Mari Simak 6 Perusahaan Indonesia yang Berhasil Masuk Dalam, Daftar 2000 Perusahaan Paling Besar Di Dunia Versi Forbes 2016

Tidak hanya bisa berkiprah di dalam negeri, perusahaan Indonesia juga berkembang dan dipandang di mata dunia.

Perkembangan dunia yang semakin cepat dan persainganyang semakin ketat ternyata tidak membuat perusahaan Indonesia lesu bersaing. Sebagian dari mereka masih mampu bertahan dan bersaing dengan berbagai perusahaan lainnya di negara-negara lain. Tidak hanya di kawasan regional Asia Tenggara atau Asia saja, namun juga bersaing di kancah dunia.

Belum lama ini majalah Forbes, sebagai salahstu majalah finansial terkenal di dunia memperkenalkan beberapa perusahaan yang masuk dalam daftar global 2000. Daftar tersebut berisi urutan perusahaan-perusahaan terbaik dari seluruh belahan dunia. Daftar yang dilakukan oleh Forbes ini didasarkan kepada nilai pendapatan yang diperoleh, laba, aset dan nilai pasar dari perusahaan tersebut.

indonesiaku 1

Menarik untuk melihat daftar The Global 2000 ini, sebab anda akan menemukan tiga peringkat pertama atau teratas diduduki oleh tiga bank China mengalahkan perusahaan-perusahaan Amerika yang biasanya berada di posisi puncak, atau juga negara-negara lainnya. Dari daftar The Global 2000 yang dikeluarkan oleh Forbes tersbut kita juga bisa melihat ada enam perusahaan Indonesia yang masuk ke dalam daftar yang dikeluarkan oleh Forbes tersebut.

Adapun beberapa perusahaan yang masuk ke dalam daftar yang dikeluarkan oleh Forbes tersebut antara lain adalah, Bank Rakyat Indonesia (429), Bank Mandiri (462), Bank Central Asia (620), Telekom Indonesia (659), Bank Negara Indonesia (1063), dan terakhir adalah PT Gudang Garam (1387). Enam perusahaan tersebut dianggap Forbes sebagai perusahaan yang memiliki laba, aset dan nilai pasar yang paling besar di Indonesia.

Dari daftar tersebut kita bisa melihat jika ada empat bank nasional yang berhasil masuk ke dalam jajaran perusahaan yang memiliki laba, aset dan nilai pasar yang baik, ditemani oleh satu perusahaan telekomunikasi dan juga satu perusahaan rokok nasional. Untuk bank sendiri tiga di antaranya diisi oleh BUMN, pun begitu dengan perusahaan telekomunikasi.

Dari daftar yang diberikan tersebut mungkin menarik untuk melihat kiprah Telekom sebagai satu-satunya perusahaan telekomunikasi yang berhasil masuk ke dalam daftar. Telekom yang tahun lalu masuk ke dalam daftar Forbes, diketahui naik peringkat. Jika tahun lalu Telekom berada di urutan 763, maka di tahun ini Telekom berhasil naik peringkat ke posisi 659. Tentunya hal ini cukup membanggakan, mengingat makin berkembangnya persaingan dunia telekomunikasi secara global.

Vice President Investor Relations dari Telekom, yakni Andi Setiawan sendiri menyatakan kebanggaanya dengan prestasi yang bisa ditorehkan Telekom ini. Sebagai Vice President Investor Relations, ia menyatakan jika keberhasilan Telekom ini merupakan buah dari kerja keras semua stakeholder Telekom. Ia juga berharap, jika Telekom dapat terus mempertahankan kiprahnya dalam dunia telekomunikasi dan bisnis digital, dan bisa teruse mempertahankan kinerja keuangan positif yang telah dirainhya. Intinya adalah semuanya bisa tetap mempertahankan kinerjanya dan meningkatkan nilai perusahaanya mengingat bisnis persaingan di industri telekomunikasi yang semakin berkembang dan persainganyang semakin ketat terasa.

Bagaimana? Cukup membanggakan bukan? Silahkan anda isi kolom komentar yang telah disediakan di bagian bawah ini untuk memberikan pendapat anda mengenai perusahaan-perusahaan Indonesia yang masuk dalam daftar The Global 2000 Forbes. Jangan lupa juga anda berbagi informasi ini dengan teman atau sahabat anda di media sosial. Cukup tekan tombol berbagi yang telah disediakan, dan mulailah berbagi melalui media sosial anda masing-masing.

Leave a Reply