Mari Simak Fakta Menarik Di Balik Serangga terbang Bernama Capung

Pastinya anda sudah sangat mengenal sebuah serangga yang sering anda lihat berada di sekitar.

Sebagai jenis serangga, capung bisa anda temukan di ebrbagai lokasi di seluruh dunia, terkecuali Antartika. Jika anda merupakan pengemar capung, maka loaksi terbaik untuk melihat beragam jenis capung adalah dengan berkunjung ke wilayah tropis. Keberadaan capung tidak pernah jauh-jauh dari air, sebab di sana merupakan tempat tempat para-dewasa dan merupakan tempat bagi mereka untuk bertelur.

Wilayah persebaran capung cukup luas dari mulai taman-taman di lingkungan rumah, pedesaan hingga perkotaan kemudian hingga ke kebun, sawah, sungai dan juga hutan-hutan lebat. Sebagian besar hidup capung sebenarnya pada saat menjadi nimfa dan hidup di bawah permukaan air, sedangkan setelah menjadi dewasa dan terbang di atas bisanya capung hanya kuat hidup rata-rata 4 bulan saja, selebihnya ia akan mati, namun terkadang capung juga kesulitan untuk menangani pemangsa seperti burung atau manusia yang kerap kali menjadikannya target buruan.

12

Berbicara mengenai capung, maka berikut ini ada beberapa fakta unik di balik hewan serangga bernama capung ini, mau tahu apa saja fakta di balik capung yang menarik dan unik? Silahkan simak faktanya di bawah ini!

Capung Merupakan Karnivora

Mungkin sebelumnya anda kerap kali kebingungan untuk menjawab termasuk ke dalam jenis apakah hewan capung herbivora, karnivora atau omnivora, faktanya capung sendiri termasuk ke dalam hewan karnivora, karena capung memenuhi kebutuhan perutnya dengan memakan nyamuk. Sejak menetas dan menjadi nimfa capung sendiri sudah aktif memakan nyamuk, bahkan setelah dewasa capung tidak kurang menghabiskan 50 nyamuk untuk dimakan atau dikonsumsi. Dengan mekanannya yang berupa nyamuk itu, serangga satu ini dijuluki juga sebagai pengendali nyamuk alami.

Capung Terbang Seperti Helikopter

Capung merupakan salahsatu model binatang ciptaan Tuhan yang kemudian mengilhami manusia dalam mengembangkan sebuah moda transportasi udara bernama helikopter. Seperti yang diketahui helikopter berbeda dengan kendaraan terbang seperti jet atau pesawat terbang, sebab helikopter mampu dikendarai maju, mundur, naik dan turun. Hal tersebut sangat mirip dengan kemampuan capung yang mampu menggerakan sayapnya sehinga ia mampu terbang maju atau mundur bahakan naik atau turun. Dengan dua helai sayap yang berada pada setiap sisi tubuhnya, capung memiliki kemampuan terbang yang cukup hebat, dalam kecepatan penuh capung mempu terbang hingga kecepatan 100 km/jam, selain itu capung tidak perlu menggerakan 2 helai sayapnya secara bersamaan untuk bisa terbang.

Mata Capung Mempu Melihat 360 Derajat

Mata capung sangatlah unik dan mengagumkan. Dengan bentuk desain matanya yang demikian kerennya capung mampu melihat polarisasi warna-warna yang ada di hadapanya, bahkan dengan bentuk mata tersebut capung mampu melihat 360 derajat. Lensa dan sel mata dari capung ini memang begitu sangat sensitif, maka tak heran matanya bisa disebut sebagai mata super.

Capung Hewan Purba

Dari berbagai penemuan mengenai hewan purba didapat sebuah fakta jika ternyata capung itu merupakan sebuah jenis biantang purba yang siperkirakan telah berusia 300 juta tahun. Menurut fosil yang ditmukan diketahui jika struktur capung pada masa alalu cukup identik dan mirip meskipun dengan ukuran yang sangat jauh lebih besar. Besar sayapnya saja diperkirakan berkuruan 3 meter.

Demikianlah fakta unik mengenai capung yang mungkin belum anda ketahui sebelumnya. Jangan lupa untuk terus berbagi dengan teman dan sahabat anda di media sosial mengenai informasi dan fakta ui seputar hewan terbang bernama capung. Anda juga bia berbagi komentar mengenai fakta unik yang dimiliki capung ini hanya dengan menambahkan komentar anda di kolom yang sudah disediakan pada bagian bawah artikel.

x
Rekomendasi Artikel
x
Selamat Datang di KETAHUI.COM

Sebelum Melanjutkan, Klik LIKE, dan dapatkan update info menarik dan unik dari kami via Facebook