Manuella Wijayanti Anak Indonesia yang Menemukan Bumi

Torehan prestasi anak-anak Indonesia dalam berbagai bidang seiring dengan waktu sepertinya terus berkembang dengan baik, tidak hanya dalam namun juga hingga luar negeri.

Pandangan kebanyakan orang yang memandang rendah aktifitas pendidikan dan prestasi anak Indonesia sepertinya sudah harus dikubur dalam-dalam, pada kenyataanya banyak anak Indonesia yang diakui oleh dunia memiliki potensi besar yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Prestasi yang ada tersebut menjadi sebuah bukti besar yang menunjukan jika anak Indonesia tidaklah kalah dari anak-anak dari negara lainnya.

Beberapa waktu ke belakang ada seorang anak Indonesia yang berhasil memperoleh sebuah penghargaan, yakni Edward L Ryerson Fellowship 2015. Pengharggaan tersebut diberikan oleh The School of the Art Institute of Chicago (SAIC) atas penelitiannya dan penemuanya mengenai bumi, tempat kita tinggal dan berpijak. Penelitian mengenai bumi yang berupa artefak serta manuskrip tersebut dilakukan oleh seorang mahasiswi bernama Manuella Wijayanti atau yang akrab dikenal dengan Ellawijt.

08

Ellawijt yang merupakan seorang mahasiswi Bachelor of Fine Arts dalam bidang seni lukis ini mengaku jika penelitiannya mengenai bumi itu dilakukannya dalam proses yang tidak sebentar, diperlukan eaktu hingga 3 tahun baginya untuk melakukan berbagai jenis riset dari mulai pengumpulan berbagai jenis benda terkait dengan bumi hingga riset-riset laboratorium. Bagi Ellawijt sendiri penelitian yang dilakukannya ini memberikan banyak sekali nilai-nilai baru di dalam hidupnya, ia pun berharap jika hasil penelitiannya ini juga bisa memberikan nilai-nilai yang baru bagi orang lain sebagai impact dari penelitian yang telah dilakukannya.

Dalam proses penelitiannya Ellawijt mengaku jika ia tetap menghormati prespektif yang dimiliki oleh para ahli dan ilmuwan yang ahli di dalam bidang tersebut, selain itu Ellawijt juga mengaku jika utnuk memulai penelitiannya ini ia terlebih dahulu harus menyingkirkan pemikiran serta pandangan-pandangan yang ia miliki mengenai bumi. Di titik tersebut ia juga mengungkapkan jika sebagai manusia, kita seharusnya tidak boleh membatasi rasa keingintahuan kita, akan tetapi justru terus menjaga keingintahuan tersebut dan memohon petunjuk untuk menemukannya, sebab hal tersebut bisa membentuk prespekti yang lain dari kita dan membentuk pribadi kita menjadi manusia yang lebih kreatif dan memiliki pandangan yang beragam.

Lewat karya penemuan dari mahasiswi yang juga pernah meraih penghargaan di tahun 2013 lalu di Nanyang Academy of Fine art, Singapura itu ia juga memberikan pesan jika esbagai manusia kita tidak boleh berhenti bertanya dan menemukan jawaban melalui proses menghargai makhluk lainnya. Menurut Ellawijt, sebaiknya kita mencoba melakukan hal-hal yang menurut kita tidak mungkin dilakukan, yang di dalamnya kita akan menemukan dan melewati sejumlah besar proses yang sangat berharga bagi kita, yang menurut anak ketiga dari pasangan Djohan dan Diah Pangestuti proses itu sendiri merupakan sebuah hal yang sangat penting, bahkan lebih penting dari hasil akhir yang pada akhirnya akan didapat nantinya.

Membanggakan sekali bukan penelitian yang yang dilakukan oleh anak Indonesia ini dan pencapaian yang berhasil ditorehkannya melalui aktifitas penelitian yang dilakukannya. Bagikan artikel terkait dengan prestasi membanggakan dari Manuella Wijayanti ini kepada teman anda atau sahabat anda di media sosial dengan cara menekan tombol share yang tersedia di halaman ini, kemudian anda berikan komentar serta pendapat mengenai prestasi serta apa yang telah dilakukan oleh Manuella Wijayanti dengan mengisis kolom komentar yang teletak di bagian bawah dari artikel ini.

x
Rekomendasi Artikel
x
Selamat Datang di KETAHUI.COM

Sebelum Melanjutkan, Klik LIKE, dan dapatkan update info menarik dan unik dari kami via Facebook