Mari ketahui 5 Masjid Terbesar Di Dunia

Masjid merupakan bangunan penting dalam perjalanan Islam.

Masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah bagi umat islam, di masjid umat islam saling berbagi pengetahuan, tempat bertukar fikiran, berkumpul dan berbagai kegiatan keagamaan lainnya.

Jika dilihat dari fungsinya yang sangat besara maka, di beberapa tempat bangunan ini memiliki area luas yang bisa dipergunakan oleh banyak orang untuk melakukan aktivitas tersebut dengan lebih leluasa dan dengan daya tampung yang sangat besar.

Mari ketahui 5 Masjid Terbesar Di Dunia

Berikut adalah 5 bangunan masjid terbesar di dunia.

5. Masjid Hasan II (Maroko)

Masjid Hasan II beridri di Kota Casablanca, Maroko. Sebagai salahsatu dari 5 masjid terbesar di dunia, Masjid Hasan II ini juga memliki bangunan menara masjid yang disebut-sebut paling tinggi di dunia, yakni 210 meter. Masjid Hasn II ini dibangun oleh Bouygues dengan arsiteknyaMichel Pinseu. Berdiri di sebuah teluk yang benar-benar mengahadap ke Samudra Atlantik Masij ini akan terlihat seperti benar-benar mengapung di atas permukaan air. Jika kalian melihat arsitektur dan berbagai teknologi dalam masjid ini sperti pencahayaan laser dan pengontrol panas ruangan, maka biaya yang dikeluarkan untuk pembangunan masjid ini tidaklah sedikit, di mana jumlahnya hingga mencapai setengah miliar dolar dan sebagian besarnya merupakan sumbangan rakyat Maroko Sendiri. 


4. Masjid Istiqlal (Indonesia)

Terletak di ibukota negara Indonesia, Masjid Istiqlal masuk dalam daftar salahsatu masjid terluas di dunia. Masjid ini dibangun pada masa pemerintahan Presiden Soekarno dengan tujuan sebagai bentuk rasa syukur atas kemerdekaan yang dapat dicapai oleh negara Indonesia setelah sekian lama dijajah oleh asing. Pembangunan dari Masjid Istiqlal ditakir hingga mnecapai 7 triliun rupiah pada masa itu. Hingga kini masjid ini menjadi pusta kegiatan Islma penting di Indonesia. Berbagai kegiatan keagamaan Islam selalu dilakukan di masjid ini dan selalu disiarkan di televisi (TVRI). Masjid ini dibangun oleh seorang arsitek benama Frederich Silaban seorang yang beragama Protestan. Masjid Istiqlal dibangun di bekas taman Wilhelmina dan berhadap-hadapan dengan salahsatu gereja besar di Indonesia yakni Gereja Katedral Jakarta. 

3. Masjid Muhammad Ali Pasha (Mesir)

Masjid yang terletak di Kairo Mesir ini dibangun oleh Muhammad Ali Pasha seorang raja penguasa Mesir pada dinasti Muhammad Ali yang merupakan dinasti terakhir di Mesir sebelum akhirnya berubah menjadi republik. Tujuan dibangunnya majid ini adalah untuk mengenang almarhum putra sulungnya yakni Tushun Pasha yang meninggal pada 1816. Masjid Muhammad Ali Pasha ini memiliki nama lain yakni Masjid Alabaster karena bangunan masjid yang megah berlapiskan marmer alabaster.


2. Masjid Nabawi (Arab Saudi)

Masjid yang terletak di Kota Madinah ini merupakan terbesar ke23. Masjid ini dibangun oleh Nabi Muhammad SAW dalam perjalannnya hijrah dari Makkah ke Madinah, setelah sebelumnya beliau membangun sebuahmasjid bernama Quba. Masjid Nabawi ini didirikan di atas tanah tempat penejemuran buah kurma 1 orang anak yatim bernama Sahl dan Suhail yang dibeli oleh Nabi Muhhamad SAW untuk kemudian dibangun masjid dan untuk beliau tinggal. Ukuran bangunan ini di wal pembangunannya hanya berukuran 50x50 meter dengan tinggi 3,5 meter. Perluasan dilakukan pada masa Khalifah Umar Bin Khatab dan Khalifah Ustman Bin Affan dan kemudian diteruskan pada zaman modern oleh Raja Abdul Aziz dan penerusnya Raja Fahd. Hingga kini bangunan Masjid Nabawi mampu menampung jumlah jamaah hingga 535.000 orang, namun pada musim haji jumlah jamaah yang melakukan ibadah shalat di masjid ini bisa mencapai 1000.000 orang. 

1. Masjidil Haram (Arab Saudi)

Masjid yang terletak di kota suci Makkah ini merupakan tujuan utama bagi kaum muslim untuk melaksanakan ibadahnya. Setiap tahun di masjid ini dilangsungkan ibadah haji. Di tengah-tengah masjid merupakan Ka’bah yang merupakan arah kiblat bagi shalat atau ibadah utama umat muslim di seluruh dunia. Menurut sejarah yang membangun Masjidil Haram sendiri adalah Nabi Ibrahim beserta anaknya Nabi Ismail, di mana dia meneruskan pembangunan Ka’bah setelah sebelumnya dibangun oleh Nabi Adam sembari membangun sebuah masjid di sekitar Ka’bah. Bangunan Masjidil Haram sendiri mulai diperluas setelah masa pemerintahan Khalifah Umar Bin Khatab dan Khalifah Ustman Bin Affan. Hingga saat ini bangunan Masjidil Haram merupakan masjid terbesar yang dimiliki oleh umat Islam.

Ayo berkunjung ke sini. Jangan lupa berikan komentar dan share ke teman-temanmu.