Keren! Simak Alat Buatan Anak Indonesia yang Mampu Mengubah Asap Rokok Menjadi Ramah Lingkungan

Rokok hingga saat ini menjadi salahsatu problematika masyarakat yang masih memiliki sejumlah kontroversi.

Di Indonesia khususnya, rokok sudah menjadi permasalahan yang cukup akut, terlebih dengan banyaknya sorotan media sosial terhadap perputaran tembakau di Indonesia yang memang sangat besar. Persentasi pengguna rokok yang sangat besar disertai jumlah suplai rokoknya menjdai sebuah hal yang saling menguatkan, bahkan dengan iklim yang seperti itu, pengguna rokok di Indonesia juga banyak yang berasal dari anak-anak di bawah usia legal merokok. Anak kecil yang secara hukum usianya belum cukup umur untuk merokok sudah banyak terlihat merokok.

Selain dengan rokok diketahui juga jika asap rokok juga memiliki efek yang sama besarnya dengan rokok, yakni menambah besar resiko terkena kanker. Hingga saat ini beragam upaya untuk menekan pergerakan perokok sehingga tidak terlalu merugikan orang yang tidak merokok. Salashastu kebijakan yang diambil pemerintah adalah dengan menetapkan kawan mana saja yang bisa digunakan untuk merokok dan mana saja yang tidak boleh. Meskipun demikian kebijakan tersebut tidak sepenuhnya berhasil dijalankan karena habbit atau kebiasaan masyarakat yang sudah terlalu kuat.

02

Berangkat dari permasalahn yang rumit tersebut ternyata mengilhami 3 orang anak muda siswa dari MTs Ponpes Tahfidz Yanbu’ul Qur’an, yang berasal dari Kudus. Ketiga orang siswa tersebut membuat sebuah inovasi berupa alat yang mampu membuat asap rokok yang dikenal berbahaya dan salahsatu penyumbang polusi udara menjadi lebih ramah terhadap lingkungan. Pencipataan alat tersebut juga merupakan bentuk inovasi yang turut dilombakan dalam ajang Lomba Penelitian Ilmiah Remaja 2015 yang berlokasi di Bali.

Alat hasil inovasi 3 orang anak MTs, yakni Alin Adzkannuha, M. Nasim Mubarok serta Abdul Faqih ini diberi nama T-Fanter 25. Pada awalnya alat ciptaan dari ketiga siswa MTs ini dipandang sebelah mata dan diremehkan olah peserta yang lainnya, namun justru pada akhirnya alat inovasi ini mampu mendulang prestasi dengan ganjaran emas kepada ketiga anak tersebut. Alat T-Fanter 25 ini dibuat oleh 3 orang siswa MTs tersebut dibantu dengan seorang guru pembimbing dalam rentang waktu 4 bulan. Alat buatan anak-anak ini juga suda diuji coba di laboratorium miliki Universitas Diponegoro.

Dengan alat yang berhasil diciptaknnya ketiga anak itu menjelaskan jika dengan menggunakan T-Fanter 25, maka kandungan CO2 di dalam yang tadinya berjumlah 60% bisa diminimalisir hingga 14%. Dengan bahan pembuatan yang terbilang sederhana T-Fanter 25 mampu mengolah asap rokok dalam waktu sekitar 30 menit untuk kemudian dikeluarkan lagi menjadi udara yang lebih baik.

Diketahui jika untuk pembuatan satu unik T-Fanter 25 pihak sekolah bersama dengan 3 orang anak tersebut telah menghasilkan 7 juta rupiah, meskipun demikian, setelah melalui serangkaian perhitungan jika kini anda ingin menocba membuatnya, hanya diperlukan dana sekitar 810 ribu rupiah saja untuk membuat alat tersebut. Dengan alat hasil ciptaanya yang keluar sebagai juara dalam ajang penelitian ini, pihak sekolah sendiri berharap jika di masa mendatang akan banyak ilmuwan muslim yang hadir meramaikan dunia ilmu pengetahuan, seperti pada masa kejayaanya dahulu.

Keren sekali bukan hasil karya anak bangsa satu ini? Tertarik untuk menggunakan produk buatan anak bangsa satu ini? Sebarkan terlebih dahulu artikel ini dengan cara menekan tombol share artikel yang berada pada bagian bawah artikel, lalu isilah kolom komentar dengan pendapat anda mengenai hasil karya anak bangsa yang mengagumkan ini.

x
Rekomendasi Artikel
x
Selamat Datang di KETAHUI.COM

Sebelum Melanjutkan, Klik LIKE, dan dapatkan update info menarik dan unik dari kami via Facebook