Mengagumkan Tanaman Ini Diketahui Dapat Menemukan Bom!

Teknologimemang berkembang sangat pesat, dengan perkembangannya banyak sekali pemanfaatan menarik yang bisa dilakukan.

Setiap orang kini dituntut untuk mampu menyesuaikan diri dengan globalisasi zaman, namun dengan perkembangan tersebut masing-masing orang dituntut untuk mampu menggunakn danmemanfaatkannya secara bijaksana. Sebab pada perkembangannya sendiri teknologi itu seperti pedang atau pisau bermata dua, setipa sisinya mampu melukai atau membahayakan posisi orang yang memegangnya. Begitu pula teknologi yang bisa menjadi berbahaya manakala kita selaku pengguna tidak mengerti bagaimana cara penggunaannya secara baik.

Dampak positif teknologi sendiri bisa anda lihat di sekitar, dari mulai komunikasi, transportasi dan berbagai hal hingga yang terkecil sekalipun. Jika berbicara mengenai teknologi, maka ada sebuah penemuan baru yang bisa dikatakan sangat unik dan menarik, sebab pemanfaatannya tersebut mampu membantu manusia namun dengan cara yang unik. Penemuan tersebut berupa tanaman pendeteksi zat berbahaya.

05-tanaman-pendeteksi-bahan-berbahaya

Tanaman pendeteksi zat berbahaya ini ditemukan oleh sorang profesor asal Denver bernama June Medford yang mencoba membuat rekayasa terhadap tanaman, sehingga bisa digunakan untuk kepentingan yang tak hanya positif tapi juga penting dan sangat membantu manusia. Tanaman yang mampu mendeteksi zat berbahaya tersebut memiliki kemampuan bak binatang bunglon, yakni ketika menemukan atau berdekatan dengan sebuah zat berbahaya, seperti obat-obatan terlarang, hingga bahan peledak atau bom ia akan berubah warna dari warna aslinya menjadi warna putih.

Penemuan ini tentunya cukup penting dan sangat berguna, khususnya bagi para aparat penegak hukum yang sedang bertugas, tentunya jika menggunakn tanaman ini, mereka akan terbantu dengn lebih cepat megetahui keberadaan zat-zat berbahaya yang terkandung di dalam sesuatu di sekitar tanaman tersebut. medford membuatnya dengan cara memodifikasi bagian reseptor dari tanaman tersebut, yang kemudian diberikan sejenis bakteri tertentu, sehingga ketika tanaman tersebut diletakan dekat dengan bahan-bahan atau zat polutan berbahaya akan menunjukan reaksinya dengan berubah warna.

Proyek penelitian tanaman unik ini ternyata sampai menarik perhatian banyak oihak, banyak di antara perusahaan perusahaan yang memberikan bantuan dana untuk kelanjutan proyek rekayasa tanaman ini, apalagi pihak keamanan yang mungkin akan sangat terbantu sekali dalam menemukan zat-zat berbahaya yang mungkin diselundupkan atau digunakan untuk aksi-aksi berbahaya, sebut saja, narkoba hingga bom yang diletakan penjahat untuk meledakan sebuah tempat.

Banyak juga pihak yang mendukung program rekayasa tanaman ini untuk segera selesai dan sesegera mungkin bisa diaplikasikan dan ditanam di berbagai lokasi, dengan begitu kemungkinan kejahatan terkain dengan zat berbahaya diharapkan menurun.

Hingga kini diketahui bahwa proyek tersebut belum mencapai kata siap dan sempurna untuk digunakan di lapangan. Tanaman ini masih memberikan reaksi dan respon yang terhitung tidak terlalu cepat saat menemukan za berbahaya, dalam prosesnya tanaman unik ini masih memerlukan waktu dalam hitungan jam. Meskipun demikian Medford dan tim peneliti lainnya menaruh keyakinan jika dengan dukungan yang dilakukan tanaman ini bisa memberikan respon terhadap berbagai zat berbahaya dalam hitungan menit sana.

Bagaimana? Sangat unik dan mengagumkan bukan penggunaan dan pemanfaatan teknologi tersebut? Jangan lupa berbagi penemuan unik ini kepada teman dan keluarga anda dengan cara menekan tombol share pada bagian bawah artikel. Anda juga bisa memberikan komentar terhadap penemuan menarik tanaman unik pendeteksi zat berbahaya ini dengan cara memasukan pendapat anda ke dalam kolom komentar di bagian bawah. Terima kasih.

Leave a Reply