Apa Yang Dilakukan Anak ini Membuat Kita Tersadar Bahwa Perjuangan Seorang Ibu Sangatlah Luar Biasa

Ibu adalah seorang wanita yang memiliki hati bak malaikat, ia juga memiliki hati yang sabar.

Dialah yang selalu menjadi sebuah perisai hidup kita. Dikala kita memiliki masalah dia yang setia mendengarkan keluhan kita, dikala terjatuh dia yang mengobati dan menguatkan kita untuk selalu tetap berdiri tegak. Perjuangannya ini tidak bisa di nilai dengan angka. Kasih dan sayangnya tidak bisa terbalaskan apalagi tergantikan. 

Dia adalah orang tercantik yang selalu menjaga kita dari mulai dikandungnya sampai saat ini. Dia yang rela mempertaruhkan hidup serta matinya demi kita anaknya. Dibawah ini kami akan berbagi sebuah kisah nyata yang akan mengingatkan kita pada seorang ibu yang telah berjuang mengandung, melahirkan, mendidik, dan membesarkan kita.

perjuangan-seorang-ibuKetika ia mengandung ia harus menahan segala rasa sakit dan melahirkan ia harus berjuang mati-matian demi bisa melihat dan menimang anaknya. Dan setelah lahir ia harus bersabar atas sikap yang kita lakukan. Tanpa mengenal lelah ia terus menjalaninya dengan penuh rasa sabar disertai dengan senyuman.

Ketika masih bayi kita akan bertingkah secara natural, polos dan menerima serta meniru apa yang kita lihat tanpa menimbang dan memikirkan jadinya seperti apa.

Seperti yang terjadi dalam cuplikan video berikut, dimana anak bayi yang mengikuti ibunya kemana-mana. Melakukan semua tindakan yang dilakukan ibunya, dari mulai ibu merapihkan pakaian dan memasukkan ke dalam laci lemari, bayi ini malah mengeluarkan pakaian-pakaian tersebut. Lalu ketika menyapu rumah, bayi ini menaburkan kembali kotoran-kotoran yang telah disapukan. Melanjutkan kembali pekerjaan rumah, saatnya mencuci baju. Si kecil kembali bertingkah layaknya seorang yang telah dewasa, menutup mesin cuci yang telah diisi pakaian-pakaian dan beberapa detik kemudian ia mengeluarkan pakaian itu lagi. Namun seorang ibu akan menghiraukannya dan malah memberikan arahan kepada si kecil bahwa pakaian-pakaian tersebut akan dimasukkan ke dalam mesin cuci agar menjadi bersih. Dan ia pun mengikuti ucapan ibunya dan membawa pergi salah satu pakaian.

Saat Ibu dan anak bermain bersama di ruangan tengah, dan setelah selesai ibu merapikan mainannya, namun kembali lagi si kecil memperlihatkan tingkah polosnya memberantakan lagi permainan yang telah dirapikan . Ibu tetap saja diam dan hanya menatap. Kemudian ketika di dapur akan membereskan dan merapikan piring-piring di rak, sama seperti sebelumnya. Kemudian ketika berada di luar rumah, dengan rasa gatalnya yang sedang ingin bereksplorasi si kecil bermain tanah dan apa yang terjadi padanya seluruh tubuhnya berlumuran tanah hingga badannya menjadi kotor. Seorang ibu lalu membersihkannya dan mempercantik lagi buah hatinya agar tetap bersih dan jauh dari penyakit. Dan di usianya ini, ia sangat ingin sekali makan dengan tangannya sendiri bukan disuapi dan hal yang sama ia lakukan yaitu memberantakan makanannya dan bukan hanya tumpah di meja, makanan tersebut kini berlumuran pada wajahnya. Dan ibu kembali memainkan perannya memandikan dan membersihkan si kecil dengan sabar dan lapang. Dan terakhir ketika si ibu membersihkan kaca jendela si kecilpun ikut-ikutan, dan yaaa kembali seperti sebelumnya.

Itulah sebagian besar yang terjadi pada seorang ibu yang melakukan pekerjaan rumah, bukan hanya mendidik dan membesarkan seorang anak juga dengan tingkah polos anaknya membuat seorang ibu tidak bisa berkata hanya sabar dan tersenyum yang bisa mewakili. Untuk itu masih diberi kesempatan, yuk bahagiakan ibu dan ayah kita dengan penuh kasih dan sayang seperti yang ia lakukan pada kita.

Dan inilah video yang akan menjelaskan mengapa sebuah pekerjaan rumah yang dilakukan seorang ibu tidak dapat diselesaikan. Mari simak video berikut.

Setelah menyimak dan mengingat kembali perjuangan seorang ibu, yuk bagikan kisah berikut kepada teman, saudara, dan rekan anda. 

x
Rekomendasi Artikel
x
Selamat Datang di KETAHUI.COM

Sebelum Melanjutkan, Klik LIKE, dan dapatkan update info menarik dan unik dari kami via Facebook