Inilah Dia Alat Pengolah Limbah Ramah Lingkungan yang Berhasil Dikembangkan Oleh LIPI

Sampah merupakan sebuah permasalah yang terus berputar dan selalu ada seiring dengan pertumbuhan manusia itu sendiri.

Permasalahan sampah sendiri semakin dirasakan apalagi di kota-kota besar yang memiliki jumlah kepadatan penduduk cukup tinggi dan perkembangan sudah sangat maju. Pertumbuhan dan perkembangan laju kependudukan tersebut tentunya berimbas juga pada produksi limbah yang terus menerus bertambah. Hal yang sulit dari sampah adalah pengolahannya dan kesadaran dari masyarakat sendiri akan imbas yang bisa dirasakan ketika penangannya tidak benar.

Penumpukan sampah, kebanjiran, bau menyegat, polusi dan kotor serta berbagai macam penyakit tumbuh subur kala pengolahan tidak berjalan sesuai dengan semestinya. Banyak sekali contoh yang bisa anda lihat terkait dengan permasalahan sampah ini yang pada akhirnya merugikan banyak pihak dan menjadi permasalahan umum yang setiap waktu terus membayangi.

03

Melihat permasalahan sampah yang kian hari kian bertambah, maka LIPI sebagai sebagai Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia mengembangkan sebuah alat terbaru yang bisa dipergunakan untuk mengolah limbah serta sampah. Alat pengolah sampah atau insinerator ini merupakan sebuah tungku yang menkonversikan sampah atau limbah padat menjadi bentuk lain yakni abu atau gas (asap). Untuk insinerator terbaru rancangan LIPI ini dibuat dengan menambahkan unit plasma, yang kemudian mampu menyelesaikan permasalahan sampah dengan meminimalisir asap pembakaran dan tentunya menjadi lebih ramah lingkungan.

Ada begitu banyak cara yang coba dikembangkan dalam upaya penanganan limbah dan sampah ini, dari mulai pemilahan dan sebagainya, namun sepertinya semua tidak berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan. Dengan menggunakan insinerator ini pembakaran sampah hanya akan dilakukan kepada sampah organik saja, sedangkan untuk yang anorganik itu akan diolah dengan cara didaur ulang. Dengan hadirnya insinerator genarasi baru ini tentunya menjadi angin segar, sebab sebelumnya asap yang dihasilkan masih dikatakan mengandung racun berbahaya yang tidak layak untuk dihirup dan tentunya membahayakan.

Penambahan unit plasma ini ditujukan untuk menyaring dan mengolah gas asap pembuagan pembakaran dari sampah sehingga menajdi bersih dan layak hirup. Secara lebih mendalam, dalam metode plasma ini tedapat sebuah proses tumbukan dari elektron yang megurai serta mengionisasi beberapa jenis zat yang memang berbahaya dan beracun, sebut saja dioxin dan furan serta NOx. Sox menjadi lebih aman dan netral. Jika dibandingkan dengan insinerator seri sebelumnya, LIPI memang sudah mampu meningkatkan hasil penelitiannya tersebut ke arah yang lebih baik dan ramah lingkungan. Penggunaan insinerator generasi sebelumnya diketahui masih memiliki cukup banyak kekurangan karena gas yang dihasilkan masih sangat berbahaya bagi siapapun yang menghirupnya.

Hinggi kini LIPI pun mencoba mengembangkan insinerator plasma terbaru ini dalam berbagai ukuran sehingga penggunaanya bisa untuk skala kecil maupun besar, baik di depo-depo sampah kecil setingkat kecamatan maupun kelurahan, sampai yang terbesar di tempat pembuangan sampah akhir. Harapan baru terkait dengan peningkatan kualitas kehidupan masyarakat Indonesia dari permasalahan sampah ini bisa terjawab dengan baik, sehingga masyarakat akan lebih sehat serta lebih peduli terhadap lingkungan tempat tinggalnya.

Begitulah alat pengolahan sampah yang mampu dikembangkan anak bangsa dan bisa digunakan untuk mengatasi permasalahan sampah di Indonesia. Silahkan berikan komentar anda terhadap alat luar biasa satu ini dengan mengisi kolom komentar yang sudah disediakan. Tekan tombol share media sosial yeng terletak di halaman ini untuk berbagi informasi dan berita mengenai alat pengolah sampah yang dikembangkan oleh LIPI berikut ini.

x
Rekomendasi Artikel
x
Selamat Datang di KETAHUI.COM

Sebelum Melanjutkan, Klik LIKE, dan dapatkan update info menarik dan unik dari kami via Facebook