I-Rebot: Robot Terapi Stroke Keren Buatan Mahasiswa UGM Indonesia

apa yang ada di benak anda mendengar mengenai penyakit stroke?

Stroke sendiri merupakan sebuah keadaan hilangnya fungsi otak secara cepat atau seketika. Keadaan berhentinya fungsi otak yang begitu cepat ini dikarenakan terhambatnya suplai darah menuju ke otak, entah karena tersumbat, robek atau bocor. Penyakit stroke sendiri termasuk ke dalam jajaran penyakit berbahaya yang kini mengintai banyak orang karena efek penyakitnya yang mampu membuat orang meninggal dalam waktu seketika, atau ketika berhasil selamat pun diperlukan penanganan yang berkelanjutan untuk memperbaiki kondisi pasien stroke ini.

Stroke sendiri bisa dipicu oleh berbagai faktor yang sebagian besar juga berhubungan dengan gaya hidup seseorang, beberapa pemicunya antara lain adalah diabetes, kolesterol, merokok dan beberapa faktor lainnya. Perlu diketahui jika stroke sendiri menjadi salahsatu penyebab kematian terbesar di Amerika serta Eropa. Penganan yang cepat setelah pasien terkena stroke merupakan salahsatu jalan terbaik bagi para pasiennya, sebab akan meminimalisir dampak kerusakan dan cacat serta potensi kematian yang mengintai.

02

Berbicara mengenai stroke, maka ada sebuah karya anak bangsa yang patut diberikan apresiasi. Yulisyah Putri Daulay (Teknik Industri), Rizka Islami Ratnasari (Teknik Industri), Ragil Sulistiyo (Teknik Mesin), Muhammad Nabil Satria Faradis (Teknik Mesin) dan Hamzah Muhammad Hafiq (Kedokteran Umum) yang merupakan tim dari Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil membuat sebuah robot yang diperuntukan sebagai alat bantuan atau terapi bagi para pasien stroke.

Pasien stroke biasanya mengalami sejumlah efek yang membutuhkan bantuan terapi khusus untuk membantu mengembalikan kondisi kesehatan fisik mereka seperti semula atau setidaknya lebih baik dari sebelumnya. Berakar dari hal tersebutlah para masiswa UGM ini mengembangkan teknologi yang mereka sebut sebagai I-Rebot yang merupakan singkatan dari Indonesia Rehabilitation Robot for Foot. Faktor mahalnya alat dan ketidaksesuaian ukuran mesin fisioterapi Continuous Passive Motion (CPM) dengan postur rata-rata orang indonesia yang banyak digunakan saat ini oleh dunia kedokteran juga menjadi pemicu mereka untuk akhirnya membuat I-Rebot ini.

Dengan dibuatnya I-Rebot ini, tim mahasiswa UGM ini berharap jika pengobatan yang dilakukan akan lebih optimal dibandingkan sebelumnya, sebab ukuran mesin sudah cukup sesuai dengan postur kebanyakan orang Indonesia, selain itu kehadiran mesin ini dalam membantu para pasien stroke diharapkan mampu mengurangi ketergantungan pasien stroke yang berada di Indonesia terhadap alat terapi impor seperti CPM yang memiliki harga terbilang mahal dan ukuran yang kadang kurang sesuai dengan postur Indonesia sehingga mengurangi optimalisasi penyembuhan atau terapi.

Untuk saat ini I-Rebot diketahi dilenkapi juga dengan teknologi yang cukup baik, seperti aplikasi medical reminder. Dengan menggunakna aplikasi medical reminder ini bisa mmebantu proses pengobatan dengan catatan rekam medis hingga jadwal lanjutan terapi yang bisa diterima secara langsung oleh pasien, hal tersebut disebabkan karena aplikasi reminder ini keberadaanya diintegrasikan dengan smartphone. Dokter juga bisa mengawasi perkembangan pasien-pasiennya dari jauh. Meskipun demikian saat ini, I-Rebot sesuai dengan namanya masih berfokus pada pengobatan fisioterapis bagian engkel kaki, namun mereka juga tidak menutup kemungkinan jika di masa yang akan datang membuat robot lainnya yang mebantu penyembuhan bagian tubuh lainnya dari pasien penderita serangan stroke.

Menarik sekali bukan karya teknologi robot yang berhasil diciptakan dan dibuat oleh mahasiswa Jogja ini? Tentunya dengan penemuannya ini akan ada banyak orang yang terkena serangan stroke bisa terbantu sekali dengan keberadaan alat atau robot buatannya tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai robot terapi stroke yang berhasil dibuat oleh mahasiswa asal UGM ini? Silahkan anda berikan tanggapan anda dengan mengisi kolom komentar yang terletak di bagian bawah artikel ini, kemudian anda bisa melanjutkan dengan menekan tombol share dan berbagi artikel menarik ini kepada teman dan sahabat anda media sosial.

Leave a Reply