TNI Kembali Berjaya Di Ajang Australian Army Skill at Arms Meeting (AASAM)

Apa yang akan tergambar dalam benak kalian jika mendengar TNI dan kemampuannya dalam perang dan menggunakan senjata?

Mungkin banyak sekali yang akan tergambar dan tervisualisasi dari TNI, baik itu citra baik maupun buruk. Jika anda pernah mendengar kehebatan dan kebesaran nama dari TNI khususnya Koppasus di mata dunia, maka pasti anda akan merasa bangga sekaligus menaruh rasa segan terhadap kemampuan yang dimiliki oleh para prajurit gagah yang selalu siap terjun ke medan perang ini. Dengan kemampuannya tersebut tak jarang mereka mendapatkan penghargaan dan tawaran menarik dari negara lain yang dimaksudkan sebagai apresiasi bagi prestasi dan kemampuan yang dimiliki Tentara Nasional republik kita yang tercinta ini.

Berbicara mengenai TNI dan kehebatan prajurit yang berada di dalamnya, maka beberapa waktu belakangan ini prestasi membanggakan kembali diraih oleh para pasukan tersebut. Dalam perlombaan Australian Army Skill at Arms Meeting (AASAM) yang belum lama ini diadakan di Australia, TNI dikabarkan dapat meraih juara dengan perolehan medali yang sangat memuaskan. Perolehannya sendiri antara lain 30 medali emas, 16 perak dan 10 perunggu. Jumlah perolehan meadil tersebut tidak lepas dari peran besar satu nama prajurit yang berlaga, yakni Mayor Warto. Mayor Warto sendiri sangat terampil dalam menembak, sebab ia sendiri merupakan salahsatu pelatih tembak dari TNI AD.

02-tni

Berkat keberhasilannya yang gemilang dalam ajang tersebut, tak pelak banyak sekali berdatangan tawaran dari berbagai negara untuk dapat melatih prajurit-prajurit mereka, agar kemampuan menembak yang dimilikinya meningkat. Beberapa negara seperti Jepang dan Malaysia dikabarkan sempat memberikan penawaran unutk bisa melatih prajurit mereka. Meskipun demikian, dengan tetap memegang teguh isi sumpah sapta marga prajurit, Mayor Warto tidak berencana untuk mengambil tawaran tersebut jika tanpa seijin dari pimpinannya.

Pencapaian besar terkait dengan kemenangan ini tidak mengherankan memang, jika melihat riwayat kemenangan dari TNI, mereka sudah 3 kali berturut-turut keluar sebagai juara dalam ajang menembak tersebut sehingga mental juara sendiri sudah tertanam dalam tubuh TNI, namun disamping dengan riwayat kemenangan yang dimiliki, justru perjuangan dan latihan yang sangat keras juga menjadi salahsatu faktor utama yang membuat para prajurit didikan Mayor Warto mampu memberikan kemampuan terbaik serta optimalnya. Mayor Warto sendiri menyeleksi dengan ketat para prajurit yang hendak berlaga, ia pun mencoba untuk masuk dan memahami psikologis dari masing-masing prajurit binaannya tersebut.

Untuk program latihan, bahkan hingga hari libur pun mereka gunakan untuk tetap berlatih menembak demi mencapai tujuan yang sejak semula telah ditanamkan dalam hati tiap prajurit, yakni untuk dapat menjadi juara dalam ajang menembak Australian Army Skill at Arms Meeting (AASAM) kali ini.

Mayor Warto ingin menunjukan kepada para kontestan yang bertanding, bahwa predikat Indonesia sebagai negara tak maju justru salah besar jika melihat prestasi yang saat ini mereka raih. Dari jumlah 17 tim dari 15 negara yang bertanding, dan jumlah tophy kejuaraan yang berjumlah 50 buah, Indonesia mampu mengamankan dan membawa pulang 30 medali emas serta sisanya 16 perak dan 10 perunggu.

Sangat membanggakan bukan prestasi yang dicapai oleh TNI ini. Jangan lupa untuk tersu berbagi bersama dengan teman dan sahabat anda dengan cara menekan tombol share pada bagian bawah artikel ini. Anda juga bisa memberikan komentar dengan cara memasukan pendapat anda ke dalam kolom yang telah dipersiapkan.

x
Rekomendasi Artikel
x
Selamat Datang di KETAHUI.COM

Sebelum Melanjutkan, Klik LIKE, dan dapatkan update info menarik dan unik dari kami via Facebook