Menikmati 1000 Pagoda Dari Atas Udara Kota Tua Bagan, Wisata Myanmar

Bingung dengan pilihan berlibur, karena tujuan liburan anda yang terlalu seragam dan monoton?

Mungkin mencari alternatif lain bisa anda lakukan jauh-jauh hari sebelum anda melakukan liburan, melalui internet atau panduan-panduan wisata dalam majalah dan televisi. Dari sekian banyak pilihan wisata yang bisa anda pilih maka salahsatu alternatif yang biasanya menarik untuk dikunjungi dan dijelajahi adalah situs kerajaan masa lalu macam candi.

Mungkin anda mengenal begitu banyak candi yang terdapat di Indonesia dengan segala kebesaran dan keunikannya yang sebagian besar memang terpusat di pulau Jawa. Sebut saja candi Borobudur, candi prambanan, candi ratu boko di mana tempat-tempat tersebut memang sudah dikenal luas dan menjadi salahsatu lokasi rekreasi menarik yang diunggulkan juga difavoritkan oleh wisatawan baik asing maupun dalam negeri. Untuk liburan kali ini, jika anda merasa bosan dan ingin mencoba mengunjungi tempat lain di luar negeri mungkin menuju Myanmar bisa menjadi salahsatu alternatif. Dengan mengunjungi Myanmar atau Burma ini anda akan disuguhi oleh banyak sekali pagoda dan kuil pagoda Budha yang berjumlah puluhan ribu.

 

Wilayah yang memiliki banyak situs pagoda ini bernama Bagan atau jaman dahulu bernama Pagan. Wilayah Bagan ini merupakan salahsatu kota tua yang terletak di Myanmar. Bagan ini sendiri menjadi atraksi dan destinasi utama dari para turis yang sedang pergi berkunjung ke Myanmar.

Menurut sejarah yang ditulis, kota Bagan sudah mulai di bangun pada abad ke-13 Masehi dan menjadi asal mula dari suku Burma yang kini sebagian besar mendiami Myanmar. Hingga kini bangunan-bangunan tua tersebut masih kokoh berdiri dan menjadi sajian wisata unggulan dari negara Myanmar.

Anda akan disuguhi berbagai sajian khas kerajaan-kerajaan Hindu masa lalu dengan banyak sekali pagoda yang tersebar dari mulai pinggir jalan. Di beberapa bagian pagoda juga anda bisa menemukan patung Budha berbaring yang sudah cukup dikenal oleh banyak sekali orang. Mungkin secara nama tidak terlalau besar jika dibandingkan dengan Angkor Wat yang secara global sudah terekspos berkat digunakannya bangunan kuil tua tersebut sebagai lokasi shooting film Tomb Rider yang diperankan oleh aktris terkenal dunia Angelina Jolie, namun justru keunikan dari Bagan tidak akan kalah dari Angkor Wat yang berada di Kamboja tersebut.

Menyusuri Jejak Masa Lalu Bagan

Dengan berkunjung ke tempat indah nan eksotis ini anda akan menemukan berbagai macam pagoda dan bangunan-bangunan peninggalan dari kerjaan Burma. Pagoda tersebut terletak menyebar di areal yang cukup luas, di mana kita bisa menyaksikan keindahan alam dan keeksotisan bangunan pagoda tersebut dengan menaiki balon terbang yang tersedia di sana. Dengan menaiki balon terbang yang banyak sekali disediakan di sana anda akan melihat pemandangan indah nan menarik tersaji di hadapan pandangan kalian semua. Dari beberapa pagoda Budha tersebut anda akan menemukan banyak juga patung Budha di mana beberapa di antaranya merupakan patung Budha tidur dengan posisi menyamping seperti umumnya patung Budha berbaring.

Pagoda di sini memiliki keunikan dan namanya masing-masing, adapun beberapa nama dari pagoa tersebut antara lain Shwezigon Paya, Thagya Pone, Htilominlo Pahto, Upali Thien dan masih banyak nama-nama pagoda lain sesuai dengan peruntukan juga sejarah yang menyertainya.
Bagi anda penggila fotografi mungkin hal yang paling tepat adalah dengan membawa peralatan anda, jika memungkinkan bawalah peralatan foto terbaik anda sebab, kondisi sekitar Kota Tua Bagan tersebut teramat sangat cantik dan menggoda untuk diabadikan dalam lensa kamera. Apalagi sajian matahari terbit yang bisa anda dapatkan di sana, sangat menakjubkan.

Berbicara mengenai sunrise, maka inilah sajian utama yang paling ditunggu-tunggu oleh kebanyakan turis yang melancong ke Bagan. Selain matahari terbit tentunya matahari terbenamnya juga menjadi hal yang tidak oleh anda lewatkan selagi anda bisa dan masih berada di Bagan.

Dengan tumbuh pesatnya sektor pariwisata di Bagan ini maka para warga lokal mengembangkan diri dengan berbagai kerajianan serta barang-barang khas souvenir yang biasa dijajakan kepada para turis pelancong sebagai buah tangan ketika ia kembali ke tempatnya. Jangan khawatir juga bagi anda yang ingin menikmati makanan tradisional dan khas dari Myanmar, tersedia cukup banyak restoran yang berjejer di samping jalan.

Rute Menuju Bagan

Untuk rute yang biasanya ditempuh oleh para turis biasanya adalah Yangon - Mandalay -Bagan.

Akomodasi Selama Berada Di Bagan

Dengan reputasi tempat wisata yang sudah sangat dikenal di Myanmar dan menjadi salahsatu destinasi utama dari wisata di sana, maka keberadaan hotel menjadi hal sudah bisa anda akses dengan baik. Tersedia banyak hotel yang terletak tidak terlalu jauh dari lokasi wisata yang kita tuju. Beberapa nama hotel yang bisa anda reservasi antara lain Bagan Thande Hotel, bagan resort, Zfreeti hotel dan masih banyak lagi hotel lainnya yang bisa anda reservasi.

Tips Selama Menyusuri Bagan

Ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan ketika mengunjungi Bagan. Beberapa tips di bawah ini bisa digunakan sebagai panduan atau mungkin sekedar saran pengingat agar perjalanan anda selama liburan di Myanmar khususnya Kota Tua Bagan menjadi lebih optimal.

  1. Cobalah untuk mengunjungi Burma ini pada musim yang tidak terlalu ramai. Waktu yang paling ramai sendiri atau dikenal dengan peak season biasanya adalah bulan Januari. Di Bulan Januari ini sebelum kalian pergi menuju Myanmar sebaiknya melakukan reservasi dan semua hal yang terkait transportasi jauh-jauh hari, sebab jika tidak hampir bisa dipastikan anda tidak akan mendapatkan tempat menginap.
  2. Sajian sunrise adalah salahsatu yang paling dicari anda ketika berkunjung ke Bagan, maka cobalah mempersiapkan segala bentuk pakaian dingin yang sesuai dan memungkinkan untuk dibawa, agar anda tidak kedinginan ketika melakukan perjalanan di pagi buta untuk mendapatkan sunrise terbaik.
  3. Ada beberapa larangan ketika anda akan memasuki pago seperti tidak boleh menggunakan alas kaki dan tidak boleh bercelana pendek ketika masuk ke dalam pagoda, oleh karena itu perhatikan cara berpakaian anda dan disarankan untuk memakai sandal gunung untuk kepraktisan anda.
  4. Perhatikan setiap harga yang ditawarkan baik itu dari transportasi atau pedagang, sebab harga di sana kebanyakan sudah di mark up oleh karena itu lebih baik melakukan pengecekan harga hasil testimoni turis yang sudah berkunjung, dan cobalah untuk menawar bahkan hingga seperempat dari harga asli yang diberikan.
  5. Jangan lupa untuk menyediakan uang kecil dan meminta tiket masuk, sebab tak jarang ada pemeriksaan tiket masuk yang dilakukan petugas dan akan merugikan jika kita tidak bisa menunjukan tiket dan dikenakan sangsi oleh petugas.

Tertarik untuk menikmati pesona yang ditawarkan oleh Bagan? Jangan lupa mengajak teman dan keluarga anda dengan cara klik share, dan jangan lupa untuk memberikan komentar anda.

x
Rekomendasi Artikel
x
Selamat Datang di KETAHUI.COM

Sebelum Melanjutkan, Klik LIKE, dan dapatkan update info menarik dan unik dari kami via Facebook