Ojek Difabel Pertama dan Satu-Satunya Di Dunia Berawal Dari Jogja

Sarana trasportasi mungkin seringkali kurang raman\h dan support terhadap mereka para difabel.

Kertebatasan dalam melakukan suatu hal, membuat para difabel seringkali bersusah payah ketika harus bepergian ke banyak tempat. Moda trasportasi yang kini banyak digunakan tidak didesain untuk bisa mengakomodir kebutuhan para difabel. Oleh karena itu, seringkali para pengemudi angkutan umum enggan mengangkut penumpang difabel, karena merasa susah dan ribet.

Para difabel tidka bias bepergian dengan mudah, awak pengemudi kendaraan umum seperti angkot dan juga bus seringkali nggan membawa mereka karena tidak ada kru khusus yang menanganinya. Dengan begitu seringkali para difabel ini diabaikan dan kesulitan mencari moda transportasi umum. Pilihan akhirnya mereka menggunakan ojek. Meskipun demikian terkadang ojek konvensional pun cukup sulit digunakan oleh para difabel ini dan juga harga yang tinggi seringkali membuat mereka merasa keberatan menggunakan ojek konvensional.

03 indonesiaku

Berangkat dari permasalah mengenai sulitnya kendaraan untuk para difabel dan MENGINGAT jumlah difabel yang tidak sedikit, akhirnya mengilhami seorang pengusaha asal Jogja untuk memulai merilis layanan transportasi ojek difabel. Triyono (35) asal Jogja merupakan pengusaha ayng eprtama akali memulai ide ojek difabel ini. Triyono yang sejak kecil menglami keterbatasan dalam berjalan mengaku jika dirinya merasa kesulitan tiap kali bepergian. Hanya sedikit bus yang mau berhenti dan mengangkutnya karena ia memiliki keterbatasan berjalan. Bukan hanya itu, kalaupun ia bis pergi menaiki bus, kerapa kali ia terjatuh saat ia berusaha turun dari bus.

Dengan pengalaman yang ia miliki sebagai difabel yang seingkali bepergian dengan kendaraan umu, maka Triyono tahu betul apa saja sebenarnya kebutuhan para difabel ini. Dengan berbekal pengalamannya tersbeut, akhirnya Triyono mengembangakan moda transportasi ojek difabel yang bernama Difa City Tour and Transport. Usahanya itu ia rintis sejak Desember tahun lalu dengan mengoperasikan hingga 15 unit kendaraan bermotor. Kendaran bermotor yang beroperasi telah dimodifikasi sedemikian rupa sehinngga bisa digunakan mereka yang mengalami keterbatasan sebagai seorang difabel.

Ojek motor yang didirikan oleh Triyono ini juga memiliki keunikan tersendiri, yakni dengan memberdayakan para difabel lainnya sebagai pengemudi. Dengan dibekali SIM khusus, pengemudi ojek ternyata merupakan seorang difabel. Tentunya hal tersebut mengingat sangat unuk, sebab dengan adanya layana ini, para difabel bisa lebih terakomodir, baik kebutuhan akomodasi dan transportasi ataupun juga secara pekerjaan. Para penyandang difabel bisa memberdayakan diri mereka dan mencari uang dengan lebih luas lagi. Apalgi jika mengingat jika banyak penyandang disabilitas yang kesulitan mencari pekerjaan.

Tidak hanya para penyandang disabbilitas, para penumpang dan juga turis bisa mempergunakan jasa angkutan khusus ini. Triyono mengatakan jika ia tidak masalah jika ada orang yang memesan menggunakan kendaran tersebut hanya karena merasa kasihan. Meskipun begitu Triyono mengaku jika ia berusha mmberikan pelayanan terbaik, sehingga orang akan kembali lagi menggunakan jasa angkutannya dan menjadi kebanggaan tersendiri, bukan hanya karena rasa belas kasihan.

Mari simak video berikut mengenai inovasi ojek difabel yang berasal dari Jogja. Simak videonya di bawah ini!

Menarik sekali bukan inovasi transportasi buatan Indonesia ini? Jangan lupa untuk teruse berbagi dengant eman dan juga sahabat anda di media sosial mengenai inovasi ojek difabel yang sangat menarik ini di media sosial yang anda miliki. Anda bisa menekan berbagi dengan menekan tombol yang telah disediakan. Isi juga kolom komentar yang telah tersedia di bagian bawah dari artikel ini untuk berbagi komentar dan pendapat mengenai artikel di atas.

x
Rekomendasi Artikel
x
Selamat Datang di KETAHUI.COM

Sebelum Melanjutkan, Klik LIKE, dan dapatkan update info menarik dan unik dari kami via Facebook