Aditya Bagus Arfan: Buat Nama Indonesia Harum Dalam Kancah Catur Dunia

Sebagai sebuah bangsa yang besar Indonesia sudah tentu memiliki banyak bakat mengagumkan yang patut untuk diberikan apresiasi yang tinggi.

Bakat-bakat besar yang dimiliki oleh anak bangsa ini menjdai kekayaan sumber daya alam yang besar dan patut untuk didukung. Anak bangsa tersebut menjadi aset penting bagi negara ini dengan segudang prestasi yang telah berhasil mereka cetak.

Dari begitu banyaknya bakat-bakat besar yang dimiliki oleh Indonesia, salahsatu yang mengagumkan adalah seorang anak bernama Aditya Bagus Arfan. Aditya Bagus Arfan ini dikenal sebagai seorang pecatur cilik asal Indonesia yang mampu mencetak prestasi, baik di dalam maupun luar negeri. Di usianya yang terhitung masih kecil, yakni 10 tahun tapi ia sudah mampu menunjukan kepada banyak orang bahw ia tidak bisa dipandang sebelah mata.

aditya bagus arfan

Aditya sendiri sudh beberapakali mengibarkan nama Indonesia di kancah catur internasional. Dengan bakat besarnya ini, banyak orang yang menarh harapan besar jika ia bisa berkembang menjadi salahsatu pemain catur kebanggaan Indonesia di masa yang akan datang.

Belum lama ini ia juga berhasil mempersembahkan trofi emas setelah berhasil keluar sebagai juara di ajang kejuaraan catur ASEAN yang diselenggarakan di Thailand. Aditya berhasil keluar sebagai jawara dalam kategori kejuaran catur U10. Tak hanya berhenti sampai di situ, Aditya jug berhasil masuk dalam rekor MURI setelah mampu mengalahkan Grandmaster catur pertama ASEAN, Eugenne Torre. Lebih keren lagi, sebab ia menjadi satu-satunya pecatur dari 30 orang pecatur dari berbagai negara yang mampu mengalahkan sang Grandmaster. Tentunya sebuah hal yang menakjubkan mengingat usianya yang masih begitu belia.

Nama Aditya sendiri di kancah dalam negeri telah lebih dahulu terdengar. Sebelum melancong ke laur negeri untuk bertanding catur, Aditnya telah berhasil mencatatakan namanya hingga dua kali sebagai juara dalam ajang catur nasional. Kategori junior. Menarik memang melihat kiprah pecatur cilik satu ini. Pengalaman unik pernah jgua dirasakannya ketika betanding di Russia. Kala itu Aditya berangkat untuk mengikuti kejuaraan Olimpiade Children 2016. Pada olimpiade yang diperuntukan bagi anak di bawah 16 tahun tersebut, Aditya menjadi pecatur termuda dengan usianya yang kala itu masih 9 tahun. Di momen tersebut aksinya sempat disaksikan oleh presiden catur dunia dan juga presiden Rusia.

Di Rusia sendiri Aditya belum mampu membawa gelar, namun di ajang kejuaraan catur internasional Malaysia, Aditya berhasil membuktikan bahwa kemampuannya benar-benar mumpuni. Pada ajang yang diikuti oleh kurang lebih 230 peserta dari berbagai negara tersebut, Aditnya berhasil keluar sebagai jawara dalam kategori U10. Di kejuaraan ini juga, Aditya harus berhadapan dengan banyak pecatur senior dari berbagai negara seperti Thailand, Malaysia dan juga Singapura.

Aditya sendiri berharap jika di tahun-tahun ke depannya ia bisa lebih berkembang dari tahun sebelumnya. Ia juga berharap bisa mendapatkan sponsor tetap untuk mendukungnya berlaga di berbgai ajang besar di luar negeri. Aksi Aditya ini emang begitu menginspirasi banyak orang untuk bisa berprestai dan membanggakan Indonesia.

Mari berikan komentar anda mengenai prestasi yang bis diraih anak bangsa satu ini. Silahkan anda berikan komentar dengan mengisi bagian kolom yang telah disediakan pada bagian bawah ini. Jangan lupa untuk terus berbagi informasi menarik terkait dengan prestasi anak-anak Indonesia kepada teman anda. Silahkan anda tekan tombol berbagi yang telah disediakan dan mulailah berbagi melalui media sosial yang anda miliki masing-masing.

x
Rekomendasi Artikel
x
Selamat Datang di KETAHUI.COM

Sebelum Melanjutkan, Klik LIKE, dan dapatkan update info menarik dan unik dari kami via Facebook