Menuju MEA, Pemkot Kediri Jalankan Program EMAS Dari Pasar Sampai Kedai Kopi

Perkembangan ekonomi dunia memang tumbuh dengansangat cepat. Belum lama ini mungkin anda sudah mendengar mengenai MEA atau masyarakat ekonomi ASEAN. Dengan bergulirnya program tersebut, tentunya kemampuan seseorang dalam bekerja dituntut lebih besar. persaingan yang lebih ketat dan juga lapangan kerja yang bisa saja beralih membaut kita harus bersiap secara kemampuan untuk menghadapinya.

Salahsatu kemampuan yang harus dimiliki oleh masyarakat saat ini adalah kemampuan berbahasa, yakni bahasa Inggris. Bahasa Inggris sebagai bahasa internasional yang banyak digunakan tentunya sangat penting untuk dipelajari, apalagi setelah bergulirnya program MEA ini. Menanggapi hal tersebut, Kota Kediri yang mencanangkan program bernama EMAS (English Massive). Program ini menuntut warga Kota Kediri untuk mampu menguasai bahasa Inggris dan rutin menggunakannya di berbagai lokasi publik, bahkan di warung kopi sekalipun.

Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar merupakan orang yang berada di balik pencanangan program unik ini. Menurutnya dengan adanya program ini, beliau berharap warga kotanya memiliki keterampilan berbahasa yang memadai untuk menghadapi program MEA yang akan berjalan. Program EMAS yang dicanangkan oleh Walikota Kediri ini dilakukan stiap hari Senin dan juga Minggu.

05 indonesiaku

Cukup menarik sekali memang melihat bagaimana implementasi yang terjadi. Sejak diluncurkannya oprogram ini bulan Januari lalu, telah terlihat aktivitas berbahasa di beberapa titik. Anda bisa melihat orang-orang peserta EMAs yang berbincang santai dengan menggunakan bahasa Inggris kala sedang menikmati sajian gorengan khas Indonesia. Terlihat juga keseriusan dari program ini, sebab pemkot sendiri menyiapkanberbagai aspek pendukung seperti puluhan guru tutor hingga belasan Native Speaker yang ditempatkan di beberapa titik dan juga kelurahan. Dengan begitu tentunya program ini bisa berjalan dengan baik.

Dalam perkembangannya program ini juga berjalan dengan cukup baik. Siswanto selaku Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri mengatakan jika program EMAS ini cukup diminati, sehingga dari waktu ke waktu jumlah pesertanya semakin meningkat. Tentunya hal tersebut merupakan berita baik, sebab kemampuan dan kesempatan masyarakat turut meningkat seiring dengan kemampuan berbahasa inggris yang juga membaik.

Pemberlakukan program EMAS ini memang terasa sangt unik. Pemkot menentukan berbagai macam spot, sehingga setiap lapisan masyarakat bisa mencoba berlatih kemampuan berbahasa Inggrisnya. Hingga kini terdaat 78 spot yang bisa ditemukan untuk melakukan program EMAS ini. Dari mulai spot pangkalan becak, pasar, sampai dengan pos kamling dan juga kedai-kedai atau warung kopi yang ada di Kediri.

Terobosan yang dilakukan oleh Pemkot Kediri ini memang merupakan suatu hal yang unik, mengingat memang tidak semua orang mampu berbahasa Inggris dengan baik. Ketidakbiasaan masyarakat kita dalam menggunakan bahasa Inggris menjadi kendala yang mungkin dihadapi. Oleh karena itu dengan semakin dekatnya program MEA yang akan berjalan, kemampuan berbahasa Inggris menjadi begitu penting. Hal tersebut nantinya bisa berpengaruh terhadap berbagai aspek kehidupan masyarakat. Pesaingan ketat dengan tenaga kerja asing menjadi tantangan besar dan berat yang akan dihadapi oleh generasi muda kita. Oleh karena itu peningkatan kemampuan perlu dilakukan sebagai bentuk persiapan.

Keren sekali bukan program satu ini? Mungkin anda juga bisa melakukan hal tersebut sembari ngobrol dan bercengkrama bersma dengan teman –teman anda. Silakan anda bagikan terlebih dahulu artikel ini. Anda bisa membagikannya melalui laman media sosial anda masing-masing. Cukup tekan tombolnya dan mulailah anda berbagi dengan teman atau sahabat anda.

x
Rekomendasi Artikel
x
Selamat Datang di KETAHUI.COM

Sebelum Melanjutkan, Klik LIKE, dan dapatkan update info menarik dan unik dari kami via Facebook