Temukan Bahan Baku Alternatif Pembuatan Badan Pesawat Anak SMA Asal Indonesia Buat Ahli Fisika Dunia Tercengang

Apakah anda termasuk orang yang masih meragukan kemampuan anak-anak Indonesia?

Begitu banyak penghargaan, prestasi dan juga penemuan baru merupakan bukti jika anak-anak Indonesia pun bisa berkarya dengan baik. Banyak orang yang telah mengakui prestasi dari anak-anak Indonesia ini. Pengakuan pun tidka hanya datang dari luar negeri, tetapi juga dari belahan negara lainnya.

Dari banyak penghargaan dan pengakuan prestasi anak atas karya anak Indonesia anda bisa menyimak sebuah karya anak Indonesai yang membuat para ahli fisika dunia tercengang. Suprihatin dan Raafi Jaya Sutrisna yang merupakan murid di SMA PGRI 2 Kayen, Pati yang menemukan jika kulit singkong bisa dipergunakan sebagai bahan baku pembuatan badan pesawat dan berbagai produk otomotif lainnya.

07 indonesiaku

Berkat penemuannya yang begitu cemerklang tersebut, dua orang siswa SMA ini berhasil keluar sebagai juara dalam ajang International Young Inventrs Project Olympiad (IYIPO) yang digelar di Georgia. Tidak hanya keluar sebagai jawara dalam ajang tersebut, atas karya penemuannya tersbeut, dua orang siswa ini berhasil menuai berbagai pujian dari para ahli fisika dunia. Mereka berkesempatan tampil di International Young Inventrs Project Olympiad setelah sebelumnya mengalahkan seribu proyek lainnya dalam ajang Indonesian Science Project Olympiad (ISPO).

Penemuan yang membawa mereka sebagai jawara di ajang internasional tersebut terinspirasi dari begitu banyaknya limbah kulit singkong di sekitar mereka. Mereka mencoba memanfaatn limbah industri tapioka di sekitar untuk bisa menghasilkan hal lainya yang lebih berguna. Akhirnya dua siswa ini muncul dengan ide membuat material alternatif bahan baku pembuatan industri otomotif dengan menggunakan sisa limbah kulit singkong dan juga serta batang pisang.

Tentunya ide mereka membuat bahan-baku alternatif ini bisa menjadi solusi yang menarik sekalgus pemanfaatan yang unik. Bayangkan saja, jika dalam 1 bulan limbah kulit singkong mencapai 10 ton, maka industri pemanfaatan kulit singkong ini bisa menajdi sesuatu yang sangat beguna dan besar. Hal tersebut juga pada akhirnya bisa menjadi support system untuk industri dirgantara di dalam negeri.

Hasil penemuan yang mereka sebut sebagai komposit atau fiber ini diketahui sebagai bahan yang memiliki banyak kelebihan, tahan korosi, kuat, ringan, tahan api, hingga hargnaya yang begitu ekonomi membuat hasi penemuan anak Indonesia ini menuai berbagai pujian dari para juri International Young Inventrs Project Olympiad. Tak hanya itu, hasil penemuan mereka juga berkesempatan untuk ditampilkan dalam pameran karya yang diselenggarakan di salahsatu mall besar di Georgia. Hal tersebut dilaksanakan berbarengan dengan momen penilaian karya mereka tersebut.

Selain penjurian yang dilakukan oleh para juri Indonesian Science Project Olympiad, mreka juga berharap jika karya penemuan dari Suprihatin dan Raafi ini bisa dimanfaatkan untuk keperluan bahan baku otomotif layaknya pesawat dan kapal di dalam negeri. Alasannya sangat kuat dan jelas, mengingat ketersediaan bahan- baku pembuatan bis diperoleh dengan sangat mudah dan melimpah. Bukan hanya itu, tetapi perekonomian dari semua pihat yang ada bisa berkemabng dengan baik sesuai dengan harapan.

Hebat sekali bukan penemuan yang telah dilakukan oleh anak-anak SMA Indonesia satu ini? Anda bis amembagikan inforamsi menarik seputar penemuan dna karya unik anak-anak Indonesia. Anda bisa membagikannya kepada teman atasu sahabat anda dengan menekan tombol berbagai yang telah disediakan di halaman ini. Jangan lupa juga berikan komentar dan pendapat mengenai artikel mie instans tersebut dengan cara mengisi kolom komentar yang telah disediakan pada bagian bawah darui artikel yang telah anda baca ini.

x
Rekomendasi Artikel
x
Selamat Datang di KETAHUI.COM

Sebelum Melanjutkan, Klik LIKE, dan dapatkan update info menarik dan unik dari kami via Facebook