang membawa masuk makan ke dalam area wisata, sampah bekas makanan menjadi hal yang harus diperhatikan.
  4. Tak ada penjual makanan dan minuman sebaiknya anda membawa makanan dari rumah di samping pakaian ganti dan perlengkapan berwisata lainnya, sebab jika anda merasa lapar dan haus ketika berwisata anda tidak perlu kerepotan untuk mencari makanan.
 

Tertarik merasakan ketenangan alam Tanjung Peropa dan keindahan Air Terjun Morami? Ajak keluarga dan teman anda dengan cara share artikel ini. Jangan lupa untuk memberikan pendapat anda.

Leave a Reply