Senapan SS-2 V-4 Heavy Barrel Buatan Indonesia Diincar Banyak Negara Di Dunia

Pengaruh besar terasa semenjak kemenangan telak tim penembak TNI dalam kejuaraan Australian Army Skill at Arms Meeting (AASAM) 2015 lalu.

Dengan jumlah kemenangan 30 trophy medali emas dari 50 medali yang dipertandingkan membuat nama TNI kembali menjadi sorotan publik dunia, khususnya alam dunia militer. Berbagai negara menaruh rasa segan terhadap kemampuan para prajurit yang bertanding juga terhadap berbagai senjata yang turut dipergunakan oleh TNI kala itu. Imbas yang sungguh bisa dirasakan adalah naiknya permintaan terhadap pembelian pucuk senjata serta lisensi dari senjata-senjata tersebut.

Senjata yang banyak disoroti tak lain adalah pistol G-2 serta sang andalan senapan SS-2 V-4 Heavy Barrel atau dikenal juga dengan nama Senapan Serbu generasi 2. Senjata-senjata yang mendukung TNI berlaga di ajang tersebut adalah asli buatan Indonesia, yakni PT. Pindad. Senjata tersebut dinilai sangat mendukung TNI dalam meraih kemenangan telak di ajang tersebut, bahkan beberapa negara mencoba melakukan lobi melalui panitia agar senapan-senapan serta senjata yang dipakai Indonesia khususnya 2 senjata yang diebutkan tadi dibongkar. Mereka merasa ada sesuatu yang membuat Indonesia bisa akhirnya menang sangat telak, padahal Indonesia dianggap sebagai negara ketiga yang levelnya berada jauh di bawah negara-negara maju lainnya.

12-senapan-serbu

Indonesia yang dalam hal ini TNI tidak mau begitu saja membongkarnya, karena terkesan adanya diskriminasi dan pelecehan terhadap prestasi yang benar-benar didapatkan karena kemampuan mumpuni dari para prajurit dan senjata yang dipakai. TNI baru akan memenuhi permintaan tersebut jika memang semua pihak yang turut bertanding juga dibongkar dan dibuka. Selain itu pengecekan terhadap standar keamanan senjata juga dilakuakn terhadap persenjataan Indonesia, namun hal itu dipenuhi kemudian oleh Indonesia dengan hanya sebatas membuka pengamn senapan saja.

Senapan SS-2 V-4 Heavy Barrel buatan PT Pindad tersebut merupakan generasi ke dua dari SS-1, dan tentunya dengan pengemabangan dan perbaikan dari berbagai sisi dan bidang. Banyak sekali kelebihan SS-2 yang cukup membuat negara-negara tersebut iri dengan kemampuannya, apalagi dipadu dengan kemampuan menembak para prajurit TNI yang benar-benar terlatih kala itu. Senapan SS-2 memiliki desain senapan yang lebih ergonomis dibanding dengan saudaranya yang terdahulu SS-1, senapan ini juga memiliki akurasi yang lebih baik, lebih ringan dan juga tahan dengan kelembaban yang lebih tinggi. Jangkauan tembaknya mencapai 400- 500 meter dan dilengkapi dengan Close Quarter/Tactical CQT. Selain itu banyak lagi kelebihan dari senapan ini yang membuatnya sangat mudah ketika dibawa dan ketika reload atau isi ulang magasinnya.

Hingga saat ini, berkat kemenagan tersebut, senjata SS-2 langsung dilirik oleh beberapa negara untuk dibeli dan digunakan untuk mempersenjatai pasukan-pasukannya. Ada hampir 5 negara yang terlihat serius akan menandatangani MoU atau kesepakatan jual beli senjata SS-2 ini. Meskipun demikian PT Pindad sendiri tidak berencana akan mengumumkan negara-negara mana saja yang membeli senapan S-2 tersebut, sebab mereka enggan jika nantinya menimbulkan permasalahan baru yang akhirnya menyebabkan negara-negara tersebut batal membeli karena adanya intervensi pihak asing.

Bangga bukan menjadi Indonesia? Jangan lupa berbagi bersama sahabat atau keluarga anda dengan cara menekan tombol share pada bagian bawah artikel ini. Anda juga bisa memberikan komentar terkait kemenangan tim TNI serta senjata SS-2 V-4 Heavy Barrel tersebut dengan cara memasukan pendapat anda ke dalam kolom komentar yang telah disediakan.

x
Rekomendasi Artikel
x
Selamat Datang di KETAHUI.COM

Sebelum Melanjutkan, Klik LIKE, dan dapatkan update info menarik dan unik dari kami via Facebook