Perlakuan Pria Ini Membuat Ayahnya Sedih dan Lihatlah Apa yang Dilakukan Oleh Ayah Ini

Ada istilah bahwa kasih ibu sepanjang masa.

Kasih ibu tiada tara, kasih ibu bak sinar mentari yang menyinari dunia. Ya anggapan tersebut memanglah benar adanya. Ibu adalah sosok wanita paling tanggung yang mungkin pernah kita kenal di dunia ini. Pengorbanan dan kasih sayangnya yang tulus dalam mendidik dan merawat kita, telah mengatarkan kita berada di posisi saat ini.

Namun, ingatlah dibalik kasih sayang ibu yang begitu besar kita pun memiliki sosok lain yang kasih sayangnya sama besar dengan seorang ibu. Beliau adalah ayah kita sendiri. Seorang ayah bagi anaknya adalah kekuatan. Seorang anak bisa kuat menghadapi peliknya hidup ini berkat sang ayah tercinta. Kekuatannya telah menjadikan anaknya sebagai pribadi yang mandiri.

Ayah adalah seorang kepala dalam sebuah keluarga. Sosoknya yang tangguh mampu melindungi keluarga dan anak-anak yang di sayanginya. Tidak hanya itu, ia pun rela bekerja keras dan banting tulang untuk memenuhi semua kebutahan keluarganya. Bahkan ia tidak pernah menghiraukan dirinya sama sekali. Meskipun rasa lelah mengampirinya tetapi ia tidak pernah mempedulikannya.

Selama ini mungkin kita mengenal ayah sebagai sosok yang memiliki perangai tegas. Bahkan karena ketegasan dari seorang ayah tidak sedikit anak yang merasa takut kepada ayahnya tersebut. Namun, perlu kita ketahui bahwa dibalik ketegasannya tersebut terdapat kelembutan hatinya. Ia akan selalu sabar ketika mendidik anak-anaknya meskipun terkadang anaknya tersebut berperilaku yang tidak sesuai. Ia akan selalu menjawab setiap kali pertanyaan anak-anaknya akan banyak hal. Meskipun anaknya tersebut melontarkan pertanyaan yang sama tetapi ia tidak pernah mengeluh, dengan sabarnya ia memberitahukan kembali jawaban yang sama.

Ayah yang dulu kita lihat memiliki badan yang tegap dan kuat, namun semuanya itu tidak akan bisa kita lihat lagi seiring dengan berjalannya waktu. Dengan berjalannya waktu, dimana semakin kita tumbuh menjadi manusia dewasa, maka ayah kita pun keadaannya akan semakin tua. Ia yang dulu selalu sigap melindungi kita, mungkin untuk sekarang ini kekuatannya sudah sedikit berkurang. Jangankan untuk melakukan hal-hal seperti dulu, merawat dan menjaga dirinya sendiri pun mungkin tidak bisa ia lakukan kembali.

Ketika ia beranjak tua, maka tugas kitalah sebagai anaknya yang harus menyayangi dirinya dan mengurusnya seperti ia menyangi dan mengurus kita seperti dulu. Meskipun mungkin sikapnya terkadang membuat kisa kesal, tetapi kita harus dengan sabar menghadapinya seperti dirinya sabar menghadapi kita dulu. Semua kekurangan yang ada pada diri kita, dengan tulus dan lapang hati ia akan menerimanya. Begitu pun dengan kita, semakin usia seseorang menjadi tua maka semakin terlihat kekurangannya. Oleh sebab itulah kita pun harus menerimanya dengan lapang dada.

Di bawah ini ada satu video yang mungkin akan menginspirasi anda. Dimana video yang berdurasi 3 menit 32 detik ini menayangkan seorang ayah dan anaknya yang telah dewasa sedang duduk di taman. Anaknya tersebut asyik membaca koran, dan ketika ada burung gereja hinggap di sebuah tanaman, ayahnya yang sudah tua tersebut menanyakan "apa itu?", kemudian sang anak menjawab. Namun sang ayah tersebut mengajukan pertanyaan yang sama untuk jawaban yang sama pula beberapa kali. Karena merasa kesal kemudian sang anak membentak ayahnya tersebut. Sang ayah langsung pergi meninggalkan anaknya dan mengambil sebuah buku diary, lalu diberikan kepada sang anak. Dimana isi dari buku tersebut adalah curahan hati sang ayah bahwa anaknya dulu selalu bertanya dengan pertanyaan yang sama dan jawaban yang sama pula beberapa kali. Namun ia tidak merasa kesal dan marah, tetapi ia sabar menghadapinya dengan penuh kasih sayang. Setelah membacanya sang anak kemudian sadar dan menyesali perbuatannya.
Semoga anda semua terinspirasi.

Jangan lupa klik share untuk berbagi dengan orang terdekat anda.

x
Rekomendasi Artikel
x
Selamat Datang di KETAHUI.COM

Sebelum Melanjutkan, Klik LIKE, dan dapatkan update info menarik dan unik dari kami via Facebook