Terima Penghargaan Doctor Honoris Causa, Andrea Hirata Pekikan “Indonesia, Indonesia, Merdeka, Merdeka”

Anda pasti sudah sangat familiar dengan sebuah novel karya anak negeri yang bercerita mengenai perjalanan anak-anak di Belitung, berjudul laskar pelangi.

Tetralogi laskar pelangi tersebut dibuat oleh seorang novelis bernama Aqil Barraq Badruddin Seman Said Harun atau yang lebih dikenal juga dengan nama Andrea Hirata. Kiprahnyadi dunia penulisan memang sangat luar biasa, bagaimana tidak novel laskar pelangi yang ditulisnya tersebut mampu menghipnotis banyak orang dengan ceritanya yang sangat bagus dan juga inspiratif. Bahkan dalam perjalannnya hingga sekarang, tetralogi novel laskar pelangi telah tersebar ke 130 negara dan diterjemahkan dalam 34 bahasa asing. Tentunya hal tersebut merupakan sebuah pencapaian luar biasa untuk sebuah karya sastra lokal yang mampu dipahami dan dimengerti oleh banyak orang di belahan dunia lain.

Selain dengan bentuk novel cetak yang ia buat, audio booknya juga tersebar di banyak negara di dunia bahkan digunakana sebagai referensi pembelajaran sastra di sekolah-sekolah, yang lebih mengagumkannya lagi bahkan novel laskar pelangi ini juga seringkali digunakan untuk referensi para diplomat mengenai negara Indonesia. sehingga memang namanya semakin dikenal dunia internasional sebagai seorang yang cukup berpengaruh dalam dunia literatur.

05

Apa yang dilakukannya selama ini tidak sia-sia, berbagai apresiasi dalam berbagai bentuk mengalir kepadanya, tidak hanya dalam negeri, bahakan hingga ke luar negeri ia seringkali mendapatkan beragam penghargaan besar. Salahsatu pencapaian yang kemudian semakin mengukuhkan namanya adalah belum lama ini ia diberi anugerah untuk bisa mendapatkan gelar Doctor Honoris Causa dari University Of Warwick, Inggris. Dalam menerima penghargaan tersebut ia sengaja terbang ke Inggris, dan dikesempatan itu juga ia diundang untuk berpidato dan memberikan sambutan kepada para hadirin yang hadir kala itu. Dalam pidatonya, beberapa kali ia melontarkan candaan-candaan dan juga tak sungkan menyebut Belitong serta Indonesia sebagai tempat ia lahir dan besar, bahkan di akhir pidato ia memekikan “Indonesia, Indonesia, Merdeka, Merdeka”.

Baginya menerima penghargaan besar semacam ini bukan hanya menjadi sebuah pencapaian pribadi saja, namun juga menjadi sebuah pencapaian yang ia harapkan bisa menjadi sebuah motivasi dan lecutan semangat bagi anak-anak Indonesia lainnya yang berada di lokasi terpencil, khususnya Belitong, sebagai tempat ia dilahirkan bahwa keterbatasan dan keterpencilan bukan kemudian menajdi sebuah halangan bagi seseorang untuk menunjukan kepada dirinya dan dunia bahwa ia mampu berkarya.

Dengan gelar Doctor Honoris Causa yang diterimanya ini juga ia berharap kedepannya ia juga mampu meraih penghargaan Nobel Sastra, sebab kebanyakan yang mendapatkan gelar Doctor Honoris Causa pada akhirnya kemudian mendapatkan nobel di bidang yang sama. Terkait dengan posisinya di dunia sastra sendiri, Jan Palmowski yang merupakan seorang Professor Sejarah dari Cambridge University, bahkan mengatakan jika Andrea Hirata sekarang ini sedang memimpin sastra Indonesia menuju ke arah yang lebih luas, yakni sastra dunia.

Berikut ini adalah video cuplikan pidato dari Andrea Hirata ketika dirinya sedang menerima penghargaan Doctor Honoris Causa untuk sastra yang dberikan oleh University Of Warwick, Inggris. Simak videonya di bawah ini.

Sungguh membanggakan bukan pencapaian dari novelis asli tanah air ini? Mari berbagi bersama dengan teman dan sahabat di media sosial dengan menekan tombol share di bagian bawah artikel ini. Jangan lupa juga untuk turut memberikan pendapat mengenai prestasi Andrea Hirata yang tentunya sangat hebat ini dengan cara menambahkannya dalam kolom komentar yang telah disediakan.

x
Rekomendasi Artikel
x
Selamat Datang di KETAHUI.COM

Sebelum Melanjutkan, Klik LIKE, dan dapatkan update info menarik dan unik dari kami via Facebook