Ingin Tahu Mengapa Air Laut Rasanya Asin? Mari Lihat Faktanya Berikut!

Mungkin sudah bukan rahasia lagi jika bumi ini sebagian besar terdiri dari wilayah perairan.

Secara umum bumi terdiri dari 70% air, bahkan jika anda meilhat permukaan bumi dari atas atau dengan melihat dengan pandangan satelit, maka secara umum lapisan permukaan bumi ini diselimuti oleh air yang begitu luas, dari mulai perairan luas semacam, samudra, latan lepas, sampai ke wilayah yang kecil seperti danau atau sungai.

Berbicara mengenai air dan bumi, maka tidaklah mungkin kita melewatkan mengenai laut. Laut sendiri menurut wikipedia merupakan sebuah kumpulan dari air asin yang kemudian berhubungan dengan samudera yang lebih luas. Dari pengertiannya tersebut ada satu hal yang sebenarnya sederhana, bahkan seringkali dijadikan sebagai bahan bercanda, yakni mengenai air laut yang asin.

11

Air laut sendiri diketahui memiliki kadar garam yang berkisar pada 3,5%, atau jika dihitung dalam tian 1 liter air laut maka terdapat 35 gram garam. Namun pada beberapa lokasi perhitungan rata-rata tersebut tidak terlalu berlaku, sebab di lokasi tersebut kandungan garam yang dimiliki oleh airnya agak berbeda, ambil saja contoh laut merah yang diketahui memiliki kondisi kandungan garam dalam airnya lebih besar dibanding laut pada umumnya. Sedangkan untuk beberapa lokasi lainnya, ada juga yang justru memiliki kandungan garam yang rendah dan lebih sedikit dibanding laut pada umumnya.

Lebih lanjut mengenai air laut dan rasanya yang asin, tahukah anda mengapa dan dari mana asalnya mengapa air laut itu memiliki rasa yang asin? Faktanya air laut ini memiliki rasa yang asin itu karena terpengaruh oleh berbagai jenis mineral yang berasal dari tanah serta batuan-batuan yang ada di bawah laut itu sendiri. Selain dengan pengaruh mineral, menurut sejarah yang ada air laut sendiri di zaman dahulu memiliki tingkat keasaman yang tinggi dan menyebabkan terjadinya pelapukan serta rasa asin yang kini dimiliki oleh air laut tersebut.

Selain dengan mineral yang terdapat di lautan lepas, tingkat perputaran air dari darat juga ternyata turut menyumbang garam ke dalam air laut, karena daalam perjalanannya menujulaut lepas mereka juga turut membawa garam-garam mineral. Dengan kadar garam yang tinggi dan juga tingkat penguapan yang tinggi maka kandungan garam di sebuah laut atau perairan akan semakin tinggi. Ketika terjadi penguapan air, ternyata garam mineral yang ada di laut itu sendiri tidak ikut terbawa dan emnguap, meainkan tetap ada di alam laut.

Melihat faktor yang ada, maka mengapa air laut memiliki rasa yang asin dan berbeda dengan air danau, padahal jika dilihat air tersebut sama-sama bisa menyerap mineral yang ada di dalam tanah. Namun jika dilihat dengan keluasan wilayah dan juga kandungan mineral di dalam tanahnya, maka laut yang memiliki wilayah luas juga kandungan mineral yang banyak lebih memiliki potensi untuk memiliki kandungan garam mineral yang besar juga.

Demikianlah fakta mengapa air laut itu memiliki rasa air yang asin dan berbeda dengan air tawar yang bisa diminum. Silahkan berikan komentar anda mengenai fakta dari air laut tersebut dengan mengisi kolom yang sudah disediakan pada bagian bawah artikel kemudian anda bagikan artikel fakta ini kepada teman dan sahabat anda dengan menekan tombol share yang berada di halaman ini, dan anda bisa berbagi informasi melalui sosial media yang anda miliki masing-masing.

x
Rekomendasi Artikel
x
Selamat Datang di KETAHUI.COM

Sebelum Melanjutkan, Klik LIKE, dan dapatkan update info menarik dan unik dari kami via Facebook