Menemukan Banyak Cacing Setelah Hujan? Simak Fakta Menarik Seputar Cacing Berikut Ini!

Anda pasti sangat sudah tidak asing dengan binatang kecil yang hidup dan tinggal di dalam tanah bernama cacing.

Cacing termasuk dalam organisme makroskopis yang keberadaannya sangat menguntungkan bagi keadaan tanah sekitar. Meskipun fisiknya cenderung banyak yang tidak menyukai karena dianggap mejijikan dan menggelikan, tetapi keberadaannya sangat penting untuk menjaga kestabilan kesuburan tanah. Kehadiran cacing juga seringkali diidentikan dengan kotor dan kuman, sebab keberadaanya yang seringkali berada di dalam tanah dan di tempat lembab, sehingga kehadirannya seringkali tidak diharapkan dan malah banyak yang salah kaprah dengan membunuhnya atau lebih ekstrim lagi membasminya dengan menggunakan pestisida.

Dengan kehadirannya, cacing bisa menjadi salahsatu tolak ukur kesuburan tanah untuk dipakai bercocok tanam. Tidak hanya menggemburkan tanah karena aktivitas geraknya di dalam tanah cacing juga mampu menhasilkan berbagai macam jenis zat-zat menguntungkan bagi tanah melalui hasil kotorannya, meskipun demikian hasil kotoran tersebut merupakan bentuk saringan yang dilakukan oleh sistem pencernaannya, sehingga ketika diserap oleh tumbuhan, akan memberikan manfaat baik kepada tumbuhan itu sendiri.

08

Untuk menemukan cacing biasanya kita harus mencoba menggali tanah dengan kriteria lembab, sebab cacing sendiri memiliki cara unik dalam bernapas yang menyebabkan bagian kulitnya harus selalu basah dan lembab, sehingga tidak mungkin cacing bisa hidup di tanah yang kering kerontang tanpa air di dalamnya, sebab ia tidak akan bisa bernapas dan perlahan kemudian akan mati.

Dari cara hidup cacing tersebut, ada beberapa fakta unik serta menarik untuk anda ketahui. Salahsatu fenomena unik adalah di kala hujan turun anda akan melihat cacing-cacing tersebut muncul ke permukaan, dan anda menjadi lebih mudah menemukannya. Menurut mitos yang beredar, cacing naik ke permukaan karena bagian dalam tanah akan terendam oleh air ketika hujan, sehingga otomatis cacing kemudian naik ke atas permukaan tanah, tujuannya agar tidak tergenang di dalam tanah, ternyata itu tidak sepenuhnya benar, faktanya cacing naik ke atas karena kebutuhannya akan udara serta mekanisme bernapas yang dimilikinya juga kebutuhan dirinya untuk bereproduksi atau kawin.

Tanah yang lembab setelah hujan menarik perhatian cacaing untuk naik ke atas tanah dan bernapas, selain itu juga cacing berharap mendapatkan pasangan untuk bereproduksi. Bagi anda yang belum mengetahuinya, cacing merupakan binatang hermafrodit atau memiliki kelamin 2 jenis sekaligus. Meskipun demikian cacing tetap membutuhkan pasangan untuk membuahi pasangannya, oleh karena itu mereka kemudian naik ke atas permukaan tanah untuk menemukan pasangannya. Sehingga pada hakikatnya, cacing naik ke atas permukaan tanah ketika hujan selesai turun atau ketika malam hari lebih karena situasi tersebut menguntungkan mereka, baik dalam hal pernafasan, maupun kegiatan reproduksi mereka dan menemukan pasangannya.

Oleh karena itu bagi anda yang melihat aktivitas cacing di permukaan tanah usahakan untuk menjaganya, jangan sampai anda menganggap jika cacing akan menjadi hama bagi tumbuhan anda, justru sebaliknya, ia akan menjadi salahsatu organisme yang sangat menguntungkan bagi taman serta tanah perkebunan anda.

Unik sekali bukan perilaku dari cacing tanah tersebut? Terus bagikan beragam sajian fakta unik dan menarik kepada sahabat serta keluarga anda melalui media sosial dengan cara menekan tombol share di bagian bawah artikel. Anda juga bisa turut memberikan komentar seputar info unik dan fakta menarik mengenai cacing tanah melalui kolom komentar yang telah disediakan.

x
Rekomendasi Artikel
x
Selamat Datang di KETAHUI.COM

Sebelum Melanjutkan, Klik LIKE, dan dapatkan update info menarik dan unik dari kami via Facebook