Dua Film Indonesia Masuk Ke Dalam Festival Internasional Toronto

Tak diragukan lagi jika memang kini kualitas film hasil karya sineas Indonesia menjadi perhatian dari para penikmat film di berbagai belahan dunia.

Banyak sudah karya-karya anak bangsa yang diakui oleh masyarakat di berbagai belahan dunia. Kini mungkin saatnya anda menyingkirkan stigma negatif mengenai kemampuan anak Indonesia. Anda bisa menyimak berbagai perhelatan besar dunia, kini tak jarang karya anak bangsa bisa muncul dan memenangkan penghargaan dalam ajang tersebut. Film Indonesia memiliki penikmatnya tersendiri, konsep dan jalan cerita yang diangkat memang seringkali memiliki kekhasannya tersendiri yang membuat banyak oterng tertarik meggali dan mengenalinya lebih dalam lagi.

Berbicara mengenai film serta ajang penghargaan, maka ada berita baik mengenai film Indonesia yang bisa turut ambil bagian dalam ajang Festival Film Toronto yang digelar di Kanada. Festival Toronto sendiri termasuk ke dalam ajang film internasional bergensi layaknya festival film Venice di Italia atau Cannes yang digelar di Perancis. Dua film yang berhasil memiliki kesempatan untuk tampil dalam ajang tersebut antara lain adalah film berjudul Interchange dan juga Headshot. Kedua film tersebut diketahui memiliki kesempatan untuk bisa unjuk karya dihadapan para penikmat film dunia.

06 indonesiaku

Interchange merupakan sebueh film hasil karya kolektif antara sineas Indonesia dengan sineas asal Malaysia. Film yang dibintangi oleh Nicholas Saputra dan Prisia Nasution itu mengangkat cerita pembunuhan berbalut supranatural. Cerita tersebut tertuju pada tokoh detektif serta fotografer yang hendak mengungkap sebuah kasus pembunuhan yang penuh dengan berbagai dengan kejanggalan. Film yang memiliki plot misterius dan mencekam ini akan tampil dalam sesi khusus, yakni Vanguard. Dalam sesi tersebut Interchage akan diputar bersama dengan delapan film lainnya yang bertema serupa.

Tak berbeda terlalu jauh dengan film sebelumnnya, film yang berjudul headshot juga membawa aura tagang dan menyeramkan. Film besutan Mo Brothers ini dibintangi oleh beberapa aktor dan aktris kenamaan asal indonesia, sebut saja Iko Uwais, Chelsea Islan dan juga Jullie Estelle. Tentunya kualitas akting dari aktor dan aktris tersebut sudah tidak perlu diragukan lagi, apalagi setelah beberapa film yang merea bintangi diapresiasi sangat besar oleh berbagai penikmat film di berbagai belahan dunia. Tampil dalam sesi Midnight Madness, film Headshot ini mengangkat kisah seorang pemuda yang sedang amnesia, namun pada akhirnya dijadikan sebagai mesin pembunuh untuk melawan gembong narkoba.

Tahun ini Headshot berkesempatan untuk screening dengan beberapa fil berkualitas lainnya, sebut saja Dog Eat Dog yang dibintangi oleh aktor berkelas Nicolas Cage dan Willem Dafoe, Free Fire hingga film horror lanjutan yang paling banyak dinanti di tahun ini, yaitu Blair Witch. Masuknya Headshot dalam ajang Toronto Film Festival ini menjadi kesempatan bagi aktor berbakat Iko Uwais untuk filmnya tampil di ajang internasional. Dua film sebelumnya, yakni The Raid 1 & 2 sempat diputar di berbagai ajang film bergensi di dunia.

Berikut ini adalah cuplikan film, Intechange yang dibintangi oleh aktor kawakan Indonesia, Nicholas Saputra. Silahkan simak filmnya di bawah ini!

Mari bagikan kebanggaan akan film nasional kita dengan menekan tombol berbagi yang telah disediakan di halaman ini. Anda bisa berbagai kepada teman dan sahabat anda di media sosial mengenai film yang bisa tampil di kancah dunia ini melalui media sosial yang anda miliki. Berikan pula komentar dan juga pendapat anda mengenai prestasi film Indonesia dengan cara mengisi kolom komentar pada bagian bawah dari artikel ini.

x
Rekomendasi Artikel
x
Selamat Datang di KETAHUI.COM

Sebelum Melanjutkan, Klik LIKE, dan dapatkan update info menarik dan unik dari kami via Facebook