Mari Simak Kiprah EROS, Robot Hasil Karya Anak Indonesia Dalam RoboCup 2016, Jerman

Teknologi Indonesia mungkin belumlah mencapai pada titik yang stabil dan baik, namun perkembangannya terus berlangsung dan bertumbuh.

Banyak anak muda Indonesia yang kini terampil dalam bidang teknologi, bahkan beberapa di antaranya mampu tampil memukau dengan prestasinya dalam berbagai ajang internasional. Selain tampil sebagai jawara dalam berbagai ajang teknologi tingkat dunia, ada juga yang menjadi penemu hingga tenaga profesional yang cukup berpengaruh dalam perkembangan teknologi di dunia pada umumnya. Oleh karena itu, pandangan sebelah mata akan kemampuan anak bangsa sepertnya sudah harus mulai ditinggalkan, sebab memang kemajuan yang terlihat begitu nyata.

Lebih lanjut mengenai dunia teknologi, maka salahsatu yang berhubungan dan terkait adalah robot. Sebagai sebuah mesin atau alat mekanis tentunya robot memiliki pengaruh yang besar di era sekarang, yang pada poin intinya dipergunakan sebagai alat yang membantu manusia untuk bekerja dengan lebi h efektif dan efisien. Berbicara mengenai robot, maka indonesia pun tidak ketinggalan dalam berinovasi dan pengembangan robot. Salahsatu bukti nyatanya adalah karya anak-anak Indonesia yang bernama EEPIS Robot Soccer (EROS). EROS sendiri merupakan tim robotika yang berasal dari Politeknik Elektronika Negeri Surabaya.

indonesiaku-6.jpg

EROS sendiri baru saja menyelesaikan perjuangannya dalam kontes robot, yakni RoboCup 2016, yang digelar di Leipzig, Jerman. dalam ajang tersebut EROS banyak berhadapan dengan tim robotik lainnya dari seluruh dunia dan dengan kompetensi yang juga tidak kalah bagusnya. Meskipun belum sampai berhasil keluar sebagai jawara dalam ajang tersebut, namun EROS sendiri mampu menyelesaikan kontes tersebut hingga babak perempat final dengan hasil yang bisa dibilang cukup baik.

Selama kontes berlangsung, EROS diketahui mampu keluar sebagai juara grup sebanyak dua kali dan berkesempatan mengalahkan tim robotik dari Rusia dengan skor yang cukup telak, yakni 4-0. Selama pertandingan berlangsung EROS pula mengalami beberapa kendala yang cukup menjadi rintangan dan tantangan bagi mereka yang disebabkan dari permasalahan hardwarenya, yakni kamera serta PC yang beberapakali mengalami restart sendiri, sehingga pada akhirnya menggangu terhadap motion EROS yang menyebabkan seringkali jatuh dan tidak stabil. Roboerectus serta Seu Jolly yang berasal dari China menjadi 2 di antara sekian banyak tim robotik yang dianggap menjadi kompetitor yang cukup ketat dan sulit dalam ajang RoboCup 2016 kali ini.

Meskipun tidak sampai ke babak final, namun pengalaman serta kegagalan yang meraka alami di Robocup kali ini menjadi sebuah pembelajaran yang sangat berarti untuk kemudian diperbaiki di masa yang akan datang. Para anggota yang tergabung di dalam Tim EROS sendiri menyatakan jika meraka justru lebih bersemangat untuk membangun kembali robotnya dengan sistem yang baru dan lebih baik. Dengan dukungan penuh dari pihak kampus serta sistem yang baru, mereka percaya jika di lain waktu performa mereka bisa lebih baik lagi dibanding dengan yang mereka dapatkan di tahun ini.

Berikut ini adalah sebuah video yang menunjukan bagaimana performa dan kemampuan robot hasilkarya anak Indonesia yang bernama EROS. Penasaran dengan aksinya? Silahkan anda simak videonya di bawah ini!

Berikan pendapat anda mengenai prestasi yang berhasil diberikan oleh anak-anak Indonesia tersebut di ajang robotik dunia dengan mengisi kolom komentar yang terletak pada bagian bawah artikel ini. Lanjutkan dengan berbagi dengan teman dan sahabat anda yang berada di media sosial dengan cara menekan tombol share yang ada pada halaman ini.

x
Rekomendasi Artikel
x
Selamat Datang di KETAHUI.COM

Sebelum Melanjutkan, Klik LIKE, dan dapatkan update info menarik dan unik dari kami via Facebook