Gadis Ini Disiksa dan Ditinggalkan, Lihat Apa yang Terjadi Selanjutnya...Mengharukan!

Pernahkah anda bertanya pada diri sendiri apakah arti dari kehidupan ini?

Mungkin banyak jawaban yang beragam yang akan dituai masing-masing orang. Kehidupan yang begitu pahit yang dijalani oleh sebagian besar orang nyatanya menuai jawaban yang pahit. Kesusahan hidup dan kesengsaraan adalah hal yang senantiasa mereka jalani. Tidak ada kebahagiaan, masa kecil yang indah, bermain dengan riang, dan pendidikan yang layak yang mereka dapatkan sewaktu masih kecil. Yang ada adalah bagaimana caranya bertahan dan berjuang dengan kehidupan ini dan sebisa mungkin bisa tetap bertahan hidup.

Perjuangan yang keras adalah doa mereka untuk bisa mencapai impian dan harapan yang mereka buat setinggi-tingginya. Namun demikian, hal ini tak lantas membuat hati mereka beku dan tak peduli dengan orang lain. Bahkan rasanya hidup lebih bisa dimaknai oleh mereka yang berjuang dari nol dengan perjuangan yang keras dan kerja keras yang tak kenal henti maupun menyerah dengan mudah pada kehidupan ini.

Hidup sudah terlalu sulit untuk mereka, rasanya terlalu dini jika harus menyerah saat ini. Arus kehidupan sudah terlalu jauh membawa mereka pada penderitaan, sayang rasanya jika harus terhanyut terbawa arus dan terjebak dihilir yang membuat mereka harus tertegun tak berdaya. Sehingga satu-satunya pilihan adalah bagaimana bisa tetap berdiri melawan kerasnya terjangan arus dan sulitnya melangkah saat badai besar menerjang.

Inilah kiranya yang terjadi dengan beberapa orang dalam video kali ini. Video berdurasi 3 menit 13 detik ini mengisahkan sebuah kisah kehidupan yang begitu sulit dan begitu pahit. Kemiskinan, lagi-lagi yang membuat beberapa orang ini harus mati-matian berjuang mempertahankan kehidupan. Mereka bahkan rela menaruh kepala mereka dibawah kaki mereka dan begitupun sebaliknya.

Adalah seorang perempuan bernama Toi yang digambarkan sebagai seorang perempuan yang dicampakan oleh suaminya. Kesengsaraan dan kenyataan pahit kehidupan yang harus diterimanya nyatanya tak membuat perempuan ini menyerah pada kehidupan atau marah pada takdir. Bahkan sebaliknya, kenyataan pahit kehidupan ini dijadikannya sebagai cambuk betapa oranglain tidak boleh merasakan kesulitan dan kesusahan yang ia rasakan.

Bahkan saat ini ia memiliki beberapa anak asuh yang dibawa bersamanya. Meskipun keadaan dan kondisinya tidak semakmur dan sesejahtera oranglain. Namun nyatanya, ia mampu berbagi dan berbuat kebaikan terhadap sesama. Beberapa anak asuh yang dibawanyapun memiliki latar belakang kehidupan yang berbeda-beda. Ada Kitty seorang anak perempuan yang dicampakan, disiksa orangtuanya dan dibuang dijalanan, Mac seorang bocah yang mengidap polio dan seorang bocah pencuri bernama To.

Kesemua anak ini diasuh dan dicintai oleh Toi dengan sepenuh hati. Bakti dan kesetiaannya dalam menjaga anak-anak asuh dibuktikan bagaimana kerja keras yang ia lakukan demi menghidupi anak-anak yang ia asuh. Tidak ada balasan dari siapaun ataupun hal lain yang ia incar sebagai imbalannya. Yang ada dibenaknya adalah menghidupi dan menjaga anak-anak terlantar ini dengan sepenuh hati dan agar mereka bisa mendapatkan cinta dan kasih sayang yang tidak pernah mereka dapatkan dari orangtuanya.

Sungguh mulia apa yang dilakukan Toi ini, apalagi saat ini rupanya kesehatan Toi sudah tidak lagi sebugar dan sesegar dulu. Kini sebuah penyakit kanker tengah menggerogoti tubuhnya dan maut telah siap menantinya. Namun demikian, hal ini tak pernah membuatnya terlarut dalam kesedihan dan ketakutan. Wajah gembira dan ketegaran selalu nampak dalam dirinya. Hal ini tentu saja semata-mata ia lakukan demi membuat anak-anak asuhnya tetap bahagia dan tidak bersedih karena kekhawatirannya pada Toi. Seperti apa kisahnya selanjutnya? Kita simak berikut ini.

Jangan lupa share dan berikan komentar anda.

x
Rekomendasi Artikel
x
Selamat Datang di KETAHUI.COM

Sebelum Melanjutkan, Klik LIKE, dan dapatkan update info menarik dan unik dari kami via Facebook