Keren! Mulyoto Pangestu, Ph.D Penemu Alat Pengering Sperma Termurah Di Dunia Dari indonesia

Tahukah anda jika sebenarnya ada begitu banyak orang Indonesia yang berhasil memberikan sumbangsih besar kepada dunia melalui penemuannya?

Kiprah anak Indonesia masih seringkali kurang diberikan ruang dan apresiasi, minimnya pemberitaan media juga mendaji salahsatu faktor yang menyebabkan banyak bakat bangsa yang kemudian tidak terlalu dikenal luas, padahal hasil karyanya dan sumbangsihnya bagi bidang yang ditekuninya sungguh sangat besar.

Berbicara mengenai kiprah anak Indonesia yang luar biasa, salahsatu nama yang tidak bisa dilewatkan bergitu saja adalah Mulyoto Pangestu, Ph.D. Pria yang lahir di Pekalongan 52 tahun silam ini diketahui menemukan sebuah teknologi pengeringan sperma yang terhitung sangat murah dan juga aman. Tentunya dengan penemuannya ini, beliau bisa membuktikan jika tiak diperlukan biaya super mahal dan teknis yang sedemikian rumitnya untuk penyimpanan sperma berkualitas, yang nantinya akan digunakan kembali untuk pembuahan buatan.

12

Penemuan teknologi pengering sperma dari Dr. Mulyoto ini bermula ketika ia kesulitan mencari alat pembeku sperma yang hendak ia gunakan dalam melakukan penelitiannya mengenai fertilisasi atau pembuahan pada hewan mencit (tikus putih), padahal pada saat melakukan penelitian tersebut ia berada di Australia. Penelitiannya itu dilakukannya ketika masih menempuh pendidikan Master serta Doktoral.

Dengan ketidakadaan alat serta teknologi pendukun, maka mau tidak mau Dr. Mulyoto harus mampu mencari jalan keluar yang terbaik, agar penelitiannya tersbut tetap berjalan. Saat itu pilihan lain yang bisa ia ambil adalah dengan membuat sebuah ruang pendingin atau cold storage, hanya saja untuk membuatnya Dr. Mulyoto membutuhkan dana super besar, baik untuk penyediaan lokasi dan juga pengadaan nitrogen cair yang digunakan sebagai bahan pembeku, belum lagi resiko dari penggunaan nitrogen cair yang berbahaya membuat Dr. Mulyoto berfikir ulang untuk menggunakan teknologi ini.

Setelah beberapa waktu berjalan, akhirnya Dr. Mulyoto menemukan sebuah cara penyimpanan yang terbilang sangat murah, efisien serta tidak mengandung resiko sama sekali, dan ia menamakannya sebagai metode evaporative drying. Metode ini lebih menekankan kepada bagaimana cara penyimpanan serta teknik pengemasan, sehingga sperma yang disimpan bisa tetap bertahan, meskipun telah bertahun-tahun disimpan bisa kembali digunakan. Dengan metodenya tersebut Dr. Mulyoto hanya menggunakan bahan-bahan sehari-hari saja, berupa sedotan plastik, tabung plastik yang disegel panas dan juga kantong aluminium foil. Dengan menggunakan semua bahan tersebut diketahui teknologi yang dibuatnya ini hanya menghabiskan sekitar 3000 rupiah saja. tentunya dengan jumlah tersebut sangat jauh dari biaya yang dikeluarkan dengan menggunakan mesin.

alat temuannya tersebut akhirnya telah dipatenkan di Australia dan menjadi milik Monash University, meskipun demikian namanya tetap tercatat sebagai penemu teknologi yang sangat inovatif dan membantu tersebut. akhirnya berkat penemuannya itu pula Dr. Mulyoto juga mendapatkan penghargaan pada kompetisi Young Inventors Awards Far Eastern Economic Review & Hewlett Packard Asia Pacific di tahun tahun 2000. Dalam ajang tersebut ia mendapatkan penghargaan tertinggi atau gold awards yang tentunya sangat teramat membanggakan. Kini Dr. Mulyoto yang mengajar pada cukup banyak universitas baik di Australia dan Indonesia tersebut lebih banyak menetap di Australia, mekipun demikian ia tetap melakukan penelitian dengan bekerjasama dengan pihak-pihak Indonesia. dirinya menganggap jika dengan menetapnya ia di Australia bukan berarti ia melupakan tanah kelahirannya dan menyurutkan rasa nasionalismenya, justru ia ingin menunjukan kebaikan dan kehebatan Indoneisa dengan menjdai diaspora yang berprestasi dan menjujung tinggi citra baik yang dimiliki oleh indonesia.

Masih pesimis dengan kemampuan anak Indonesia? Segera hilangkan stigma buruk dan salah anda tersebut dan berikan komentar anda mengenai kiprah dari Mulyoto Pangestu, Ph.D ini dalam kiprahnya di dunia ilmu pengetahuan. Lanjutkan dengan berbagai informasi dan berita membanggkan ini kepada teman dan sahabat anda. cukup tekan tombol share media sosial yang berada pada bagian bawah artikel dan sebarkan artiklenya.

x
Rekomendasi Artikel
x
Selamat Datang di KETAHUI.COM

Sebelum Melanjutkan, Klik LIKE, dan dapatkan update info menarik dan unik dari kami via Facebook