Flying Boat Gever-OS: Perahu Terbang Karya Anak Negeri

Sebagai negara kepulaan yang terpisah-pisah, salahsatu permasalahan yang dialami oleh kita adalah moda trasportasi.

Dengan kondisi geografis yang kebanyak terpisah oleh air dan laut, maka tentunya kita perlu memiliki banyak alternatif pilihan transportasi yang menunjang, baik dari segi kenyamanan ataupun juga dari segi tarif yang terjangkau oleh banyak lapisan masyarakat. Dengan adanya tranportasi yang baik, maka berbagai sendi kemasyarakatan yang lainnya akan turut berjalan dengan lancar, dari mulai kesehatan, pendidikan dan juga terkait dengan kesejahteraan masyarakat pada umumnya.

Dari sekian banyak jenis transportasi yang dipergunakan, khususnya antar pulau adalah kapal laut ataupun juga pesawat udara, namun kini ada sebuah jenis transportasi yang bisa menjadi alternatif. Sebuah moda transportasi bernama Flying Boat menjadi inovasi yang muncul untuk menjawab permasalahan tersebut. Flying boat sendiri merupakan sebuah moda transportasi hasil perpaduan dari perahu serta pesawat terbang. Pada penggunaanya, flying boat mampu mendarat dan tinggal landas dari atas air baik laut ataupun sungai. Dengan demikian tidak ada batasan dan masalh dengan keterbatasan lapangan terbang atau jalur landasan yang terkadang tidak tersedia utnuk banyak wilayah terpencil.

indonesiaku-7.jpg

Erid Rizki adalah anak bangsa yang menjadi perancang dari flying boat tersebut. Flying boat yang diberi nama Flying Boat Gever-OS tersebut diketahui mampu melaju dengan kecepatan cukup tinggi, yakni hingga 400 km/jam dengan ketinggian mencapai 150 mdpl. Dengan muatan penuh mencapai 4 orang (950 kilogram), Flying Boat Gever-OS ini mampu menempuh perjalanan sekitar 3-4 jam dari Tanjung Priok ke Surabaya. Flying Boat Gever-OS

Flying Boat Gever-OS dibekali dengan teknologi ground effect vehicles OS, dengan teknologi tersebut flying boat rancangan Erid ini mampu terbang selama 4 jam nonstop di udara. Komponen flying boat ini pun sebagian sudha mengandalkan buatan dalam negri, yakni dengan proporsi 35% dari dalam negeri dan 65% dari luar negeri. Flying boat ini bisa terbang dan berfungsi dengan bahan bakar berupa bio ethanol, premium maupun pertamax.

Teknologi flying boat ini sebenarnnya memang bukan menjdi yang pertama di dunia, sebab cukup banyak negara yang sudah mengadopsi sistem transportasi semacam ini. Dari sekian banyak negara yang menggunakan sistem transportasi flying boat, salahsatu nya adalah Korea. Meskipun demikian jika dibandingkan, nama Flying Boat Gever-OS buatan dalam negeri ini jauh lebih terjangkau dari harganya, yakni hanya berkisar di 1,5 milliar, padahal di Korea kendaraan sejenis dibanderol dengan harga yang cukup tinggi, yakni mencapai 15 milliar.

Sebelum resmi dipergunakan Flying Boat Gever-OS ini terlebih dahulu melalui serangkaian proses sertifikasi, sehingga sudah teruji kelaikannya ketika dipergunakan. Perahu terbang yang dilucuncurkan oleh IMI (Indonesia Maritime Institute) ini memang bis amenjadi titik terang bagi sistem transportasi dalam negeri, sehingga untuk mencapai wilayah-wilayah terpencil akan lebih dimudahkan lagi.

Berikut ini adalah video test dari flying boat yang merupakan produksi anak negeri. Mari simak videonya di bawah ini!

Bagaimana? Keren sekali bukan? Dengan adanya flying boat ini diharapkan moda transportasi dalam negeri akan lebih berjalan dengan baik dan tentunya terjangkau. Mari bagikan informasi menarik mengenai flyng boat ini melalui media sosial yang anda miliki masing-masing. Cukup tekan tombol share yang terletak pada bagian bawah artikel. Jangan lupa untuk mengisi kolom komentar untuk memberikan pendapat anda mengenai karya anak negeri yang cukup membanggkan ini.

x
Rekomendasi Artikel
x
Selamat Datang di KETAHUI.COM

Sebelum Melanjutkan, Klik LIKE, dan dapatkan update info menarik dan unik dari kami via Facebook