Kopi Luwak, Kopi Paling Mahal Di Dunia yang Berasal Dari Indonesia

Kopi, minuman satu ini memang sangat dikenal dan tentunya memiliki penggemar setia bahkan hingga penggila yang rela menghabiskan banyak uang hanya demi secangkir kopi yang sangat nikmat.

Kopi memang dikenal sebagai minuman yang cukup ikonik, di balik berbagai manfaat maupun efek negatif yang timbul jika pemanfaatannya di luar batas. Menurut wikipedia kata kopi sendiri berasal dari bahasa Arab yaitu qahwah yang berarti kekuatan. Dalam kopi kita mengenal dua jenis kopi secara umum yakni Arabika dan Robusta, meskipun ada beberapa jenis lain yang kini kembali ditemukan namun tidak sepopuler dua jenis sebelumnya. 

Proses pengolahan kopi juga memiliki banyak teknik pengolahan, biasanya para konsumen kopi yang benar-benar pecintanya paham akan hal ini, meskipun jika tidak, kita juga bisa meminta saran dari barista di kdai-kedai kopi yang dikunjungi. Pemilihan biji kopi biasanya juga turut mempengaruhi cita rasa dari kopi tersebut, dan beruntunglah Indonesia sendiri merupakan salahsatu negara produsen kopi yang bisa dibilang terbaik di dunia.

Dari sekian banyak jenis kopi asal Indonesia yang terkenal, kita mengenal adanya kopi luwak, atau diknela juga dengan sebuta civet coffee. Kopi luwak dikenal memiliki cita rasa yang luar biasa nikmatnya, dan menjadi salahsatu kopiyang banyak diminati oleh para pengemar kopi di seantero dunia. kenikmatan dari kopi luwak sendiri bukan tanpa sebab, di mana kopi luwak ini didapatkan dari kotoran binatang luwak yang ternyata menurut penelitian secara alami binatang luwak mampu memilih mana biji kopi yang sudah matang dan bercita rasa baik. prosesnya yang terbilang unik juga mungkin menjadi salahsatu daya tarik dari kopi ini hngga membuatnya menjadi kopi paling mahal di dunia. kini beberapa warga bahkan mencoba untuk memelihara luwak untuk menghasilkan prouk kopio luwak ini secara lebih baik.

Proses kopi ini sendiri berawal dari seekor luwak yang akan memakan biji kopi. Luwak sendiri memiliki kemampuan yang sangat alami untuk memilih biji kopi mana yang dirasa paling baik dan bagus. Biji kopi yang sudah dimakan oleh luwak kemudian akan dikeluarkannya bersama kotorannya, sebab luwak dikenal memiliki pencernaan yang tidak terlalu baik, sehingga ketika mengeluarkan kotoran, biji dari kopi yang telah ia makan masih utuh, bahkan bersama kulit arinya. Biji tersebutlah yang kemudian dicuci dan diolah kembali untuk kemudian beralih ke tangan para barista dan pencinta kopi untuk dinikmati sembari santai atau menemani aktivitas anda. 

Kopi yang ditemukan pada era tanam paksa pemerintaha kolonial Belanda ini memang sudah dikenal sebagai kopi yang nikmat serta memiliki harga yang sangat mahal karena rasa juga kelangkaannya pada saat itu. Jika anda berniat membeli kopi luwak kini, harganya per kilo bisa menembus hinga harga 160 USD per kilonya atau setara dengan 3 juta rupiah lebih. Harga tersebut bisa dibilang fantastis untuk sebungkus kopi. Namun sepertinya harga tidak menjadi maslah bagi para penggemar kopi di seluruh dunia, terbukti dengan tetap diburunya kopi luwak di pasaran internasional.

Dengan dikenalnya kopi luwak ke dunia, hal tersebut menunjukan bahwa Indonesia memang memiliki banyak hal unik dan menarik untuk dijelajahi dan dieksplorasi, bahkan hingga hal terkecil dan bisa dibilang sebagai teknik dan cara aneh untuk mengolah makanan.

Tertarik untuk mencoba? Ajak teman dan keluargamu dengancara share artikelnya, jangan lupa juga berikan komentarmu mengani kelezatan kopi luwak.

Leave a Reply