Karena Hal INI Kakak dan Adik Kembali Rukun Kembali, Mengharukan

2/5 (1)

Kita hidup di dunia ini didampingi oleh orang-orang yang menyayangi kita, dimana orang-orang yang dimaksud yaitu keluarga kita sendiri yang meliputi ayah, ibu, kaka dan adik.

Dengan adanya mereka hidup ini terasa lebih indah dan berarti. Dimana mereka merupakan tempat kita pulang dan mengadu ketika bersedihan. Mereka adalah orang pertama yang akan merasa khawatir ketika kita terkena musibah dan bahagia ketika kita bahagia.

Namun meskipun mereka merupakan orang terdekat, tetapi perselisihan dalam keluarga selalu tidak bisa dielakan. Dimana bisanya perselisihan tersebut terjadi di antara kakak dan adik. Hal ini tentunya bukanlah hal yang aneh lagi, karena semua kakak dan adik hampir melakukan hal seperti itu. Biasanya perselisihan yang terjadi diantara saudara yaitu karena salah satu di antaranya ada yang merasa iri kepada saudaranya yang lain. Mereka menganggap bahwa saudaranya lebih mendapatan perhatian dibandingkan dengan dirinya. Tidak hanya itu, biasanya perselisihan yang terjadi pun diakibatkan karena suadara yang lebih tua selalu melarang atau mengatur saudaranya yang lebih muda.

Sister

Bagi anda yang memiliki kakak tentunya pernah mengalami hal itu bukan? Terkadang karena merasa dendam atau benci atas apa yang dilakukan oleh suadara tertua kita, maka kita pun memiliki perasaan untuk menyingkirkannya atau bahkan mengadukannya kepada orangtua.

Biasanya dendam atau rasa benci tersebut selalu tertanam sampai kapan pun atau bahkan sampai dewasa kelak. Saudara yang seharunya hidup rukun justru hidup saling berselisih. Apakah hal ini pantas? Tentunya tidak!

Nah, di bawah ini kami sajikan sebuah video yang mungkin akan menginspirasi kita semua. Dimana video ini menggambarkan kisah dua orang saudara yang hidupnya tidak rukun, namun karena suatu hal akhirnya kerukunan pun tercipta di antara mereka.

Video di bawah ini di awali ketika seorang kakak sedang menggretak adiknya, dimana kakak tersebut memukuli adiknya. Karena ibu mereka mengetahui hal itu, maka sang kakak pun dihukum oleh sang ibu. Melihat kakaknya diperlakukan seperti itu terlihat kepuasan di wajah sang adik.
Hidup dua kakak beradik ini nyatanya tidak rukun sampai mereka dewasa. Dimana sang adik selalu melakukan kenakalan-kenakalan, bahkan ia tidak pernah mendengarkan nasihat atau apa yang dikatakan kakaknya tersebut.

Hingga suatu saat, sang kakak didiagnosa oleh dokter terkena kanker. Adiknya pun tidak mengetahui apa yang telah terjadi kepada kakaknya tersebut. Tubuh kakaknya yang dulu kuat sekarang sudah melemah, rambutnya pun satu persatu mulai berjatuhan. Bahkan sang kakak tidak pernah mengatur atau menegur adiknya lagi ketika sang adik melakukan kenakalan-kenakalan.

Hingga pada akhirnya, penyakit sang kakak diketahui oleh adiknya tersebut. Sang adik yang semula benci kepada sang kakak, pada saat itu terkejut dan menangis. Ia menyesal atas apa yang dilakukannya selama ini. Jika dulu kakaknyalah yang selalu merawat dirinya, maka untuk sekarang ini dirinyalah yang merawat sang kakak dan memenuhi segala kebutuhannya.

Nah sahabat, apapun dan bagaimanapun saudara kita ia tetaplah saudara kita. Yakinlah atas apa yang dilakukannya selama ini kepada kita itu bukan berarti ia membenci kita, tetapi sebagai rasa kasih sayang karena ia tidak ingin adik yang dicintainya terluka atau berada dalam bahaya. Dengan begitu, selalu hidup rukun dengan saudara kita adalah hal yang harus kita tanamkan, karena ia merupakan pengganti orangtua kita ketika mereka sudah tiada. Di bawah ini merupakan video yang bisa anda sakiskan.

Yuk sebarkan kisah ini dengan mengklik tombol share

Leave a Reply