Mau Tahu Fakta Buruk yang Ada Di Balik Sikat Gigi? Simak Penjelasan Berikut!

Menjaga kesehatan tubuh merupakan salahsatu hal yang wajib untuk dilakukan oleh setiap orang untuk mendapatkan tubuh yang sehat dan juga bersih.

Ada beragam cara menjaga tubuh kita dari mulai yang paling sederhana hingga yang cukup rumit. Dari sekian banyak cara menjaga kesehatan tubuh yang paling mendasar adalah menjaga kebersihan tubuh, yakni dengan cara membersihkan tubuh dengan mandi. Selain dengan mandi untuk seluruh tubuh salahsatu bentuk pembersihan diri adalah menggosok gigi.

Berbicara mengenai menggosok gigi, maka tidak bisa dilepaskan dari hadirnya sikat gigi. Sikat gigi sebagai alat yang dipergunakan untuk membersihkan gigi secara lebih mudah dan juga bersih, namun faktanya justru sikat gigi tersebut bisa menjadi sebuah alat yang menjadi media perkembangbiakan dan pertumbuhan dari mikroorganisme yang bisa mengganggu kesehatan anda.

dd

Setiap kali penggunaan sikat gigi untuk membersihkan gigi anda, anda tidak pernah mengetahui ada mikroorganisme apa saja yang menempel di bulu sikatnya. Keberadaan mikroorganisme yang melkat di tiap bagian bulu dari sikat gigi yang anda gunakan tersebut bisa hidup dan berkembang selama berminggu-minggu. Dengan keberadaan mikroorganisme tersebut tentunya terkadang bias menjadi pisau bermata dua, apalagi ketika gusi atau ada bagian dari gigi anda sedang mengalami permasalahan serprti terluka, sehinga mikroorganisme tersebut bisa saja masuk ke dalam bagian gusi anda yang terluka tersebut dan menginfeksinya.

Melihat fakta tersebut baiknya kini anda mulai memperhatikan keberadaan sikat gigi yang anda gunakan, jangan sampai dengan tujuan semula yang ingin memelihara kesehatan gigi justru malah menjadi boomerang bagi anda karena terinfeksi oleh mikroorganisme yang tumbuh dan hidup dari sikat gigi yang anda milik tersebut. rata-rata anda kebnayakana berfikir jika hanya dengan mencucinya saja dengan air dan menghilangkan bagian busa pasta gigi itu sudah bersih namun justru faktanya itu belum, sehingga cara terbaik adalah dengan mencucinya di bawah air mengalir sampai dengan bersih, lalu anda letakan di sebuah rak atau gelas penyimpanan secara berdiri dan mudha untuk mengering.

Bagi anda yang memiliki sikat gigi dengan penutup, sebaiknya cobalah untuk memilih penutup yang bisa mengeluarkan air serta membantu proses pengeringannya secara cepat, sehingga perkembangan bakteri juga tidak terlalu besar dan juga cepat. Dalam bebrapa kasus juga akan lebih baik mencuci sikat igi dengan cara merendamnya di dalam cairan kumur yang anti bakteri, dengan begitu anda bisa sekaligus mencoba menghilangkan bakterinya ketika proses pembersihan.

Selain dengan proses mencuci dan juga penyimpanan, sebaiknya anda perhatikan dan usahakan untuk secara teratur mengganti sikat gigi yang anda gunakan dalam periode 3-4 bulan. Perhatikan bulu-bulunya, apabila sudah tidak layak digunakan sebaiknya anda segera mengantinya dengan yang baru. Jangan pernah juga untuk berbagi penggunaan sikat gigi dengan orang lain, sebab akan terjadi proses transfusi air liur yang kemungkinan besar ikut berpindah bersama bakteri yang pada akhirnya bisa menyebabkan permasalahan pada gigi hingga kesehatan anda secara umum.

Sudah tahu sekarang fakta yang ada di balik penggunaan dari sikat gigi yang anda gunakan setiap harinya. Sikat gigi menjadi benda yang penting bagi kesehatan anda, namun tekadang jika tidak diperhatikan dengan baik, justru bisa menjadi media yang sangat berpotensi bagi berkembangnya penyakit di dalam tubu anda.

Mari bagikan artikel mengenai fakta buruk yang berada di balik penggunaan sikat gigi ini di media sosial yang anda miliki hanya dengan menekan tombol share yang berada di bagian bawah artikel. Berikan pula komentar anda terhadap fakta buruk di balik penggunaan sikat gigi ini dengan cara mengisi kolom yang terletak di bagian bawah artikel.

x
Rekomendasi Artikel
x
Selamat Datang di KETAHUI.COM

Sebelum Melanjutkan, Klik LIKE, dan dapatkan update info menarik dan unik dari kami via Facebook