Inilah Fakta Puasa Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Seperti yang telah kita ketahui puasa Ramadhan merupakan hal yang dianjurkan oleh Allah kepada seluruh umat muslim di dunia ini.

Tidak makan dan tidak minum dari terbit fajar sampai terbenam matahari serta menjauhi perbuatan buruk merupakan hal yang harus dilakukan ketika kita berpuasa. Selama puasa tubuh kita akan kekurangan asupan nutrisi dan energi karena tidak ada makanan yang masuk ke dalam tubuh kita. Namun meskipun begitu bukan berarti keadaan tersebut membuat tubuh menjadi lemah. Karena justru yang ada ketika kita menjalankan puasa maka tubuh akan menjadi lebih sehat. Banyak manfaat-manfaat puasa untuk kesehatan yang sebelumnya tidak pernah kita duga sama sekali.

Selain bermanfaat untuk kesehatan ginjal seperti yang telah kita bahas pada artikel sebelumnya, ternyata puasa pun bisa meningkatkan daya tahan tubuh dengan cara meremajakan kembali sel-sel darah putih yang ada di dalam tubuh. Ingatlah Allah tidak akan pernah mencipatakan segala hal tanpa ada manfaat di dalamnya, begitu pula dengan puasa.

Resep manfaat-puasa-untuk-daya-tahan-tubuh

Tidak hanya manfaat bathiniyah yang kita dapatkan, tetapi dengan puasa pun kita bisa mendapatkan manfaat lahiriah. Sel darah putih yang ada di dalam tubuh kita sangat berguna untuk melawan infeksi virus, bakteri serta benda asing lainnya yang akan masuk dan menyerang tubuh kita. Oleh sebab itu, akan sangat logis jika sel darah putih meningkat maka secara otomatis daya tahan tubuh pun akan menjadi meningkat.

Sel di dalam tubuh kita berkembang biak dengan melakukan dua cara, dimana cara yang pertama yaitu meosis dan cara yang kedua disebut degan metosis. Apa itu meosis dan metosis? Meosis merupakan proses pembelahan sel reproduksi. Sedangkan Metosis merupakan proses pembelahan berbagai sel yan ada di dalam tubuh kita, mulai dari sel yang ada di ujung rambut hingga ujung kaki.

Sel dalam tubuh kita berjumlah milyaran, oleh sebab itu diperlukan penggantian suku cadang. Namun sayangnya penggantian ini selalu mendapatkan hambatan, tapi dengan menjalankannya puasa hambatan yang terjadi bisa dicegah.

Ketika puasa maka kita tidak terlalu memerlukan banyak energi. Karena selama seharian tidak ada aktivitas makan dan minum, sedangkan energi masih kita butuhkan meskipun tidak dalam jumlah yang banyak, maka sumber energi akan diambil dari glikogen yang ada di dalam hati serta lemak yang ada di dalam permukaan kulit kita. Nah, dengan mengambil sumber energi dari tubuh maka proses pembelahan sel bisa dilakukan dengan serantak dan berjalan dengan sempurna.

Namun perlu kita ketahui juga, meskipun puasa bukan berarti tidak akan ada gangguan yang menghampiri. Karena pembelahan sel masih rentang akan gangguan, dimana gangguan yang datang disebabkan oleh diri kita sendiri seperti misalkan marah-marah. Dalam keadaan marah maka kita pun akan melepaskan hawa nafsu dan pada saat itu kita mengeluarkan energi yang seharusnya digunakan untuk pembelahan sel. Oleh sebab itu jika ingin pembelahan sel berjalan lancar sehingga daya tahan tubuh menjadi semakin meningkat, maka kita pun harus bisa menjaga amarah yang timbul dari dalam diri kita. Karena selain dilarang, marah-marah ketika puasa pun faktanya bisa merugikan diri kita sendiri.

Nah, itulah penjelasan tentang fakta puasa untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Semoga dengan adanya penjelasan ini anda lebih semangat dalam menjalankan puasa Ramadhan.

Jika telah membaca dan mengetahui fakta yang sebenarnya, maka tidak ada salahnya jika anda membagikan artikel ini kepada saudara, teman, sahabat dan orang-orang di sekeliling anda dengan cara klik tombol share yang telah kami sediakan. Jangan lupa pula untuk berikan komentar anda pada kolom komentar di bawah ini. Semoga bermanfaat.

x
Rekomendasi Artikel
x
Selamat Datang di KETAHUI.COM

Sebelum Melanjutkan, Klik LIKE, dan dapatkan update info menarik dan unik dari kami via Facebook