Pria Ini Berlaku Kasar Kepada Gelandangan, Balasan yang Dilakukan Gelandangan Membuat Kita Terharu

Terkadang kita selalu menilai seseorang dari penampilan luarnya saja tanpa pernah mengetahui isi hati atau sisi baik yang ia miliki.
Penampilan memang terkadang selalu mewakili segala hal meskipun pendapat tersebut tidak selamanya benar.

Ketika melihat orang-orang berpenampilan kumuh tidak jarang kita selalu merendahkan mereka, mentertawakan mereka atau bahkan mengusir mereka ketika mereka mendekati kita. Tanpa pernah mengerti perasaannya kita selalu bertindak semau kita. Ingatlah tuhan menciptakan manusia itu dengan derajat yang sama, jadi bagaimana pun penampilan seseorang dan apapun pekerjaannya itu bukanlah hak kita untuk menghakiminya. Di dunia ini ada orang yang hidupnya bahagia dengan materi yang berkecukupan dan ada juga yang menderita atau serba kekurangan. Dari sinilah kita harus menyadari itu semua dan dari sini jugalah kita harus bersyukur atas apa yang telah kita dapatkan. Hargailah mereka yang hidupnya tidak beruntung seperti kita, karena bagaimanapun itu mereka adalah saudara-saudara kita. Janganlah sampai kita menilai hati atau kepribadian seseorang dari penampilannya, karena tidak selamanya isi hati seseorang sama dengan penampilan luarnya.

Karena kita diciptakan di dunia ini sama, maka dari itulah kita sebagai manusia diwajibkan untuk saling menghargai dan menghoramti sesama. Bantulah mereka yang membutuhkan bantuan dan pertolongan kita, karena sesungguhnya membantu seseorang dengan tulus dan ikhlas itu merupakan kebahagiaan yang nyata.

Kisah-inspirasi3

Nah, di bawah ini kami suguhkan film pendek untuk anda semua. Film pendek berdurasi 5 menit 32 detik ini akan menyadarkan kita bahwa saling menghargai dan menghoramti sesama adalah hal yang harus dilakukan. Tidak hanya itu, video di bawah ini juga akan menunjukan kepada kita semua bahwa penampilan seseorang bukanlah penentu kepribadian atau sifat yang dimiliki.

Video singkat di bawah ini menceritakan seorang pria paruh baya yang tidak senang akan perilaku atau ulah gelandangan lusuh berambut gimbal yang selalu tidur di depan rukonya.

Hari pun berganti hari, setiap pria paruh baya tersebut membuka rukonya setiap pagi ia selalu melihat gelandangan tersebut selalu berada di depan rukonya.

Berulang kali pria tersebut selalu mengingatkan gelandangan untuk tidak lagi tidur di depan rukonya, karena pria tersebut menganggap bahwa kehadiran gelandangan itu sangat mengganggu. Meskipun selalu dipukul dengan menggunakkan sapu, dibentak, atau disriam dengan menggunakan air, gelandangan itu tidak pernah menyerah karena ia tetap saja tidur di depan ruko milik pria tersebut.
Hingga pada suatu hari ketika pria tersebut membuka rukonya, ia mencium bau yang tidak enak dan tanpa pikir panjang lagi ia pun menyalahkan gelandangan. Seakan-akan tidak memiliki rasa belas kasihan, pria tersebut akhirnya menendang gelandangan yang pada saat itu masih tertidur.

Gelandangan itu terkejut, karena gelandangan juga sama manusia dan memiliki hati maka pada saat itu terlihat air matanya berlinang ketika pria paruh baya tersebut menendang dirinya. Kemudian ia pun berlari dan meninggalkan pria tersebut.

Keesokan harinya ketika pria paruh baya tersebut membuka rukonya, ia tidak lagi mendapati gelandangan. Hari-hari berikutnya pun ia tidak lagi melihat gelandangan tersebut.

Pria tersebut merasa heran, hingga pada akirnya seorang wanita tua yang berdiri di ruko sebelahnya mengatakan bahwa dia sudah lama tidak terlihat. Pria tersebut terdiam dan tidak sengaja melihat CCTV yang ia pasang untuk melihat kejadian-kejadian di depan rukonya. Ia kemudian langsung masuk dan melihat kejadian yang tertangkap oleh CCTV tersebut melalu komputernya. Dan melalui rekaman itulah pria itu menyesal atas perbuatan kasar kepada gelandangan itu.

Rekaman tersebut memperlihatkan bahwa gelandangan itu ternyata selalu berada di depan rukonya bukan tanpa alasan. Ia mencegah sejumlah orang yang akan berbuat jahat di rukonya, mulai dari yang mencoba mencuri, merusak, dan buang air kecil di depan ruko pria tersebut. Dan kejadian yang paling membuatnya menyesal yaitu ketika gelandangan tersebut mencegah sekawanan pencuri yang akan mencoba membuka ruko pria itu. Sang gelandangan dipukuli dan diinjak oleh pencuri tersebut demi melindungi ruko milik pria paruh baya tersebut. Ketika itu juga pria tersebut menyesal atas segala perbuatan kasarnya bahkan ia pun sampai menitikan air mata.

Nah sahabat, untuk mengingatkan teman-teman anda semua bahwa saling menghargai itu penting, maka jangan lupa untk mengshare kisah ini.

x
Rekomendasi Artikel
x
Selamat Datang di KETAHUI.COM

Sebelum Melanjutkan, Klik LIKE, dan dapatkan update info menarik dan unik dari kami via Facebook