WPAP Seni Grafis Pop Asli Indonesia

Pernah mendengar mengenai seni grafis menarik yang berupa grafis menarik berbagai macam warna yang bernama WPAP?

Jika anda mendengar WPAP pasti yang terlintas di benak anda adalah gambar-gambar grafis menarik yang biasanya berupa potrait muka seseorang. Gambar tersebut terbuat dari perpaduan berbagai warna dengan kontardiksi sedemikian rupa yang sangat khas, namun tetap mudah dikenali. Utnuk mepelajari dan menggunakan teknik WPAP sendiri sebanarnya cukup mudah dan tidak terlalu sulit jika dibandingkan dengan teknik melukis yang cukup rumit.

WPAP atau Wedha's Pop Art Potrait sendiri merupakan sebuah seni grafis pop yang kini sangat dikenal luas baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Sebagain besar orang mungkin bertanya-tanya atau bahkan menganggap seni grafis pop ini berasal dari luar negeri. tapi tahukah anda jika sebenarnya WPAP ini sendiri ditemukan dan pertama kali dipopulerkan oleh orang Indonesia yaitu Wedha Abdul Rasyid. Wedha Abdul Rasyid sendiri merupakan seorang illustrator yang pada tahun 70-an sudah cukup dikenal berkat karya-karya illustrasinya cerita Lupus. Tekni WPAP baru ia temukan pada tahun 90-an, ketika ia mulai mengalami kesulitan melukis dengan detail yang sama persis dengan contoh aslinya, karena penglihatannya yang sudah menurun.

07-wpap 

Dengan keterbatasannya Wedha mulai mengembangkan sebuah teknik, dengan mengambil dasar dari teknik tracing kasar. Jika biasanya tracing dilakukan dengan kepatuhan terhadap contoh dan garis yang ada, maka ia menggabungkannya dengan garis-garis tegas, yang kemudian ia tambahkan dengan warna-warna sehingga akhirnya akan lebih mudah dikenali. Wedha sendiri tidak menyangka jika karya-karya ini sangat bisa diterima bahkan menajdi sebuah aliran baru yang banyak disukai oleh orang banyak, adalah Gumelar Ketua Jurusan Desain Komunikasi Visual Universitas Multimedia Nusantara yang merasa tertarik dan kagum dengan karya dari Wedha akhirnya turut membantu menyebarluaskan teknik yang digunakan olwh Wedha ini.

Pada awal perkembangannya teknik ini masih dilakukan dengan goresan tangan manual dan kanvas yang biasa digunakan melukis, namun semakin ke sini semua orang bisa melakukannya dengan lebih mudah. Dengan berkembangnya teknologi, ternyata justru tidak malah mematikan perkembangan dari WPAP ini, tetapi justru membantu mempermudah prosesnya sehingga semua orang tidak terbatas usia bisa melakukannya. Dengan menggunakan fasilitas komputer dan software-software berbasis design terkenal semacam corel draw, photoshop dan lain sebagainya orang-orang bisa mempraktikannya.

Hal tersebut sebag WPAP sendiri pada dasarnya adalah berbasis vektor yang berupa garis-garis lurus yang tegas dan paduan warna kontars yang menjadikannya unik, tapi pada prosesnya penggunaan garis lengkung pun tidak menjadi masalah sejauh kebutuhan dan tuntutan karya yang hendak anda buat. Pada perkembangannya juga, ternyata WPAP tidak hanya digunakan untuk membuat karya wajah saja, namun juga kini bisa digunakan untuk menggambar tempat, bangunan, kendaraan, benda dan banyak hal lainnya lagi.

Sehingga sudah jelaslah jika ternyata seni pop yang sangat bagus dan digemari oleh semua kalangan ini ternyata berasal dari Indonesia, dan diciptakan oleh seorang seniman kelahiran Indonesai bernama Wedha Abdul Rasyid.

Jangan lupa untuk membagikan berita dan artikel ini kepada semua teman terdekat, sahabat dan keluarga anda yang menyukai seni, caranya adalah dengan menekan tombol share pada bagian bawah artikel ini. Anda juga bisa turut berkomentar dengan cara memasukan pendapat anda ke dalam kolom komentar yang tersedia di bawah ini. Terima kasih.

x
Rekomendasi Artikel
x
Selamat Datang di KETAHUI.COM

Sebelum Melanjutkan, Klik LIKE, dan dapatkan update info menarik dan unik dari kami via Facebook