Inilah Fakta Unik yang Dimiliki Oleh Burung Maleo Satwa Asli Indonesia

Selain dengan Cendrawasih, Kasuari apakah anda pernah mendengar nama Maleo sebagai salahsatu burung endemik dari Indonesia?

Burung Maleo merupakan binatang endemik dari Pulau Sulawesi dan hingga kini berjumlah tidak terlalu banyak hanya sekitar 5000-7000 saja yang masih hidup di alam terbuka. Jumlah tersebut diketahui menurun daripopulasi awalnya sejak tahun 1950-an lalu.

Selain karena meurpkan hewan endemik Sulawesi, burung maleo juga diketahui sebagai binatang yang memiliki beragam keunikan yang tidak dimiliki oleh banyak hewan lainnya. Dari sekian banyak keunikan yang dimilikinya, salahsatu yang bisa dijadikan sebagai salahatu keunikan adalah fakta jika burung maleo ini merupakan binatang yang sangat setia pada pasangannya. Ia hanya hidup monogami dan tidak akan pernah berpoligami. Kesetiaan burung maleo bahkan terlihat dari aktivitasnya sehari-hari yang tidak pernah berkelompok. Alih-alih berkelompok untu melindungi dirinya, burung maleo lebih memilih untuk berjalan berdampingan bersama sang pasangan dan menjaga satu sama lainnya.

05

Jika melihat tingkah burung maleo ini, mungkin akan terkesan sangat romantis bukan? Meskipun memang karena hal tersebut jugalah populasi burung maleo tidak bisa sebanyak burng lainnya, ditambah dengan aktivitas perburuan manusia terhadap burung serta telurnya yang besar-besaran dan melebihi batas, tentunya membuat keberadaan burung setia yang satu ini semakin langka dan bisa saja punah jika tidak segera diambil langkah perlindungan.

Selain karena perburuan manusia, musuh alami di alam seperti babi huan juga tidak bisa dpandang remeh, sehing aperjuangan maleo justru semakin berat. Wilayah hidupnya, yang berada di dekat pantai dengan kondisi panas geothermal yang pas juga menjadi alasan lainnya yang turut mempengaruhi penurunan populasi burung unik ini.

Keunikan lain dari burng yang satu ini adalah proses reproduksi atau perpanjangan keturunannya. Burung maleo yang bertelur itu tidak kemudian mengerami telurnya, ia lebih memilih mengubur telurnya di dalam pasir yang memiliki panas geothermal alami hingga menetas. Cara unik ini dilakukannya karena telur burung maleo itu sangatlah besar jika dilihat dari bentuk tubuhnya yang terhitung kecil. Ukuran telur burung maleo mampu memiliki ukuran 5 kali lebih besar dari ukuran telur ayam, bahkan karena saking besarnya telur burung maleo, ia sampai harus mengalami pingsan karena proses bertelur tersebut.

Setelah proses bertelur selesai, maleo kecil harus menunggu kurang lebih 80 hari untuk bisa keluar dari cangkangnnya dan sekuat tenaga mengelauarkan diri dari timbunan pasir sedalam setengah meter. Setelah perjuangan berat ini baru maleo dapat hidup dan bertemeu orang tuanya. Tak jarang ada anak maleo yang harus mai ketika mencoba keluar dari tanah timbunan mereka. Sebab memang cukup berat, bahakn usahanya keluar dari tanah timbunan tersebut berkisar selama 48 jam.

Dengan beragam keunikan yang dimiliki oleh burung yang bagian kepalanya menonjol ini, maka pemerintah kini mempersiapkan penanganan khusus untuk menyelematkan keberadaan burung ini yang semakin menghkhawatirkan. Sebuah pantai di daerah Sulawesi Utara seluas 14 hektar lebih pada akhirnya disediakan sebagai tempat konservasi burung ini.

Sangat unik sekali bukan burung yang asli berasal dari Sulawesi ini? Berikan komentar seputar keunikan burung maleo ini melalui kolom komentar yang sudah dipersiapkan di bagian bawah artikel. Bagikan juga informasi fakta unik seputar burung Maleo ini kepada teman dan sahabat anda dengan cara menekan tombol share media sosial di bagian bawah artikel.