Polytron: Produk Elektonik yang Mendunia Buatan Anak Bangsa

Sekilas pasti anda sudah tidak asing lagi dengan produk elektronik bernama Polytron.

Produk Polytron sebagian besar merupakan alat-alat elektronik untuk keperluan eumah sehari-hari berupa televisi, pendingin ruangan, lemari es dan berbagai produk lainnya lagi. Namnya yang besar tersebut membuatnya dianggap sebagai produk-produk buatan luar negeri, padahal Polytron sendiri merupakan produk asli buatan anak bangsa yang diproduksi di Semarng dan Kudus. Ketenaran nama Polytron kini sudah sampai ke pasar internasional seperti Eropa dan Timur Tengah.

Polytron kini sudah berkiprah selama lebih dari 33 tahun sejak pertama kali didirikan, mereka telah melewati berbagai masa pasang surut perusahaan hingga kini bisa menjadi salahsatu perusahaan yang cukup konsisten beroperasi dan memproduksi barang-barang elektronik berkualitas. Keunggulan Polytron sendiri terletak pada kualitasnya yang stabil dan baik. Polytron juga mengkalim bahwa kini setelah melewati waktu yang cukup panjang itu mereka telah berhasil menjadi salahsatu pemasok kebutuhan alat-alat elektronik untuk nasional sebesar 15%.

Polytron pada awal berdirinya merupakan anak perusahaan dari PT. Djarum selaku perusahaan rokok, namun kemudian memisahkan diri dan berdiri secara mandiri. Kini Polytron bergerak di bawah naungan PT Hartono Istana Teknologi yang merupakan perusahaan dari Robert Budi Hartono selaku pewaris dari pendiri perushaan Djarum Oei Wie Gwan. Penamaan Polytron diambil dari dua kata, yakni Ply dan Tron. Poly berarti banyak dan Tron diambil dari kata elektronik. Sehingga Polytron berarti kumulan banyak produk elektronik, nama yang cukup sesuai untuk menggambarkan bagaimana perusahaan mereka beroprasi.

Menjadi catatan penting untuk mengetahui jika perkembangan yang selama ini dilakukan oleh Polytron sendiri merupakan hasil dari riset dan mereka benar-benar membuat buakan hanya merakit, bahkan beberapa desain yang mereka buat sudah di patenkan sebagai bentuk otentik dari Polytron. Usaha untuk menembus pasar internasional juga tidak semudah yang dibayangkan, sebab beberapa diantaranya tidak langsung menerima Polytron untuk masuk ke pasar di negara mereka. Ketidakpercayaan terhadap kualitas juga menjadi kendala. 

Kejadian unik pun pernah dialami oleh Polytron ketika pertama kali mencoba mengambangkan penjualan di Jerman, di mana produk-produk mereka harus rela berubah tampilan dan merk, sehingga terlihat seperti produk buatan Jerman. Padahal produk yang mereka kirimkan sudah built up dan siap pakai. Meskipun demikian perjuangan untuk mendapatkan pasar di luar negeri kini sudah membuahkan hasil dan banyak sekali negar-negara yang sudah menaruh kepercayaan pada kualitas yang diberikan oleh Polytron.

Hingga kini Polytron diproduksi di tiga pabrik ang tersebar di Kudus dan Semarang, untuk pabrik Kudus ada dua, yakni pabrik Polytron pertama di Jl. KHR Asnawi Kudus, yang memproduksi produk-produk audio dan video. Pabrik kdus yang kedua berada di Sidorekso, yang memproduksi Active speaker dan komponennya. Untuk pabrik yang berada di Semarang berlokasi di Jl. Raya Kaligawe, Sayung, Semarang. Pabrik Oplytron yang berada di Semarang ini memproduksi home appliances semacam lemari es, pendingin ruangan, dan alat-alat kebutuhan elektronik rumahan lainnya.

Di beberapa waktu terakhir juga Polytron mulai mengembangkan produknya untuk alat komunikasi yakni telepon genggam, beberapa seri telepon genggam yang diproduksi oleh Polytron sudah bisa anda dapatkan di pasaran dengan kualitas yang juga sama baiknya.

Mari tersu dukung karya anak negeri untuk mendunia dengan cara share artikel dan videonya, jangan lupa berikan komentar dan pendapatmu.

x
Rekomendasi Artikel
x
Selamat Datang di KETAHUI.COM

Sebelum Melanjutkan, Klik LIKE, dan dapatkan update info menarik dan unik dari kami via Facebook