Mengunjungi Kampung Adat Ratenggaro di Sumba 5/5 (1)

Indonesia dikenal sebagai negara yang memiliki banyak sekali kebudayaan dan sejarah yang membentuk kepribadian bangsa hingga kini.

Itulah yang membuat Indonesia disebut sebagai negara yang memiliki kebudayaan beragam. Hingga kini sebenarnya masih banyak peninggalan-peninggalan kebudayaan serta sejarah yang masih berjalan dan diletarikan oleh generasi-generasi penerusnya.

Dari rentetan lokasi-lokasi serta destinasi wisata yang tersebar di berbagai tempat di indonesia, salahsatu yang sangat indah dan menarik untuk anda kunjungi adalah sebuah desa adat yang berada di sumba. Sumba memang dikenal sebagai salahsatu wilayah di Indonesia yang sebagian besar masyarakatnya masih memegang teguh tradisi nenek moyangnya.

10-kampung-adat-ratenggaro

Kampung Ratenggaro adalah salahsatu nama dari sekian banyak nama yang masing memegang teguh budayanya, mereka masih memperthankan keaslian rumahnya yang berbentuk menara yang dibangun dengan menggunakan bahan alam seperti katu dan berbagai bahan lainnya. Di Ratenggaro juga anda akan dipertemukan dengan peninggalan leluhur mereka yang berupa sebuah kubur batu dengan posisi menghadap ke laut. Keaslian budaya mereka tersebut bersatu dengan keindahan alam yang dimilikinya.

Menyusuri Eksotisme Kampung Ratenggaro di Sumba

Bagi anda yang tertarik berkunjung sebagai gambaran keindahan dan keeksotisan Ratenggaro, di sana anda akan menemukan landscape alam sempurna hasil karya sang pencipta. Dengan posisi tepat berada di pinggir laut anda akan menemukan akses menuju pantai berpasir putih yang sangat indah, belum lagi padang rumput indah dengan konstelasi kubur batu tua peninggalan leluhur khas dari Ratenggaro.

Kisah mengenai pembentukan batu dan cara membuatnya tersebut hingga kini berada di posisinya tersebut juga sangat menarik, dikisahkan jika para leluhur mereka dengan sengaja menarik batu tersebut melewati muara yang ada di sekitarnya, para leluhur yang ragu akan keberhasilan usaha mereka tersebut kemudian ternyata menemukan keajaiban yang membuat mereka dengan mudah menarik batu-batu tersebut dan kemudian dibentuk menjadi bentuk sekarang yang bisa anda temukan di sekitar pantai.

Alamnya yang indah memang tidak bisa disangsikan, deburan ombak pantai yang menenangkan akan terdengar dari perkampungan adat tersebut. bagi anda penggiat fotografi, pemandangan indah sekitar, apalagi ketika masa menjelang matahari terbenam merupakan saat yang paling pas bagi anda untuk mengabadikan momen tersebut dalam lensa anda.

Kampung adat Ratenggaro sendiri ternyata sebelumnya sempat mengalami kepunahan, bangunannya hancur dan tidak tersisa, namun berkat kerjasama banyak pihak akhirnya perkampungan adat yang sangat menakjubkan tersebut bisa kembali lagi berdiri dengan megah dan inadhnya, melengkapi indahnya alam sekitar Ratenggaro.

Jalur Akses Menuju Kampung Ratenggaro

Untuk mencapai Kampung Ratengaro dari Pusat kota Tambolaka anda akan menempuh waktu berkisar 1 jam 30 menit dengan menggunakan jasa travel atau angkutan umum berupa bus. Busa beroperasi setiap hari. Jik anda menggunakan bus, pilih bus dengan jalur trayek dari Tambolaka menuju Kodi, kemudian berhenti di Bondo Kodi dan dilanjutkan dengan jasa ojek menuju ke lokasi.

Akomodasi Wisata Kampung Ratenggaro

Bagi anda yang ingin mencoba berkunjung ke Kampung Ratenggaro, maka anda sebaiknya melakukan reservasi penginapan di Tambolaka saja, sebab belum tersedia fasilitas penginapan atau hotel yang bisa anda gunakan. Ketika berkunjung ke situs ini juga sebaiknya anda membawa makanan sendiri sebagai perbekalan, karena sulitnya makan saat berada di lokasi, meskipun demikian cobalah untuk menghormati dan menjadi traveler yang bertangging jawab dengan tidak membuang sampah di sembarang tempat.

Mari berkunjung ke Kampung Ratengaro ini, jangan lupa ajak teman anda dengan terlebih dahulu berbagi artikel ini dengan cara menekan tombol share.

Leave a Reply