Fakta Dari Hidung yang Tidak Kita Sadari

Sejak pertama kali dilahirkan manusia dipersenjatai oleh yang maha Kuasa dengan panca indera.

Dimana seperti yang kita ketahui manusia memiliki lima panca indera yang sangat penting dan kelima panca indera tersebut berfungsi sebagai alat sensor.

Kita sebagai manusia sering kali berpikir bahwa di antara lima panca indera yang kita miliki, indra penglihatan selalu dianggap sebagai indera yang paling penting dan dominan dibandingkan dengan indera yang lainnya. Setelah indera penglihatan, urutan yang selanjutnya yaitu indera pendengaran, sentuhan, rasa dan penciuman. Nah, dalam hal ini indera penciuman selalu dianggap sebagai indera yang paling lemah bahkan jarang diandalkan untuk mengenali sesuatu.

Meskipun kita sebagai manusia tahu bahwa kita bisa mengenali beberapa jenis bau tertentu, namun tidak banyak yang menyadari di antara kita bahwa sebenarnya indera penciuman manusia lebih sensitif dari indera yang lainnya bahkan bisa melakukan lebih dari itu semua tanpa pernah kita pikirkan sebelumnya. Sementara itu peneliti menemukan bahwa manusia bisa membedakan beberapa juta warna, setengah juta suara dan mereka belum menemukan bahwa penciuman memiliki kemampuan lebih dari itu semua, bahkan lebih baik dari semuanya.

Sebuah penelitian baru yang diterbitkan dalam jurnal Science, mengungkapkan bahwa hidung manusia sangatlah sensitif sekali. Peneliti dari Rockfeller University dan Howard Hughes medical Institute menemukan dimana hidung manusia sebenarnya bisa membedakan bau yang mereka cium hingga satu triliun bau, bahkan lebih.

Hasil penelitian ini memang secara tidak langsung telah mematahkan hasil penelitian yang dilakukan pada tahun 1927. Dimana hasil penelitian tersebut menunjukan bahwa sesungguhnya indera penciuman yang dimiliki manusia sebenarnya hanya bisa membedakan bau hingga 10.000 jenis. Dan penelitian baru tersebut telah menunjukan kepada kita semua bahwa indera penciuman adalah indera yang paling sensitif dibandingkan dengan keempat indera lainnya.
“Pesan yang ingin kami sampaikan melalui hasil ini yaitu agar manusia bisa memahami betapa sensitifnya organ peciuman mereka. Manusia hanya tidak menyadarinya saja dan tidak menggunakannya terlalu sering dalam kehidupan sehari hari,” Tutur peneliti Andreas Keller.

Dr Andreas Keller dari Rockefeller University dan timnya melakukan penelitian, dimana mereka semua membuat beraneka ragam bau-bauan. Mereka semua menciptakan 128 bahan kimia dengan beraneka macam bau-bauan untuk tiga kelompok responden. Bebauan yang dibuat merupakan hasil dari campuran ke 128 bahan kimia tersebut yang terdiri dari 10, 20 dan 30 komponen. Setelah itu masing-masing kelompok lain diminta untuk mencium bahan kimia dengan bebauan yang berbeda.

Kemudian, responden ditanya oleh para ilmuwan menganai bau-bauan yang mereka cium. Dan jawaban yang mereka terima mampu mencengangkan semuanya. Dimana dari 26 responden yang ikut serta dalam penelitian tersebut memiliki kemampuan membedakan sekitar 264 pasang bebauan dengan tingkatan aroma yang berbeda. Dan hal ini memang membuktikan bahwa indera penciuman manusia memang tajam serta sanggup membedakan beragam bebauan yang ada disekitarnya.

Peneliti pun menjelaskan bahwa dunia dan lingkungan yang berada di sekitar manusia selalu berubah dan salah satunya dalam hal bau. Meskipun tidak pernah menyadarinya, tetapi sebenarnya indera penciuman manusia akan siap untuk mengenali berbagai jenis bau tersebut.

Setelah mengetahui fakta hidung yang sesungguhnya ini, alangkah baiknya jika anda membagikannya kepada teman atau orang-orang terdekat anda agar mereka pun bisa tahu yang sebenarnya. Dan jangan lupa berikan komentar anda di bawah ini.

Leave a Reply