Bocah Ini Tertangkap Basah Mencuri…Apa yang Selanjutnya Terjadi Akan Menguras Air Mata!

Di bumi ini semua manusia menjalani kehidupan dengan berdampingan bersama dengan manusia lain yang juga memiliki kebutuhan dan keinginan pada masing-masing individunya.

Sebuah teori sosiologi mengatakan jika manusia adalah makhluk sosial yang tidak bisa hidup sendiri tanpa bantuan orang lain. Dengan demikian, itu artinya jika setiap manusia yang hidup dan bernafas membutuhkan peranan oranglain untuk bisa menjalankan kehidupannya dengan baik dan bisa menggapai tujuan hidupnya.

Jika anda berpikiran bahwa saat ini anda telah hidup mandiri dan bisa berdiri sendiri serta tidak memerlukan bantuan oranglain untuk melakukan segala hal dalam kehidupan anda. Maka anda keliru, coba pikirkan kembali setiap aspek dalam kehidupan kita tentu membutuhkan oranglain termasuk orang-orang paling dekat di kehidupan kita, seperti misalkan orangtua atau teman.

Beberapa orang ini tentu saja memberikan kontribusi dan mengambil peranan tersendiri dalam kehidupan anda, meskipun mungkin anda berpikiran jika beberapa orang tertentu mungkin anda bayar sewaktu jasa mereka anda kenakan. Namun demikian, hal ini tetap saja berarti jika kita tidak bisa hidup tanpa bantuan oranglain.

Agar terciptanya sebuah hubungan baik bersama dengan oranglain yang berdampingan dengan kita. Maka sudah seyoganya jika kita bisa menghormati, menghargai dan saling menolong satu dengan yang lain. Sehingga demikian, setiap orangnya akan bisa melengkapi dengan saling menolong satu sama lain.
Dengan demikian sebuah hubungan sosial yang baik akan tercipta. Selain itu, perilaku tolong menolong adalah sikap terpuji yang harus senantiasa dimiliki oleh setiap manusia dengan yang kuat bisa melindungi yang lemah dan yang kaya bisa membantu yang kekurangan.

Seperti yang terjadi dalam video berikut. Video berdurasi 3 menit 2 detik ini merangkum sebuah kisah manis buah dari perilaku baik seorang bapa tua pedagang mie. Sewaktu pak tua ini mendapati seorang bocah tengah mencuri di apotek dan tertangkap basah oleh si pemilik apotek. Bapa ini lantas menghampiri si bocah yang sedang dimarahi.

Namun yang dilakukan si pak tua terhadap bocah tersebut bukanlah mencaci atau memarahi seperti yang dilakukan ibu tersebut. Namun dengan baik hati ia membayar obat yang telah di curi si anak dan memberikan sebungkus mie jualannya kepada si anak untuk dibawa pulang.

Hari berganti hari, minggu berganti minggu, bulan berganti bulan dan tahun pun berganti tahun. Rupanya si bapa ini masih betah dengan usaha menjual mie di pasar. Sang anak perempuan yang hidup dengannya adalah teman sejati dari si bapa penjual mie.

Anak ini selalu setia dan begitu berbakti kepada ayahnya dengan selalu membantu sang ayah di pasar. Hanya saja, pada suatu hari nasib buruk terjadi pada si bapa penjual mie. Usia yang sudah tidak muda dan kondisi yang mulai renta, membuat si bapa ini mengalami kolapse pada suatu ketikan. Dan inilah yang terjadi dengan si bapa sewaktu dirinya beranjak semakin tua. Dan inilah yang terjadi dengan si bapa sewaktu dirinya beranjak semakin tua.

 

Mengharukan ya? Jangan lupa bagikan kisah ini bersama dengan sahabat dan teman-teman dan berikan pula komentar anda.

Leave a Reply